November 2022

 

Indramayu Today - Peningkatan kemampuan Aparat Komando Kewilayahan atau Apkowil merupakan salah satu program yang sangat penting dilaksanakan bagi Personel TNI AD yang bertugas di  kewilayahan.

Hal ini juga dilaksanakan oleh Kodim 0616/Indramayu yang menyelenggarakan kegiatan peningkatan kemampuan Apkowil bagi seluruh personel yang bertugas sebagai Danramil maupun Babinsa. Rabu, 30/11/2022.

Dandim 0616/Indramayu Letkol ARM Andang Radianto menuturkan maksud dan tujuan kegiatan ini adalah dalam rangka memberikan pemahaman dan penyegaran untuk mengingatkan kembali berbagai hal terkait pelaksanaan tugas di wilayah.

"Kegiatan dilaksanakan untuk meningkatkan kemampuan Aparat Komando Kewilayahan (Apkowil) dalam melaksanakan tugas," Katanya.

Menurutnya, sebagai aparat kewilayahan diharapkan memiliki kemampuan yang handal dan mampu mengaplikasikan di tengah-tengah masyarakat dalam melaksanakan tugas-tugas pembinaan teritorial di wilayah tanggung jawabnya.

"Kegiatan ini dilaksanakan mengingatkan kembali atau memberikan pemahaman tentang tugas-tugas aparat komando kewilayahan, di seluruh Koramil di seluruh wilayah Kabupaten Indramayu," Tuturnya.

Dandim juga menegaskan untuk mencapai suatu keberhasilan dalam melaksanakan setiap program harus dibuat sebuah perencanaan yang matang.

"Melalui pelatihan akan dibekali materi meliputi kemampuan teritorial, Sistem Perencanaan dan Pengendalian (Sisrendal), tugas-tugas pokok Babinsa, informasi dan pengembangan UMKM di Indramayu," Ucapnya.

Dengan adanya pembekalan ini Dandim berharap, kedepan para Babinsa mempunyai pedoman, ilmu dan memahami tugas-tugas pokoknya sehingga dalam melaksanakan tugas mereka mempunyai koridor dan  mengetahui aturan hal-hal yang harus dilaksanakan dan tindakan yang harus dikerjakan untuk mendukung pelaksanaan tugas-tugas dari komando atas.

Pena
By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto / Video
By.
Internet

 
Indramayu Today - Bupati Indramayu Nina Agustina Da’i Bachtiar menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-77 Tingkat Kabupaten Indramayu dan Hari Guru Nasional Tahun 2022, di Gedung PGRI Indramayu, Sabtu (19/11/2022).

Dalam momentum HUT PGRI ke-77 Tingkat Kabupaten Indramayu dan Hari Guru Nasional Tahun 2022 dihadiri Dandim 0616 Kabupaten Indramayu Letkol Kolonel ARM Andang Radianto, S.A.P., Plt. Kepala Disdikbud Kabupaten Indramayu Iin Indrayati, para kepala perangkat daerah dan Plt. Ketua PGRI Kabupaten Indramayu Untung Aryanto.

Rangkaian HUT PGRI ke-77 Tingkat Kabupaten Indramayu dan Hari Guru Nasional Tahun 2022 ini pagi harinya dilaksanakan kegiatan Jalan Santai yang diikuti ratusan peserta guru dari 31 kecamatan se-Kabupaten Indramayu, dan pada acara puncak diundi sejumlah door prize dan tidak disangka Bupati Indramayu Nina Agustina menambah hadiah 1 sepeda dan 1 sepeda motor.

“Biar semakin meriah saya tambahin hadiah 1 sepeda dan 1 sepeda motor, berarti kesempatan untuk berebutnya lebih banyak lagi, bener engga,” tanya beliau dihadapan para peserta yang disambut meriah.

Diharapkan Bupati Nina Agustina, di usia PGRI yang cukup matang ini semakin maju, dalam menjaga dan memelihara serta membela harkat dan martabat guru dan kependidikan melalui peningkatan profesionalisme guru serta kesetiakawanan anggotanya. Selain itu, melalui peringatan ini mampu menjadikan PGRI sebagai organisasi profesi guru yang kuat dan Bermartabat (Bersih, Religius, Maju, Adil, Makmur dan Hebat).

Bupati Nina Agustina menyampaikan, apresiasi setinggi-tingginya kepada semua guru, tenaga pendidikan yang telah menciptakan perubahan dan inovasi dalam dunia pendidikan, sehingga dengan semangat juang yang tinggi dan kesabaran bapak dan ibu guru semuanya pendidikan di Kabupaten Indramayu semakin maju dan hebat.

Bahkan ungkap Bupati Nina Agustina, beliau bisa menjadi Bupati Indramayu selain dari orang tua, dan keluarga, juga pastinya peran dari bapak ibu guru. Dari mulai guru TK, SD, SMP, SMA hingga bangku kuliah adalah berkat jasa dari bapak ibu guru.

“Hormat saya untuk bapak dan ibu guru semuanya. Semoga amal dari bapak dan ibu guru yang telah diberikan semuanya mendapatkan pahala dan bapak ibu guru diberikan kesehatan, panjang umurnya dan selalu memberikan ilmunya kepada kami, jangan pernah kata lelah bagi kita semuanya,” harapannya.

Bupati Indramayu Nina Agustina berpesan, kepada para guru di Kabupaten Indramayu untuk terus menjaga anak-anak di Bumi Wiralodra agar saat di lingkungan sekolah terhindar dari tindakan bullying maupun kekerasan seksual.

“Saya sekali lagi tolong titip anak didik, saat ini banyak sekali bullying dan kekerasan anak didik di sekolah. Kekerasan tidak hanya pada verbal, ucapan dan kata-kata bullying tetapi disini ada kekerasan seksual juga yang menyasar bukan hanya anak-anak perempuan melainkan juga anak-anak laki-laki,” pesannya.

Lanjut Bupati Indramayu Nina Agustina, terhindarnya anak-anak di lingkungan sekolah dari bullying dan kekerasan seksual. Hal ini guna dalam mencetak generasi Indonesia emas dapat terwujud dan salah satunya berasal dari Kabupaten Indramayu.

“Saya titip kepada ibu guru semuanya, mari kita cetak anak-anak kita sebagai generasi emas, karena generasi Indonesia emas pastinya akan berefek kepada Kabupaten Indramayu,” harapannya.


Meningkatkan IPM Indramayu

Disamping itu, Bupati Indramayu Nina Agustina meminta peran guru untuk ikut serta meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Indramayu yang saat ini berada di posisi 24 dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat yang meliputi sektor pendidikan, kesehatan dan ekonomi.

Terkait peningkatan ekonomi Pemerintah Kabupaten Indramayu secara tegas membuka karpet merah untuk para investor yang ingin mendirikan usaha di Kabupaten Indramayu.

Namun, dengan syarat memenuhi segala persyaratan berwirausaha yang baik dan telah ditetapkan pemerintah daerah. Buktinya belum lama ini Bupati Indramayu Nina Agustina menutup 3 perusahaan Batching Plant karena tidak taat aturan.

Sehingga ketika para investor taat aturan maka akan berdampak pada meningkatnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang kemudian peruntukannya untuk proses pembangunan daerah yang manfaatnya bisa dirasakan masyarakat.

Sementara itu Plt. Ketua PGRI Kabupaten Indramayu Untung Aryanto mengatakan, sosok Bupati Indramayu Nina Agustina adalah seorang ibu yang memiliki sikap tegas, begitu ulet, pekerja keras dan ingin selalu mewujudkan prestasi dan kesejahteraan rakyat Indramayu.

Sehingga diharapkan tenaga pendidikan dan para guru di Kabupaten Indramayu bisa turut serta mendukung program unggulan dan kebijakan Bupati Indramayu Nina Agustina untuk mewujudkan Indramayu yang Bermartabat. 

Pena
By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto / Video
By.
Internet

 

Indramayu Today - Sabtu Ceria di Taman Tjimanoek dengan cuaca yang cerah dan sejuk kembali dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Indramayu yang bekerja sama dengan dinas terkait di Taman Tjimanoek Indramayu, Sabtu (12/11/2022).

Pada kesempatan ini Sabtu Ceria di Taman Tjimanoek dihadiri oleh Kepala Bidang Sekolah Dasar (SD) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Indramayu Baman, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip (DPA) Kabupaten Indramayu Iwan Hermawan, Camat Sindang Suyitno, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Indramayu serta para Guru dan siswa dari sekolah dasar di wilayah Kecamatan Sindang serta tamu undangan lainnya.

Bupati Indramayu Nina Agustina melalui Ketua Pelaksana Ririn Oce Iskandar menyampaikan apresiasi kepada penyelenggara acara dan pihak yang mendukung serta menyampaikan salam kepada para guru dan anak-anak pelajar yang hadir meramaikan acara tersebut, termasuk berpesan untuk para pelajar agar terus bersemangat belajar dalam meraih masa depan yang cemerlang.

Sementara Kabid Sekolah Dasar (SD) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Indramayu Baman menyampaikan, bahwa pada minggu ketiga ini ada yang berbeda dan luar biasa yaitu sekolah dasar yang hadir sebanyak 11 SD dari satu Gugus di Kecamatan Sindang yaitu Gugus Jaka Tarub dan adanya kegiatan pelatihan pusat tanaman (PUSPA) untuk edukasi kepada para siswa.

“Bagaimana menyediakan media tanam, cara bercocok tanam, bagaimana memeliharanya sampai masa panen dimana Program PUSPA ini merupakan hasil ide cemerlang dari Bupati Indramayu Nina Agustina untuk memenuhi ketahanan pangan di Kabupaten Indramayu,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut bersama DKPP Kabupaten Indramayu juga mengadakan pelatihan membuat QR Code untuk memberikan informasi tentang satu jenis tanaman secara digital yang di pandu oleh Kabid Disdikbud Baman dan staf Disdikbud Indramayu serta perwakilan dari dinas pertanian PPL DKPP kabupaten Indramayu Dwi Indratih, Rowati dan Rustinah.

Baman juga menambahkan, bahwa pada kesempatan ini juga adanya acara Ngobrol seputar Pendidikan Indramayu (NGOPI) bersama Disdikbud Indramayu dan para guru dari Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) kabupaten Indramayu yang berbincang, sarasehan dan silaturahim membicarakan satu hal untuk kemajuan pendidikan di Indramayu.

Sejalan dengan hal tersebut Camat Sindang Suyitno menyampaikan, Sabtu Ceria bisa menjadi wadah bagi para siswa dalam mengaplikasikan bakat-bakat yang positif dan mendapat edukasi mengenai kebersihan lingkungan, sehingga para pelajar sejak dini ditanamkan rasa untuk mencintai tanah airnya terutama Indramayu sehingga Indramayu Bermartabat (Bersih, Religius, Maju, Adil, Makmur dan Hebat) dapat terwujud dengan baik.

Pantauan Diskominfo Indramayu, antusias dan ceria dari para siswa Tampil dalam panggung kreasi Seni dari beberapa sekolah dasar antara lain SDN 2 Penganjang yang membawakan Tari Blarak dan Kun Anta, SDN 1 Penganjang Tari Tanah Ariku, SDN 3 Babadan Indramayu membawakan Tari Kewer-Kewer.

Sedangkan SDN 1 Babadan Indramayu menampilkan Tari Jaranan dan juga olah vokal yang kesemuanya menampilkan dengan baik, dalam sabtu ceria juga terdapat kegiatan melukis dengan media Botol Mineral bekas dengan peserta siswa perwakilan sekolah dasar yang hadir dengan pemandu acara Mas Jery, salah satu seniman Lukis Indramayu.


Sabtu Ceria Ada Sudut Baca

Adapun acara sabtu ceria di Taman Tjimanoek ini salah satu kegiatannya adalah Lomba mewarnai dan Literasi dari DPA Kabupaten Indramayu yang bertempat di Area Sudut Baca rumah mangga dimana menjadi acara rutin acara Sabtu Ceria Di Taman Tjimanoek dengan peserta siswa dari perwakilan sekolah dasar yang hadir.

Disela-sela kegiatan kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip (DPA) Indramayu Iwan Hermawan menyampaikan, sangat bangga dapat berpartisipasi dalam kegiatan ini, dimana kami setiap minggunya sudah berjalan melaksanakan kegiatan literasi dan dalam kesempatan ini kegiatannya kita meriahkan dan sempurnakan lagi untuk kegembiraan dan keceriaan anak-anak.

“Dinas Perpustakaan dan Arsip (DPA) Indramayu turut berperan dalam membuat anak-anak Indramayu yang sehat, cerdas, kreatif dan bahagia, mudah-mudahan anak anak makin berminat dalam melakukan Literasi sehingga masa depan anak-anak harus dibangun dari sekarang dan berharap kedepannya bisa bekerjasama dengan sekolah dan lembaga pendidikan lainnya seperti pesantren dengan menghadirkan kegiatan Tilawah dan Tahfidz,” ujarnya.

Hal itu terlihat sebanyak 200 Siswa SD yang terdiri dari SDN Terusan 1,2 & 3, serta SDN Penganjang 1 dan 2, SDN babadan 1 dll, menyerbu sudut baca Tjimanoek.

Pekan ceria, bersama Pemustaka ini, berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Indramayu beserta Perangkat daerah lain.

Kegiatan ini, dihadiri langsung Drs. Iwan Hermawan, M. Pd Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kab. Indramayu, Sulaeman Jazuli, SE.,MM Kabid Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan kegemaran membaca, serta sub koordinator dari bidang pengelolaan Perpustakaan dan pelestarian bahan Pustaka.

Iwan hermawan mengatakan, kegiatan pekan ceria bersama Pemustaka ini bertujuan untuk menciptakan generasi yang cerdas dan berkarakter.

“Di sudut baca Tjimanoek, Siswa – siswi diajak berekspresi, interaksi, berkreatifitas dalam mewarnai dan pastinya membaca buku yang mereka sukai”, ungkapnya.

Semoga dengan adanya kegiatan ini, kelak generasi muda Indramayu dapat mewujudkan Visi Indramayu Bermartabat.

Pena
By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto / Video
By.
Internet

 
Indramayu Today - Kodim 0616/Indramayu telah menyiapkan dan menjabarkan perintah Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) dan Panglima Kodam III/Siliwangj bahwa kehadiran TNI AD harus bisa berdampak positif dan harus menjadi solusi untuk mengatasi kesulitan masyarakat.

Demikian yang disampaikan oleh Komandan Korem 063/Sunan Gunung Jati Kolonel INF Dany Rakca saat melakukan kunjungan kerja di wilayah Kodim 0616/Indramayu. Jumat 18/11/2022.

Dalam kesempatan itu Danrem.mengatakan beberapa kendala-kendala masyarakat diantarnya masalah pupuk, pangan, pakan kemudian perlunya untuk menghasilkan pertanian sehingga hari ini Pangdam III/Siliwangi ingin melihat sejauh mana penjabaran pelaksanaan perintah itu dilaksanakan.

Menurut Danrem, di wilayah Kodim 0616/Indramayu  banyak yang sudah dilakukan diantaranya pendampingan percepatan hasil budidaya ikan, udang dengan metode penggunaan pupuk Bios 44 yang sudah bisa menghasilkan yang baik.

"Kodim 0616/Indramayu bekerjasama dengan pemerintah daerah bersama masyarakat telah mencoba untuk menggunakan salah satu alternatif untuk meningkatkan hasil," Tuturnya.

Danrem menambahkan, pihaknya juga telah mencoba memberikan solusi alternatif yankni penggunaan kompor Biomas untuk memberikan percepatan yang biasanya 300 sampai 500 derajat namun dengan menggunakan kompor ini bisa sampai 800 sampai 1000 derajat.

"Kompor ini khususnya pada pelaku UMKM, tadi kami memberikan kompor kepada pelaku UMKM," tuturnya.

Danrem berharap, yang biasa menggunakan kompor gas yang membutuhkan biaya banyak, maka dengan kompor ini jauh lebih murah dan lebih cepat efektif serta efesien dalam melaksanakan kegiatan UMKM.

Selain itu kata Danrem, pihaknya juga bermitra dengan Vertical Rescue Indonesia (VRI) yang mana dalam kemitraan tersebut Kodim 0616/Indramayu dengan VRI telah melaksanakan pembinaan atlit panjat tebing.

"Tidak hanya pembinaan atlit, tetapi dalam kemitraan itu sudah dibuktikan dengan pembuatan jembatan gantung di Desa Kafangasem, Kec. Terisi," Katanya.

Danrem menyebut, hal itu merupakan solusi dan kontribusi TNI AD untuk membantu masyarakat dengan harapan menjadi triger baik pemda maupun masyarakat.

Pena
By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto / Video
By.
Internet

 

Indramayu Today  - Bupati Indramayu Hj. Nina Agustina, SH, MH, CRA secara tegas mengatakan bahwa jika terdapat lokasi usaha yang tidak berizin atau tidak sesuai peruntukan di wilayah Kabupaten Indramayu, maka harus ditutup.

"Apapun bentuknya, kalo tidak memiliki izin prinsipal dari Pemkab Indramayu, wajib dan layak ditutup," tegas Bupati Nina, Rabu (16/11/2022).

Hal tersebut dikatakan Bupati Nina Agustina saat melakukan sidak bersama jajaran Forkompinda ke sejumlah lokasi usaha pencampuran beton atau bacthing plant di Indramayu yang ditengarai tidak memiliki izin usaha hingga penggunaan lahan yang tidak sesuai dengan peruntukannya.

Di kecamatan Patrol, terdapat dua unit usaha pencampuran beton langsung ditutup oleh Bupati Indramayu. Bupati langsung meminta seluruh alat berat dan truk mix untuk segera dikeluarkan dari lahan usaha.

Bupati Nina juga memerintahkan agar seluruh bangunan di lokasi tersebut disegel.

Di lokasi usaha PT. Berdua Multi Niaga, di Kecamatan Patrol, tim penegakan Perda yang dipimpin Kasat Pol PP dan Damkar Kabupaten Indramayu, Teguh Budiarso langsung melakukan pengecekan surat perizinan melakukan usaha PT Berdua Multi Niaga bersama Bupati Indramayu Hj. Nina Agustina, S.H., M.H., CRA., serta Kapolres Indramayu AKBP Lukman M Syarief, Dandim 0616/Indramayu Letkol Arm. Andang Radianto, S.A.P.

Dari hasil pengecekan tersebut, tim menemukan  surat-surat yang tidak sesuai dengan SOP.

“Lokasi usaha belum memiliki IMBG ( Ijin Mendirikan Bangunan Gedung) atau PBG (Persetujuan Bangunan Gedung),” kata Nina Agustina.

Di kesempatan itu, Bupati Indramayu memberikan teguran keras kepada pengusaha karena tidak memiliki ijin IMBG/PBG.

Selanjutnya, pengusaha diberikan sanksi administrasi dan penutupan sementara usaha batching plant tersebut.

Nina kembali menegaskan Pemkab Indramayu sangat terbuka kepada investor untuk menanamkan modalnya di Indramayu. Hanya saja, ada hal yang harus ditempuh sebelum usaha itu berjalan yakni perizinan yang mengacu pada peraturan daerah.

Pena
By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto / Video
By.
Internet

 

Indramayu Today - Didampingi Sertu Permana selaku babinsa Desa Tambak, Kec. Indramayu, Kab. Indramayu Odang yang merupakan ketua kelompok tani di Desa tersebut menyampaikan kepada Dandim 0616/Indramayu Letkol Arm Andamg Radianto tentang bagaimana proses penanaman udang di tambak.

Hal itu dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan di wilayah Koramil 1601/Indramayu, Sertu Permana menuturkan pihaknya sudah memberikan penjelasan kepada kelompok tani yang ada di desa Tambak.

"Petani di Desa Tambak siap untuk mendukung pelaksanaan ketahanan pangan di wilayah Desa Tambak," Katanya. Jumat, 11/11/2022.

Sementara Odang selaku Ketua kelompok tani Desa Tambak mengatakan, tahapan pelaksanaan tersebut dimulai persiapan lahan, kemudian pembersihan lahan lalu permentasi menggunakan Bios 44 untuk penanaman udang di Tambak.

"Lahan sudah kami siapkan seluas 7000 meter persegi," terangnya.

Odang menambahkan untuk permentasi yang menggunakan Bios 44 diperkirakan 7 sampai 14 hari untuk kemunculan pakan alam, setelah itu kata Odang penaburan bibit udang bisa dimulai.

"Setelah ditabur bibit udang kita tunggu hingga 7 hari jangan dulu dikasih pakan, karena sudah ada pakan alam yang dihasilkan dari Bios 44," Jelasnya.

Odang menjelaskan, untuk pemberian pakan akan dilakukan dari umur 20 hingga 45 hari dengan menggunakan Bios 44 dengan perbandingan 20 mili liter Bios yang dicampur dengan air 5 liter dengan dicampur pakan.

"Untuk umur 45 hari sampai dengan panen untuk perbandingan Bios yang digunakan 200 mili liter berbanding air 10 liter lalu dicampur dengan pakan, dan dilakukan selama 90 hari," Tuturnya.

Odang menyebut, untuk umur 60 sampai 90 hari udang siap untuk dipanen.

Sementara dalam kesempatan yang sama Dandim 0616/Indramayu Letkol ARM Andang Radianto berharap, apa yang telah dilakukan di Desa Tambak bisa meninhkatkan produktifitas perikanan.

"Mudah-mudahan dengam menggunakan Bios 44 ni bisa mempercepat masa panennya," Katanya.

Dandim mengatkan, Kodim 0616/Indramayu menyiapkan Demplot Pertanian dan Persawahan sejumlah 27 Lokasi dalam rangka meningkatkan Produktivitas pertanian dan memperbaiki struktur tanah.

Pena
By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto / Video
By.
Internet

 

Indramayu Today - Hari Pahlawan setiap tahun diperingati dengan renungan yang sungguh-sungguh untuk menemukan kembali jejak para Pahlawan dalam hidup sebagai Bangsa dan Negara Merdeka.

Demikian yang disampaikan oleh Dandim 0616/Indramayu Letkol ARM Andang Radianto melalui Kasdim 0616/Indramayu Mayor Inf Ruhiyat saat usai melaksanakan upacara peringatan hari pahlawan yang digelar di makodim 0616/Indramayu. Kamis, 10/11/2022.

"Kita hidupkan kembali dalam benak kita perjuangan para Pahlawan Bangsa. Dari para Pejuang yang gugur dalam palagan pertempuran mempertahankan Kemerdekaan, penting kita resapi semangat dan keikhlasannya," Katanya.

Kasdim menyebut, Dengan hanya berbekal bambu runcing pun, para Pahlawan dengan semangat bergerak serempak menghadang musuh yang merupakan Pemenang Perang Dunia dengan persenjataan terbaiknya.

"Rakyat bergandeng tangan dengan para Tokoh Masyarakat dan Pemuka Agama berikut pengikut dan santrinya, bersama laskar-laskar pemuda dan pejuang dari seantero Nusantara, semuanya melebur menjadi satu. Merdeka atau Mati,"Tuturnya 

Kasdim menjelaskan, para pejuang kemerdekaan Indonesia secara gagah berani melawan tentara—tentara musuh yang bersenjata lengkap, tidak akan mau menyerah pada siapapun juga. Para Pejuang sepenuhnya percaya bahwa masa depan kita, Anak dan Cucu kandung Revolusi Indonesia sangat layak untuk diperjuangkan. Para Pejuang telah berkorban sampai tetes darah penghabisan untuk Kemerdekaan yang sesungguhnya dan bukan pemberian dari siapapun, melainkan Berkat dan Rahmat Tuhan Yang Maha Kuasa.

"Tidak mudah memang tapi pasti bisa. Karena para Pahlawan kita telah memberikan Teladannya. Mereka pada masanya mengajarkan pada kita beragam nilai untuk kita tiru. Kita warisi dan kita ikuti, sehingga jejak kemenangan niscaya akan berada dalam genggaman," Ucapnya.

Menurut Kasdim, dari Aceh hingga Papua, terlihat dan bisa dirasakan geliat serta semangat untuk bangkit makin menyala. Masyarakat di mana pun berada menyuarakan gairah untuk berantas kebodohan dan perangi kemiskinan dalam arti yang luas. Mulai dari meningkatkan pengetahuan, melatih ketrampilan, sampai dengan budi daya dan pengelolaan hasil bumi. 

"Inilah tantangan yang sesungguhnya bagi para Pejuang Muda untuk mengelola kekayaan alam Indonesia yang luar biasa bagi kejayaan Bangsa dan Negara tercinta. Mari kita merajut kesejahteraan, menjadi Pahlawan Bangsa di Masa Depan," ujarnya.

Kasdim mengajak, di Peringatan Hari Pahlawan tahun ini, Pahlawanku Teladanku. Dengan semangat “Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat", peringatan Hari Pahlawan 2022 diharapkan dapat terus memberikan energi tambahan untuk menggugah kesadaran segenap elemen bangsa untuk terus bersatu dan membantu sesama tanpa memandang sekat. Janganlah mau untuk dipecah belah, ingatlah Seloka Bhinneka Tunggal Ika. 

"Mari kita jadikan momentum Peringatan Hari Pahlawan 2022 untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, saling menghargai satu sama lain. Mengisi kemerdekaan dengan menjadi Pahlawan yang dimulai dari diri sendiri, keluarga, lingkungan sekitar dan seterusnya. Jadikanlah semangat dan nilai-nilai Kepahlawanan sebagai inspirasi dalam setiap langkah hidup dan kehidupan kita bersama," Pungkasnya.

Pena
By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto / Video
By.
Internet

 

Indramayu Today - Sebanyak 102 Santri dan Santriwati Penghafal 20 Juz Al-Qur’an di Wisuda yang berasal dari 10 Rumah Tahfizh milik Pemerintah Kabupaten Indramayu, di Halaman Masjid Islamic Center Syekh Abdul Manan Indramayu, Sabtu (5/11/2022).

Sambutan Bupati Indramayu Nina Agustina Da’ i Bachtiar yang dibacakan Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM) Ahmad Budiharto mengatakan, sebagaimana tertuang dalam RPJMD Indramayu Tahun 2021-2026 dalam visi Indramayu yang Bersih, Religius, Maju, Adil, Makmur dan Hebat (Bermartabat) bukan hanya singkatan bacaan semata akan tetapi memiiki makna tersendiri.

Disampaikan Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Ahmad Budiharto, visi Indramayu Bermartabat dapat dijadikan semboyan ke depan bahwa indramayu harus menjadi kabupaten yang mempunyai martabat dalam arti yang sesungguhnya.

“Indramayu harus menjadi kabupaten yang disegani dan dihormati, baik dalam tatanan etika, tatanan moral, maupun hukum dan politik. Bermartabat harus menjadi semangat dan roh seluruh lapisan masyarakat baik dalam pembangunan, maupun dalam segenap tatanan kehidupan bermasyarakat maupun berorganisasi,” tegasnya.

Menurutnya, dalam mewujudkan visi tersebut, maka ditetapkan tujuh misi pembangunan jangka menengah Kabupaten Indramayu Tahun 2021-2026, yaitu Sapta Nata Mulia Jaya atau tujuh penataan menuju mulia dan jaya.

“kegiatan yang kita laksanakan sekarang ini, sejalan dengan misi Sapta Nata Mulia Jaya yang ke-lima yaitu meningkatkan pelayanan pendidikan dan kesehatan, serta pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. dengan kata kunci peningkatan daya saing SDM,” tambahnya.

Sehingga ungkap Ahmad Budiharto, pepatah mengatakan “Belajar Diwaktu Kecil, Bagai Mengukir Diatas Batu, Belajar Setelah Dewasa Bagai Mengukir Diatas Air”. Sehingga bagi para santri dan santriwati patut berbangga diri karena sudah mampu menghafal 20 Juz Al-Qur’an.

“Berbahagialah para santri sekalian, yang sudah mampu mengukir ayat-ayat suci Al Qur’an dalam qalbu, dalam batin dan sanubari, sehingga mampu menghafalnya secara utuh, jaga dan pelihara, agar tetap melekat dan bermakna, sebagaimana ukiran di atas batu,” ungkapnya.

Lebih lanjut Ahmad Budiarto, atas nama Bupati Indramayu dan Pemerintah Kabupaten Indramayu mengapresiasi yang setinggi-tingginya atas terselenggaranya Wisuda Tahfizh 20 Juz.

Mengingat Kegiatan wisuda para Hafizh Al-Qur’an ini memiliki peran penting dalam upaya membumikan al-qur’an dikalangan masyarakat sebagai penjabaran salah satu visi Pemerintah (religius).

“Melalui wisuda santriwan dan santriwati tahfizh ini juga patut untuk kita syukuri, karena di Kabupaten Indramayu akan muncul ahli-ahli Al-Qur’an dan penghafal Al-Qur’an yang dapat memakmurkan masjid sampai pelosok-pelosok desa dalam wilayah Kabupaten Indramayu,” pintanya. 

Pena
By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto / Video
By.
Internet

 

Indramayu Today - Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Indramayu Sri Wulaningsih menyatakan pihaknya tengah gencar melaksanakan sosialisasi Keputusan Menteri Sosial (Mensos) RI Nomor 150 Tahun 2022 terkait pengelolaan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) di Kabupaten Indramayu.

Dikonfimasi Diskominfo Kabupaten Indramayu, Kepala Dinsos Sri Wulaningsih menyampaikan, sosialisasi keputusan Mensos tentang Tata Cara Proses Usulan Data serta Verifikasi dan Validasi bersama yang melibatkan Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial (Kasi Kesos) Kecamatan, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) dan Operator Aplikasi Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial-Next Generation SIKS-NG Desa/Kelurahan di Kabupaten Indramayu.

Sebanyak 31 kecamatan di Kabupaten Indramayu akan dilakukan kegiatan sosialisasi keputusan Mensos RI No. 150 Tahun 2022 yang dilaksanakan oleh Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial, terkait informasi tata cara penyampaian usulan DTKS. Kemudian verifikasi ketidaklayakan serta verifikasi usul sanggah dari masyarakat melalui Aplikasi SIKS-NG desa/kelurahan dari tanggal 3 hingga 14 November 2022.

Dijelaskan Sri Wulaningsih, tujuan dari sosialisasi keputusan Mensos No. 150 Tahun 2022 adalah untuk memberikan pemahaman dan petunjuk teknis pengelolaan DTKS, dan setiap operator harus mampu memahami tata cara, alur dan mekanisme pengelolaan sesuai aturan yang berlaku.

“Sosialisasi ini dilakukan untuk memaksimalkan pengelolaan DTKS dan bagi operator harus paham betul setiap tahapannya dan agar dapat memfasilitasi masyarakat sebagai Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) yang sesuai dengan kriteria peraturan perundang-undangan,” jelasnya saat dikonfimasi, Sabtu (5/11/2022).

Sri Wulaningsih berharap, seluruh tim dari tingkat kabupaten sampai desa dapat bekerja dengan baik dan berintegritas tinggi dalam mengelola data serta mampu bersinergi dan berkolaborasi agar bantuan sosial yang diberikan Pemerintah dapat tepat sasaran kepada penerima.

Pena
By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto / Video
By.
Internet

 
Indramayu Today - Anggota DPR RI dari Fraksi PDI-P Ono Surono berkesempatan silaturahmi ke Desa Cibeber, Kec. Suka Gumiwang, Kab. Indramayu, sekaligus melakukan pengecekan bantuan dari kementrian kelautan dan perikanan berupa mesin pembuat pakan kepada kelompok pembudidaya di Desa tersebut. Jumat, 4/11/2022.

"Tadi kita sudah menyaksikan bersama, bagaimana mesin pakan ini bisa menghasilkan pakan,"Katanya.

Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat ini mengungkapkan, alasan diberikannya bantuan mesin pakan tersebut karena 70 hingga 80 persen biaya produksi dari budidaya ikan adalah pakan.

Disamping itu kata Ono, selain harga pakan yang mahal juga pabrik pakan kebanyakan milik orang asing.

"Akibatnya dari sisi standar harga kita tidak bisa menetapkan sesuai dengan keinginan bagi para pembudidaya ikan," Ucapnya.

Untuk itu kata Ono, solusi terbaik adalah bantuan mesin pakan itu agar bisa menghasilkan pakan dengan kwalitas yang menyerupai tapi dengan harga yang lebih murah, namun meski demikian menurut Ono bantuan tersebut memerlukan kelompok yang siap untuk menerima bantuan tersebut dan melakukan gotongroyong.

"Karena harus ada mesin pencampur, sehingga ketua kelompok tersebut harus swadaya dengan anggotanya untuk membuat sendiri mesin tambahan,"Katanya.

Ono berharap, bantuan yang telah diberikan bisa dimanfaatkan dengan baik agar usaha yang dijalani mampu menumbuhkan perekonomian Desa Cibeber.

*karena program yang diturunkan oleh pemerintah harus benar-benar bisa dimanfaatkan, agar bisa mensejahterakan pada anggota kelompoknya dan juga bisa bermanfaat untuk masyarakat," Harapnya.

Sementara dalam kesempatan yang sama, Sunarto selaku Koordinator penyuluh perikanan menuturkan, bantuan dari kementrian kelautan dan perikanan yang diberikan melalui Ono Surono sudah berjalan dengan baik, namun meski demikian pengelolaan tersebut masih dalam proses pengembangan, sebab kata dia beberapa alat masih memerlukan alat tambahan.


"Alhamdulillah tambahan mesin sudah kami dapatkan dengan hasil swadaya berupa mesin mixer," jelasnya.

Sunarto menambahkan, mesin mixer tersebut digunakan untuk mempercepat proses mixing sehingga menghasilkan lebih bagus.

Sunarto menuturkan dalam sehari mampu memproduksi 1 ton.

"Kalau standar bisa mencapai 1 ton perhari, tapi karena kita masih proses uji coba paling cuma 5 kwintal per harinya," Tutrnya.

Sunarto menambahkan, hasil panen ikan lele pihaknya memasarkan tidak hanya di indramayu, namun di kota lainnya termasuk Jakarta.

"Untuk pemasaran Alhamdulillah tidak mengalami banyak kendala, dan kita melakukan panen setiap hari," tuturnya.


Adam P

Pena
By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto / Video
By.
Internet

MKRdezign

{facebook#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {twitter#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {google-plus#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {instagram#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL}

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget