Juli 2022


Pertunjukan video mapping yang rutin diadakan seminggu sekali oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Indramayu di Alun-alun Indramayu tidak pernah sepi dari pengunjung yang menghabiskan malam minggu bersama kerabat maupun keluarga.

Apalagi penayangan video mapping di Alun-alun Indramayu, Sabtu malam (30/7/2022) yang bertepatan dengan momentum perayaan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1444 Hijriah menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat Indramayu.

Seperti dikatakan Tono (48) warga Kelurahan Lemah Abang Kecamatan Indramayu. Meski rumahnya dekat dengan Alun-alun Indramayu, dirinya mengakui baru pertama kali melihat pertunjukan video mapping.

Menurutnya, video mapping yang digagas Bupati Indramayu Nina Agustina Da’i Bachtiar ini sangat menarik pengguna jalan untuk berhenti sejak dan melihat pertujukan cahaya yang menarik dengan balutan teknologi kekinian.

“Tadi selewatan kok ramai ada cahaya-cahaya. Jadi saya bersama keluarga kesini aja lihat, kesannya ada pertujukan cahaya yang di sorot ke monument. Sangat menarik sih,” katanya.

Tak hanya Tono yang merasa terpukau melihat pertunjukan video mapping, tetapi ratusan warga Indramayu lainnya pun turut terpukau menyaksikan permainan cahaya ini.

Pertunjukan video mapping tidak hanya menghibur masyarakat, akan tetapi juga membawa berkah tersendiri bagi para penjual keliling.

Salah satunya Welly asal Desa Pekandangan Kecamatan Indramayu. Dirinya mengaku sudah hampir satu tahun berjualan hanya berjalan kaki. Keberadaan video mapping mengubah wajah Alun-alun Indramayu yang dahulu sepi kini ramai dikunjungi warga Indramayu dan menjadi mata pencaharian bagi dirinya.

“Saya berjualan sudah lebih satu tahun, kesannya ada pertunjukan video mapping bagus sih dan tentu kami bisa berjualan disini karena adanya video mapping alun-alun, jadi ramai. Beda yang dulu biasanya sepi dan ini membuat pendapatan saya berjualan meningkat,” terangnya.

Sementara itu Kepala Diskominfo Kabupaten Indramayu melalui Kepala Bidang Teknologi dan Informatika Anri Heriyanto menyampaikan, penayangan video mapping menjadi suatu hal yang menarik untuk dikunjungi bagi masyarakat Indramayu di akhir pekan.

Dirinya menambahkan, penayangan video mapping akan berhenti sementara karena ada pengerjaan program Alun-alun Rakyat (Alur) pada awal Agustus 2022. Menurutnya, jika program Alur rampung akan kembali ditayangkan secara maksimal.

Sebagimana yg disampaikan Kepala Dinas Perumahan, kawasan Permukiman & Pertanahan, aep surahman ” pemugaran alun2 indramayu akan dimulai pada awal bulan agustus 2022 dan akan rampung untuk dapat digunakan kembali pada bulan Februari 2023″.

Disampaikan juga permohonan maaf dari Bupati Indramayu Nina Agustina Da’i Bachtiar kepada seluruh lapisan masyarakat yang biasa memanfaatkan alun-alun Indramayu sebagai tempat berkumpul keluarga. Secara khusus Bupati Nina Agustina menyampaikan permohonan maaf kepada kaum muslimin yang biasa melaksanakan aktifitas keagamaan di Masjid Agung Indramayu seperti kegiatan sholat jum’at atau kegiatan keagamaan lainnya.

Hal ini dikarenakan halaman alun-alun Indramayu yang biasanya dijadikan tempat parkir akan ditutup sementara sampai pekerjaan pembangunan selesai.

“Saya memohon maaf kepada warga Indramayu dan terutama kepada kaum muslimin yang bisa melaksanakan aktifitas keagamaan di masjid Agung Indramayu seperti kegiatan sholat jumat ataupun kegiatan keagamaan lainnya karena tempat parkir kendaraannya akan terganggu untuk sementara waktu,” ujarnya.

Bupati Nina menambahkan, setelah pekerjaan pembangunan selesai, maka alun-alun Indramayu akan dibuka kembali sesuai konsep Progam Unggulan yang dicanangkannya yaitu ALUR. Alun-alun akan menjadi milik warga Indramayu, tempat berkumpulnya masyarakat Indramayu dan menjadi salah satu ikon kebanggaan Kabupaten Indramayu.


Kemampuan Afifah Zatya Salsabila siswi Sekolah Dasar Negeri (SDN) Karanganyar IV Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu sangat luar biasa. Bagaimana tidak, putri Jajat Wibisono ini ternyata jago beladiri Taekwondo.

Afifah Zatya Salsabila, siswa murid kelas 4 SDN Karanganyar IV baru saja mengharumkan nama Kabupaten Indramayu setelah mencatatkan diri sebagai Juara 1 Poomsae Cadet B Individu dan berhak membawa mendali emas pada Kejuaraan Taekwondo Kota Cirebon Open Se-Jawa Barat dan Invitasi 5 Provinsi di Indonesia sejak 30-31 Juli 2022.

Dikatakan Pelatih Trihaji Miftahul Firdauz, melihat anak didiknya meraih Juara 1 Poomsae Cadet B Individu menjadi kebanggaan tersendiri karena berhasil berkiprah di tingkat Provinsi Jawa Barat yakni pada Kejuaraan Taekwondo Kota Cirebon Open Se-Jawa Barat Tahun 2022.

“Saya merasa bangga pada Afifah Zatya Salsabila yang berhasil Juara 1 Poomsae Cadet B Individu. Dia sudah mulai menjajaki even besar di Jawa Barat yang tentunya akan berdampak kepada pembinaan atlit masa depan Kabupaten Indramayu lebih gemilang,” katanya.

Sementara itu Jajat Wibisono orang tua Afifah Zatya Salsabila menyampaikan, sebagai orang tua tentu sangat bahagia melihat buah hatinya bisa meraih prestasi dan membawa harum Kabupaten Indramayu.

Tercatat berbagai prestasi telah diraih Afifah. Sebelum meraih juara 1 Cirebon Open 1 Se-Jawa Barat Serta Invitasi 5 Provinsi ( medali emas), Afifah adalah juara 1 Bupati Indramayu Cup (medali emas), juara 2 se-Jawa Barat ITN Bandung (medali perak), juara 1 kejuaraan Youth Indonesia Virtual Championship 2021 (Medali emas), juara 1 Bandung Internasional E-Poomsae Tournament (Medali emas), juara 1 Virtual Tingkat Nasional Best Of The Best (medali emas), dan juara 1 Liga Pelajar V (Medali emas).

“Saya sebagai orang tua merasa bangga mas, karena anak saya pada kejuaraan di cirebon Se-Jawa Barat kemarin bisa menunjukan yang terbaik dan bisa mempersembahkan medali emas untuk Kabupaten Indramayu,” saat dihubungi Diskominfo Kabupaten Indramayu, Minggu (31/7/2022).

Diharapkan Jajat, Afifah Zatya Salsabila bisa mengembangkan diri untuk terus membawa harum nama Indramayu baik di tingkat provinsi maupun nasional. Dirinya juga mengucapkan terima kasih kepada Bupati Indramayu Nina Agustina Da’i Bachtiar, Ketua KONI Indramayu, Pengcab Taekwondo Indramayu dan Pelatih Sabem IDOZ atas capaian yang diraih buah hatinya.

“Mudah mudahan kedepannya afifah bisa membawa nama taekwondo Indramayu dan bisa membawa harum Kabupaten Indramayu ke ajang nasional ataupun internasional, dan saya juga mengucapkan terima kasih pada Ketua Koni Indramayu, Pengcab Taekwondo Indramayu serta pelatih Sabem IDOZ yang sudah mendidik afifah sehingga Afifah bisa menjadi yang terbaik,” ujarnya.

Bupati Indramayu Nina Agustina melalui kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Trinani menyampaikan selamat kepada ananda Afifah yang telah meraih prestasi gemilang. Semoga prestasi yang telah diraih ini dapat terus ditingkatkan dimasa mendatang guna meraih prestasi terbaik dan mengharumkan nama Kabupaten Indramayu. Tidak lupa Bupati Nina juga menyampaikan terima kasih atas upaya dan kerja keras Afifah, kedua orang tua dan juga pelatihnya.

“Selamat kepada Ananda Afifah atas prestasi yang telah diraih. Terima kasih sudah memberikan yang terbaik untuk Kabupaten Indramayu. Teruslah berlatih dan raih prestasi terbaik,” ujarnya.


Membunuh merupakan perbuatan yang sangat kejam. Namun ada perbuatan yang lebih kejam lagi dari pada pembunuhan, ialah Fitnah.

Memfitnah seseorang dengan alasan apapun merupakan sebuah perbuatan keji dan kejam. Bagaimana tidak? memfitnah orang sama dengan membunuh pelan-pelan. Sakitnya luar biasa, harga diri terinjak dan seluruh orang yang dekat dan kenal akan merasa malu dan bisa saja membenci.

Bagaimana fitnah itu sangat kejam, kami sampaikan dalam sebuah ilustrasi berikut ini :

"Apakah di rumahmu ada kemoceng?" Tanya seorang Ustadz pada seorang pemuda.

"Ada, ya Ustadz," jawab pemuda itu.

"Pulanglah. Besok kemarilah lagi dan bawa kemoceng itu. Kau harus berjalan kaki.

Dalam perjalananmu, cabutilah bulu-bulu kemoceng itu, lalu buanglah di sepanjang perjalananmu kemari, satu helai demi satu helai."

"Baik Ustadz." Pemuda itu pun pulang. Dan keesokan harinya, dia pun kembali lagi menemui Ustadz tersebut.

"Wahai ustadz, aku sudah mengikuti semua yang engkau perintahkan kemarin. Aku ke sini berjalan kaki. Dan semua bulu kemoceng ini sudah dicabuti dan dibuang seperti perintahmu."

"Bagus. Sekarang pulanglah. Tapi, dalam perjalanan pulang, kumpulkan kembali semua bulu-bulu kemoceng yang kau buang tadi. Besok kembalilah lagi."

"Baik Ustadz". Dia sungguh tidak mengerti, apa maksud Ustadz ini memerintahkan ini dan itu.

Ada beberapa pertanyaan muncul. Namun pertanyaan terbesar adalah, apa pelajaran yang sedang diajarkan oleh Ustadz itu kepadanya. Dia pun pulang.

Dalam perjalanan pulang, dia mulai melaksanakan perintah Ustadz itu: mengumpulkan kembali bulu-bulu kemoceng yang dibuangnya. Sungguh bukan pekerjaan ringan. Karena bulu mudah tertiup angin.

Terbang dan berpindah ke sana kemari, tanpa dia tahu ke mana arah yang dituju. Di mana tempat yang disinggahi. Usaha untuk mencari sudah sangat maksimal. Dia pun menghitung, waktu yang dibutuhkan untuk pulang ternyata jauh lebih lama daripada waktu untuk berangkat.

Dia pun pulang dengan perasaan sedih, lelah, dan penuh tanda tanya. Sampai akhirnya, esok menjelang. Dia harus kembali menemui sang Ustadz.

"Bagaimana, sudah terkumpul semua?"

"Tidak Ustadz. Dari sekitar 500 helai yang saya buang saat berangkat, ternyata hanya ada 5 helai yang bisa saya kumpulkan kembali.”

Perumpamaan pada ilustrasi diatas adalah fitnah itu bagaikan bulu kemoceng. Satu fitnah disebar, seperti membuang satu helai bulu kemoceng. Kemudian terbawa angin, terbang tak tentu arah, menuju ke tempat yang tidak kita tahu.

Hinggap dari satu tempat, kemudian terbang ke tempat lain dengan membawa berita yang sama, yaitu Fitnah.

Kita tidak tahu bagaimana cara meluruskannya.

Karena kita juga tidak tahu sudah sampai mana dan ke mana menyebarnya. Menyesal sudah tidak ada guna, walau yang difitnah sudah memaafkan.

Tapi fitnah sudah menjadi fakta pergunjingan, yang sebarannya eksponensial.

Ditambah bumbu dengki, maka tak ayal fitnah mudah disebar. Apalagi ditambah juga dengan bumbu kepentingan, maka fitnah sering dijadikan senjata.

Pada intinya sama, kita tidak tahu bagaimana meluruskannya.

Allah sendiri menyebut fitnah lebih kejam dari pembunuhan. Tapi, kisah diatas mungkin bisa menjadi ilustrasi.

Ketika kita memfitnah seseorang dengan menyebarkan kabar tidak benar tentangnya ke satu atau dua orang.

Awalnya satu, dua, lalu menjadi empat, delapan, enambelas orang dan seterusnya.

Maka pada saat itu kita sedang membunuhnya secara perlahan dan sadis. Menganggapnya ada padahal tidak ada.

Membuatnya menanggung dosa yang tidak dilakukannya. Sampai akhirnya dia berpikir untuk tidak ingin hidup lagi.

Semua mata memandangnya seperti seorang penjahat yang layak dibunuh. Sadis dan kejam.

Tanpa kita sadar, terkadang kita juga berperan seperti penerbang bulu kemoceng. Yang membuat situasi menjadi kian parah. Kita menyebarluaskan fitnah.

Dengan mudahnya jari jemari ini menekan tombol like, comment, atau share dari sebuah tautan yang tidak kita ketahui kebenaran informasinya, ke-valid-an datanya, atau keshahihan sumber/sanadnya.

Kita juga terlalu mudah mempercayai berita, di media sosial utamanya. Walau belum yakin kebenarannya, tapi karena sesuai dengan pandangan berpikir dan standar kita tentang baik dan buruk, benar dan salah, tetap saja kita menyebarluaskannya.

Terlalu banyak tautan yang masih diragukan kebenaran atau kebaikannya, atas dasar kesesuaian selera, runtuhlah logika berpikir kita.

Semoga kita semakin cerdas dan berhati-hati dalam menerima atau bahkan menulis/menyampaikan berita.


Khawatir menjadi fitnah atau menyebarkan fitnah yang sudah ada sebelumnya.

Semoga kita menjadi lebih bijak dalam menerima informasi atau menyebarkan informasi karena akan ada orang lain yang akan mati bukan karena dibunuh melainkan terpaksa menahan beban yang tidak seharusnya dia tanggung. 


Animo masyarakat untuk mengikuti audisi Kontes Dangdut Indonesia (KDI) yang digelar Media Nusantara Citra Televisi (MNCTV) selalu tinggi. Terbukti di manapun audisi itu diselenggarakan, jumlah peserta yang mendaftar sangatlah banyak. Tidak terkecuali audisi KDI 2022 yang dilaksanakan di Kabupaten Indramayu.


Audisi yang bertempat di Pendopo Indramayu ini dilaksanakan dari tanggal 29 -30 Juli 2022. Terlihat dari pantauan awak media, pada pelaksanaan hari kedua yaitu Sabtu 30/7/2022. Pendopo Indramayu masih dipenuhi para peserta yang mendaftar.


Peserta audisi sebagian besar adalah warga Indramayu dan daerah lainnya di Jawa Barat. Namun ternyata peserta dari luar Jawa Barat pun turut ambil bagian pada audisi kali ini.


Anggun Putri Azzahara (15), seorang warga Purbalingga datang bersama ibunya ke Indramayu untuk mengikuti audisi KDI kali ini. Anggun yang baru saja memasuki kelas X Sekolah Menengah Atas (SMA) ini langsung berangkat ke Indramayu selepas pulang sekolah kemarin dengan masih menggunakan seragam pramuka.


Peserta muda ini sesungguhnya basic menyanyinya adalah musik pop. Namun menurut sang ibu, Anggun ingin mencoba peruntungan di musik dangdut.


Anggun dan ibunya yang datang pukul 11 malam di Indramayu, sedianya akan bermalam di alun-alun Indramayu. Namun dia dan ibunya dipersilahkan oleh tenaga keamanan Pendopo untuk beristirahat menanti pagi di musholla Sekretariat Daerah (Setda) Indramayu beserta salah seorang peserta lain yang berasal dari Purwokerto.


Harapan Anggun mengikuti audisi ini tentunya dapat memperoleh tiket ke Jakarta. Dia berkeinginan membahagiakan orang tuanya.


“Niat saya mengikuti kontes KDI ini adalah untuk membahagiakan orang tua saya. Semoga saya bisa lolos dan dapat tiket ke Jakarta,” harapnya.


Tidak berbeda jauh dari Anggun, salah seorang peserta lain yang berasal dari Purwokerto pun rela beristirahat di musholla Setda Indramayu. Putri, rela meninggalkan suaminya yang tidak dapat mengantar karena harus bekerja dan berangkat ke Indramayu untuk mencoba peruntungannya.


Putri yang memang sehari-harinya berprofesi sebagai penyanyi di daerahnya ingin mengembangkan bakat menyanyinya dan berharap dapat terkenal. Dia berharap dapat lolos di Audisi Indramayu dan dapat tiket ke Jakarta.


“Semoga saya dapat lolos ke Jakarta dan menjadi terkenal seperti bunda Iis Dahlia,” ujarnya.


Putri menyampaikan terima kasih kepada Bupati Indramayu Nina Agustina Da’i Bachtiar yang telah memperbolehkan peserta dari luar Indramayu untuk beristirahat melepas lelah di musholla lingkungan pemkab Indramayu.


“Terima kasih saya dan teman-teman sudah diperbolehkan beristirahat di lingkungan pemkab Indramayu. Semoga Ibu Bupati semakin sukses dalam memimpin Indramayu,” ujarnya.


Hal senada disampaikan Dewi (22), peserta asal Brebes. Dewi yang semula adalah karyawan sebuah pabrik, ingin mengembangkan kemampuan menyanyinya.


Dewi yang dalam kesehariannya sering membuat konten dan juga mengcover lagu berharap dapat mengikuti kontes KDI sampai ke Jakarta. Selain ingin mengembangkan kemampuan menyanyinya, Dewi juga berharap dapat membuat bangga orang tuanya.


Terkait dengan pelaksanaan audisi yang mengambil tempat di area kantor dinas Bupati Indramayu, Dewi menyampaikan terimakasih kepada Bupati Indramayu Nina Agustina Da’i Bachtiar yang telah mempersilahkan tempat kerjanya dipergunakan untuk audisi KDI.


“Terima kasih kepada Ibu Bupati Indramayu yang telah memfasilitasi pelaksanaan audisi KDI di kantor Bupati. Semoga audisi ini dapat dilaksanakan di tahun mendatang,” ujarnya dengan penuh senyum


Dengan adanya media sosial yang semakin luas di masyarakat, kejadian penarikan kendaraan bermotor berupa mobil atau motor yang dilakukan secara paksa oleh debt collector dapat dengan mudah ditemui atau dilihat oleh masyarakat. Hal ini tentunya membuat resah bagi masyarakat yang melakukan pembelian motor atau mobil melalui kredit.


Seperti yang disampaikan oleh Pengacara Ruslandi saat ditemui di ruang kerjanya menuturkan, prosedur penarikan kendaraan bermotor yang kreditnya bermasalah telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 42 Tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia.


UU tersebut menerangkan bahwa fidusia adalah pengalihan hak kepemilikan suatu benda atas dasar kepercayaan dengan ketentuan bahwa benda yang hak kepemilikannya dialihkan tersebut tetap dalam penguasaan pemilik benda.


"Setiap perjanjian kredit itu pasti terdaftar pada menkumham, jadi sebenarnya ada hak eksekutorial, namun sekarang kita upayakan pendekatan kepada konsumen melalui prosedur hukum, bukan tarik paksa di jalan" Katanya.


Ruslandi  berharap, dengan cara pendekatan melalui hukum, konsumen BAF bisa melunasi hutang nya tepat waktu.


"Kami juga akan memberikan edukasi hukum kepada konsumen, agar mau membayar cicilan tepat waktu," Ujarnya.


Untuk diketahui, PT. Bussan Auto Finance (BAF) pusat telah melakukan kerjasama dengan Pengacara Ruslandi, hal itu dilakukan sebagai upaya untuk menyadarkan konsumen BAF agar taat aturan dan mau membayar kredit sesuai jadwal yang telah ditentukan.


"Saya berharap MoU ini jangan hanya sebatas seremonial saja, saya pengen ada tindak lanjutnya, saya pengen ada nilai positifnya untuk layanan masyarakat,” Harapnya.



Indramayu Today  Pemerintah Kabupaten Indramayu melaksanakan penandatanganan kesepakatan bersama atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Pengadilan Agama (PA) Indramayu, di Pendopo Indramayu, Jum’at (29/7/2022).

Kepala PA Kabupaten Indramayu Asep Mohamad Ali Nurdin mengatakan, penandatanganan bersama itu dalam rangka kerjasama PA Indramayu dan Pemerintah Kabupaten Indramayu untuk mencegah pernikahan dini sebagai tindak lanjut perubahan Undang-Undang (UU) No. 1 Tahun 1974 dengan UU No 16 Tahun 2019 dimana usia pernikahan untuk calon pengantin perempuan minimal 19 tahun.

Dijelaskannya, banyak ditemukan di masyarakat belum genap berusia 19 tahun mengajukan dispensasi perkawinan. Dengan demikian MoU dilakukan untuk melakukan edukasi dan pengetatan proses perizinan dan pemeriksaan kesehatan yang menjadi ranah Pemerintah Kabupaten Indramayu.

“Banyak ditemukan di masyarakat yang belum usia 19 tahun mengajukan dispensasi kawin sehingga untuk memperketat pemberian izin tersebut kami bekerja sama dengan Bupati Indramayu dan juga Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu untuk melakukan pemeriksaan fisik. Sehingga kami nanti tidak keliru kalau memang permohonan dispensasi kawin itu dikabulkan,” katanya.

Kepala PA Indramayu Asep menerangkan, pihaknya juga melakukan mediasi terhadap calon pengantin yang belum genap berumur 19 tahun untuk dipending sampai dinyatakan siap dan memenuhi peraturan perundang-undangan.

“Insyallah, jadi kami setiap ada permohonan itu selalu memberikan nasihat agar ditangguhkan dulu sampai si anak betul-betul siap. Jadi tidak serta merta ada pengajuan permohonan dispensasi dikabulkan saja. Kita periksa, kita nasehati baik calon pengantin maupun orang tua dari kedua belah pihak,” terangnya.

Upaya itu ungkap Kepala PA Indramayu Asep, membuahkan hasil yang positif yakni angka perkawinan dini di Kabupaten Indramayu dari tahun ke tahun sejak 2020 hingga 2022 terus mengalami penurunan signifikan.

“Akhir semester pertama itu hanya 200 perkara, jadi InshaAllah tambah kesini tambah turun. Berarti kesadaran masyarakat untuk memenuhi usia perkawinan sudah bagus,” ungkapnya.

Disampaikan Kepala PA Indramayu Asep, respon Bupati Indramayu Nina Agustina Da’i Bachtiar sangat positif dan sudah meminta Dinas Kesehatan Indramayu melakukan pemeriksanaan kesehatan anak dan edukasi kepada masyarakat terkait sisi negatif perkawinan dini.

 “Alhamdulillah respon Ibu Bupati sangat bagus dan memerintahkan kepala Dinas Kesehatan Indramayu untuk memerintahkan kepada puskesmas-puskesmas di tiap wilayah itu melakukan pemeriksaan jika ada calon pengantin yang belum memenuhi usia 19 Tahun,” tambahnya.

Diharapkannya, dengan MoU tersebut bisa menekan angka pernikahan dini di Indramayu bahkan bisa kemungkinan temuan pernikahan dini di Indramayu menjadi tidak ada.

“Harapan dengan MoU ini, mudah-mudahan pernikahan dini dibawah umur kian menurun bahkan diharapkan suatu ketika tidak ada lagi pernikahan dibawah umur atau pernikahan usia dini,” harapannya.

Usai Melangsungkan Pernikahan Wajib Memiliki Buku Nikah

Pihaknya juga berencana akan melakukan penandatanganan kerjasama lain dengan Pemerintah Kabupaten Indramayu terkait setiap pasangan calon pengantin yang baru melaksanakan pernikahan wajib memiliki buku nikah. Rencananya itu tegas Kepala PA Indramayu Asep, mendapatkan respon yang positif pula dari Bupati Indramayu.

“Dan ada satu lagi diluar MoU ini, nanti akan ada MoU baru mungkin MoU susulan bahwa di Indramayu banyak pasangan menikah tapi tidak punya buku nikah. Nah itu ibu bupati sudah menyampaikan keinginan beliau dan kami sambut ada nanti program Isbat Nikah Terpadu,” tegasnya.

Program Isbat Nikah Terpadu tersebut akan mengikutsertakan 3 instansi terkait seperti Pengadilan Agama, Kantor Urusan Agama (KUA) dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Discapil) Kabupaten Indramayu.

“Jadi ada 3 instansi yang akan terlibat yaitu PA, KUA dan Discapil Indramayu, yang dimana nanti PA memeriksa tentang keabsahan nikahnya. Ketika nikahnya dinyatakan sah maka akan dikeluarkan buku nikah oleh KUA. Ketika sudah terbit buku nikah dari KUA maka langsung ada perubahan biodata oleh Discapil. Jadi dalam satu kegiatan, tapi diberikan pelayan dari 3 instansi, jadi masyarakat sangat terbantu,” ujarnya.

Pena
By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto / Video
By.
Internet

Juli 29, 2022

Indramayu
 Today  - Lucky Hakim (nama lahir: Lukman Hakim; lahir 12 Januari 1980) nama panggilan kang lucky merupakan aktor, penulis, desain produksi, eksekutif produser, investor perkebunan dan peternakan, dan politikus berkebangsaan Indonesia. Lucky Hakim menjabat sebagai Wakil Bupati Indramayu periode 2021-2026 berpasangan dengan Hj Nina Agustina yang merupakan putri mantan Kapolri Da'i Bachtiar.

Pendidikan

Lukman Hakim menempuh pendidikan di SD Al-Irsyad Al-Islamiyyah Cilacap (1985-1991), SMP Diakui Islam Al-Irsyad Cilacap (1991-1994), dan SMU Negeri 2 Cilacap (1994-1997). Ia pernah berkuliah di STIE Perbanas dan Pelita Bangsa.
 
Karier

Ia memulai karier pertamanya sebagai model beberapa iklan televisi pada tahun 2001. Setelah itu, dia membintangi beberapa peran di sinetron, di antaranya serial Mutiara Hati, Muslimah, Jiran dan beberapa serial lain.

Selain berkarier di sinetron, mantan suami dari Indadari Mindrayanti ini juga beberapakali berperan di film layar lebar tanah air, seperti Ketika, Lantai 13, Ruang, dan lain-lain. Tidak puas hanya dengan berkarya di bidang seni peran, Lucky juga menjajal kemampuannya di dunia tarik suara. Single pertamanya lagu bertema rohani berjudul Doa ciptaan, Avif kemudian ia pun sempat mendapat permintaan untuk mengisi lagu dengan berduet bersama Kita Band dalam sebuah lagu berjudul Sujudku, yang masih bertemakan rohani.

Bukan hanya itu, Lucky masih memliki bakat lain yaitu menjadi seorang Penulis, Desain Produksi dan Eksekutif Produser dengan membuat sebuah Production House. Lucky telah memproduksi lebih dari 20 FTV, di mana dalam beberapa FTV tersebut, sahabatnya, Mike Ethan, dan juga Anyun Cadel turut andil sebagai pemain dalam FTV yang telah diproduksi.

Selain di dunia hiburan, Lucky hakim juga berinvestasi di bidang perkebunan dan peternakan. Dia menanam ribuan pohon kayu keras jenis albasia dan Jabon di Sukabumi selatan yang merupakan salah satu kontribusinya dalam mengurangi global warming.
 
Karier politik

Kiprah terakhir Lucky saat ini adalah terjun ke dunia politik. Lucky telah mengukir sejarah sepanjang masa karena diutus langsung oleh Ir. Hatta Rajasa dengan dicalonkan sebagai kandidat calon wakil wali kota Bekasi 2012 dengan berpasangan dengan H. Dadang Mulyadi dengan nomor urut 3.

Untuk pemilu legislatif 2014, Lucky Hakim mencalonkan diri sebagai Caleg DPR RI lewat Partai Amanat Nasional dapil Jawa Barat VI dengan nomor urut 3.[4] Ia pun lolos ke Senayan dan menjadi anggota DPR periode 2014-2019 dengan perolehan suara 57.891 suara.

Pada Pilkada Serentak 2020,nomor urut 4 Lucky Hakim mencalonkan diri untuk maju dalam Pilkada Indramayu bersama Nina Agustina Da'i Bachtiar. Pasangan ini berhasil memenangkan kontestasi dan dilantik pada 26 Februari 2021.

Hobi
Kesenangan Lucky dalam memelihara binatang sudah menjadi rahasia umum. Reptil merupakan hobi yang sudah dia jalani semenjak di bangku SMU. Ular, buaya, kadal dan beberapa jenis reptil lainnya sering ia datangkan dari penjuru dunia untuk mengakomodir ketertarikannya pada jenis hewan melata itu. Hewan lain yang menjadi peliharaan Lucky adalah kucing Mainecoon . Kucing ini adalah kucing jenis kucing ras terbesar didunia, yang dijadikan Lucky sebagai salah satu bisnis sampingannya bersama sang adik, Mike Ethan (adik angkat) dengan mendatangkannya dari Amerika untuk dikembangbiakan.


Pena
By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto / Video
By.
Internet



Indramayu Today  Puluhan Pegawai di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Indramayu lakukan kegiatan sosial donor darah, Kamis (28/07/2022), di halaman setempat.

Donor darah dilakukan sebagai salah satu rangkaian kegiatan peringatan Hari Dharma Karya Dhika. Hal ini dikatakan Kepala Lapas Indramayu, Beni Hidayat, ditemui usai melakukan donor darah.
 
"Donor darah kali ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan Hari Dharma Karya Dhika (HDKD) yang jatuh pada tanggal 9 Agustus mendatang,"katanya.

Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan donor darah ini diharapkan dapat menambah semangat kebersamaan dari seluruh petugas serta meningkatkan kinerja Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) semakin pasti dan berakhlak.

Selain donor darah, masih ada beberapa rangkaian kegiatan peringatan HDKD diantaranya pembersihan sekaligus ziarah ke makam pahlawan dan wisuda Purnabakti bagi para ASN di Lapas Indramayu secara virtual.

Pena
By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto / Video
By.
Internet

MKRdezign

{facebook#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {twitter#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {google-plus#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {instagram#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL}

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget