November 2018

Indramayu- Musyawarah Daerah II DPD FOKORGAKI yang berlasung di Aula Kopsuka Sindang Indramayu,Berlangsung alot dan penuh intrik.Di awali pembukaan oleh wakil Bupati Indramayu Supendi,Dalam kata Sambutannya secara singkat.Mengajak seluruh peserta sidang dan  pengurus DPD FOKORGAKI untuk melangkah maju.

 Sedang ketua Dewan penasehat, Juga mantan Bupati Indramayu Yance.Memberikan tekanan tentang tidurnya organisasi besar,Hanya bisa merana tanpa ada solusi untuk memajukan."Untuk itu kami berharap kemajuan DPD FOKORGAKI Indramayu jangan tertidur,Bangkit maju bersama.Sebab APBD II kita di Indramayu hampir Mencapai 4 Trilyunan.Untuk memajukan DPD FOKORGAKI cukup mudah, Sekali lagi jangan sampai tidur terlelap ayo maju."Tegasnya yang disambut tepuk tangan meriah oleh peserta sidang dan Pengurus DPD FOKORGAKI .

Suasana sidang sedikit memanas setelah peserta sidang memberikan dukungan kepada calon baru,Dari 31 kecamatan,Sedikitnya 27 kecamatan memilih dan memberikan dukungan kepada ketua baru H.Yudi Rustomo.Maka ketua sidang memutuskan H.Yudi Rustomo terpilih secara aklamasi.Di sambut dengan riuh oleh pendukung ketua baru.

Sementara ketua terpilih H Yudi Rustomo memberikan komentar kepada awak media seputar pemilihan Ketua DPD FOKORGAKI,"Ini adalah sebuah Proses pemilihan,Biarpun diwarnai teriakan dan yel yel  tapi suasana nyaman.Setelah proses pemilihan berjalan Kondusif,Pembenahan memang harus di lakukan.untuk pembentukan Formatur kami minta satu bulan sejak sekarang, Karena besarnya organisasi ini.Sebanyak kurang lebih 6000 RT/RW dibutuhkan Team work yang bersinergi,Langkah awal tentu kita harus punya data base.Terus pemberdayaan seluruh RT dan RW. kita berdayakan biar tumbuh kembang maju bersama dan menampung semua keluhan,Di carikan solusinya secepatnya.FOKORGAKI akan saya ajak lari kencang,Dan itu akan saya buktikan."Tegasnya
[ads-post]
Di sisi lain Purwanto Jatibarang  pengaman Sidang Pemilihan ketua  DPD FOKORGAKI," Saya merasa bangga atas terpilih ketua Baru,dengan suasana nyaman.Penuh rasa memiliki dan terjalin rasa kebersamaan. Biarpun suasana awal sidang sangat riuh,Tapi setelah ketua sidang menjatuhkan ketukan ketua terpilih H Yudi Rustomo.Peserta semuanya nampak menerima dengan ketua Baru."katanya   
(Otong.S)

Indramayu-Aparatur Sipil Negara (ASN) harus selalu berpikiran terbuka, terus melakukan inovasi, menyederhanakan proses kerja, memanfaatkan kemajuan ilmu pengetahuan teknologi, serta berkolaborasi dengan pihak-pihak terkait. Hal tersebut ditegaskan Wakil Bupati Indramayu H. Supendi yang membacakan sambutan Presiden Republik Indonesia pada puncak peringatan HUT Ke-47 KORPRI Tahun 2018 tingkat Kabupaten Indramayu yang berlangsung di alun alun Indramayu,Kamis(29/11/2018).



Oleh karena itu, lanjut Supendi, kepada seluruh ASN di semua lapisan pemerintahan dan di semua sector untuk tidak terjebak dengan ego-sektoral, ego-organisasi, atau ego-programnya masing-masing. Semua permasalahan yang ada di masyarakat itu bersifat lintas sektoral bahkan juga lintas daerah. Dengan berkolaborasi serta pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi, pihaknya yakin para ASN  bisa mengaktualisasikan baktinya secara lebih baik kepada masyarakat, bangsa dan negara.


Selanjutnya, ASN  juga harus melakukan banyak penyesuaian untuk mengantisipasi perubahan zaman. Revolusi industri 4.0 telah membawa perubahan lanskap sosial, politik, ekonomi dan budaya di seluruh dunia. Perkembangan teknologi informasi, terutama pengkomputeran dan media sosial, memang memfasilitasi cara kerja birokrasi. Namun, teknologi tersebut juga memfasilitasi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan menuntut pelayanan yang lebih baik dari aparatur sipil negara.

 [asd-post]
Pemanfaatan teknologi oleh masyarakat dan juga dunia usaha untuk menyampaikan aspirasinya tersebut akan menjadi beban ASN jika tidak diikuti dengan perubahan kerja. Mau tidak mau, aparatur sipil negara harus melayani masyarakat dengan sungguh-sungguh, meningkatkan kualitas kerja dan tata kelola pemerintahan, serta menjaga akuntabilitas.


Mulai tahun 2019, pemerintah akan melakukan program besar-besaran untuk memperkuat sumber daya manusia untuk menghadapi tantangan zaman yang semakin berat. Kualitas SDM di pemerintahan dan swasta, SDM di semua sektor, SDM di semua lapisan pemerintahan serta kualitas SDM di usia dini dan remaja, harus ditingkatkan secara signifikan. SDM Indonesia harus mampu menghadapi dan memanfaatkan peluang dari dunia dan teknologi yang sedang berubah cepat.


“Dalam kaitan ini, saya minta kepada seluruh jaiaran ASN untuk segera memperkuat diri untuk menjadi agen transformasi penguatan SDM kita, menjadi agen transformasi dalam membangun talenta-talenta anak bangsa. Dengan peran aparatur sipil negara yang tersebar di seluruh pelosok nusantara, saya yakin transformasi kualitas SDM ini bisa dilakukan secara besar-besaran dan akan memberikan hasil yang positif bagi kemajuan bangsa,” tegas Supendi.


Sementara itu Ketua KORPRI Kabupaten Indramayu, Munjaki mengatakan berbagai kegiatan untuk memeriahkan kegiatan HUT KORPRI tahun 2018 ini telah dilaksanakan seperti halnya pemberian bantuan bagi warga yang kekurangan air bersih, pengiriman kontingan dalam POR PEMDA, ziarah rombongan, serta pemberian dana purna tugas bagi ASN yang memasuki usia pensiun. (Redaksi)

Indramayu- Pelaksanaan  kegiatan Rehabilitasi gedung kelas  sekolah SD Negeri karanggetas 1 desa Karanggetas kecamatan Bangodua Indramayu dengan sumber Anggaran dari APBN tahun 2018  Rp 585 591 000.-  mendapatkan respon sangat baik dari orang tua,pasalnya pelaksanaan kegiatan pekerjaan menggunakan Swakelola tidak di borongankan  oleh pihak ketiga.

Seperti di katakan oleh Samsudin (43) ,"Sekolah SD Negeri Karanggetas 1 adalah sekolah kebanggaan masyarakat,sebab sekolah ini sebagai saksi kemajuan Pendidikan dari mulai jaman sekolah Rakyat sampai sekarang. sudah banyak Tokoh Politik maupun pengusaha Nasional lahir menikmati Pendidikan di sekolah ini, adapun pelaksanaan pekerjaan Bangunan sekolah secara kasat mata, saya melihat pekerjaanya dilakukan sangat berhati hati dan sesuai dengan petunjuk ahli bangunan.ada Konsultan bangunan,begitu juga pekerjanya berasal dari Desa Karanggetas tentu ada tanggung jawab besar mengenai hasil pekerjaanya."terangnya
[ads-post]
Sementara Kepala Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Bangodua Dasmin memberikan komentar terkait dengan pelaksanaan pekerjaan Rehabilitasi gedung SD Negeri karanggetas 1 kami sangat berharap sekali pelaksanaan kegiatan pekerjaan  sesuai dengan konsep pembangunan maupun Rencana Anggaran Biaya (RAB) sebab gedung sekolah ini mempunyai Historis sangat besar, kalau kami lihat pelaksanaan kegiatan bangunan semua pekerja menggunakan masyarakat sekitar.artinya ada rasa tanggung jawab secara moral bila pekerjaanya asal asalan."Katanya

Di tempat terpisah Kepala Sekolah SD Negeri Karanggetas 1 Wasriah Spd Sd disela kesibukan mengajar,masih bisa menerima kunjungan media Online untuk berbagi cerita seputar pelaksanaan kegiatan bangunan Sekolah, " memang benar sekolah SD Negeri karanggetas 1 sedang dalam pelaksanaan kegiatan pembangunan,semuanya berjalan sesuai dengan konsep dan rencana kerja.kami pilih pekerja juga dari seputaran sekolah,biar ada rasa tanggung jawab serta memiliki Sekolah ini."Katanya.
  (Otong.S) 

BANDUNG - Langkah serius pemerintah kabupaten indramayu di bawah komando Wabup Supendi membawa indramayu terus menjadi lebih baik memperoleh lampu hijau. Pasalnya kemarin rombongan Wakil Bupati Indramayu yang bertemu di jakarta dengan Ridwan Kamil ( RK ) diberi Apresiasi dan siap didukung penuh berbagai programnya.

“Alhamdulillah kemarin kita bertemu dengan Pak Ridwan Kamil beliau selaku Gubernur Jabar sangat mengapresiasi serta memberi dukungan penuh program yang kita ajukan untuk pembangunan di Indramayu,” ucap Wabup Supendi

Wabup Supendi menambahkan, Adanya respon positif yang dilontarkan Gubernur Jabar ini tentunya menjadi spirit bagi pemda kabupaten indramayu sendiri untuk terus meningkatkan kemajuan daerah juga memiliki komitmen ikut andil memajukan pemerintah provinsi Jawa Barat.
[ads-post]
“Program yang kita(pemda indramayu,red) ajukan ini pun selain terus memajukan pemda indramayu sendiri, Kita memiliki berbagai potensi untuk mendukung penguatan pemprov jabar,” ungkap Pria berambut klimis ini.

Diluar itu, Kepala Bappeda Wawang Irawan yang dihubungi via telefon celuller menjabarkan terkait program pemda sendiri yang disinkronkan dengan pemprov jabar terdiri dari banyak hal mulai dari wisata, industri hingga infrastruktur.

"Destinasi wisata kita ajukan karangsong dan pulau biyawak, di industri kita akan ajukan pelabuhan pengumpul di losarang adapun infrastruktur kita fokus ke terowongan jembatan kereta untuk dilebarkan serta  pembangunan jembatan cangak yang menghubungkan kertasemaya-bangodua," ucap pria berambut putih ini

Diluar hal itu juga, pihaknya memfokuskan pembangunan akan taman terbuka hijau yang akan dibangun di bekas bangunan pasar jatibarang, hingga pemugaran asrama haji serta embarkasi keberangkatan dari bandara kertajati majalengka.

"Pembangunan lainnya yang kita fokuskan yakni taman terbuka hijau, pemugaran asrama haji dan bangunan embarkasi," ungkap mantan kadisnakertrans ini

Pensinkronan program gubernur jabar juga kita kuatkan mulai dari kreatif centre yang akan kita rencanakan dibangun di islamic centre hingga command centre untuk pengawasan kinerja para kepala dinas di sekitar ruangan bupati.

"Kreatif Centre kita sudah sediakan space di Islamic Centre Belakang Masjid Islamic Centre dan Command Centre di dekat ruang kinerja bupati? " imbuh Wawang.
(Redaksi)

Indramayu- Keberadaan Pos Gatur Lantas yang berdiri megah di tengah jalan mayor sangun Jatibarang Indramayu,Di pertanyakan sejumlah kalangan.pasalnya bangunan Pos Polisi siaga atur lalu lintas tidak bermanfaat lagi keberadaan,Pos tersebut sering dijadikan gudang penyimpanan barang pedagang.Di sampingi itu Lokasi Pos Gatur ini sudah tidak layak lagi,Sebab pasar daerah sudah di Relokasi pindah ketempat baru desa bulak.

Seperti di katakan salah satu pengendara motor Firman asal desa Pilangsari kecamatan Jatibarang,"sebenarnya manfaat Pos Gatur Jatibarang memang dirasakan sekali fungsinya,Satu diantaranya bisa mengurai kemacetan parah menuju ke arah pasar.Begitu pula berhentinya Bus Kopayu yang sering mangkal,Menaikkan dan menurunkan penumpang di bibir masuk kearah pasar.
[ads-post]
"kalau tidak ada Polisi yang mengatur akan semakin semrawut macet parah, Dengan penertiban dan Relokasi Pasar Daerah pindah ke lokasi baru Desa Bulak.sangat tampak sekali Pos Polisi Gatur Lantas bangunannya menjorok ketengah jalan.Untuk itu kami sangat berharap sekali bangunan Pos Polisi  Gatur Lantas segera ditertibkan,mengingat pengendara kendaraan bila masuk ke jalan mayor sangun pandangannya tertutup oleh bangunan itu."Terangnya

Hal senada juga disampaikan tokoh masyarakat Jatibarang H Munadi (56) ,"Keberadaan Pos Polisi Gatur lantas Jatibarang dirasakan sekali manfaatnya,Bisa mengatur lalulintas.Kemacetan parah juga bisa terurai dengan baik,Namun sebelum adanya Relokasi pasar,manfaat Pos Polisi Gatur Lantas sangat terasa sekali.Justru sekarang malah bikin tidak nyaman pengendara bila mau berbelok arah masuk ke jalan mayor sangun,Sebab pandangan matanya tidak bebas terhalang bangunan yang menjorok ketengah jalan."Jelasnya

Sementara itu Ketua LSM Lembaga investigasi Negara Supa mengatakan."Bangunan Pos Polisi Gatur Lantas Jatibarang sudah semestinya di bongkar,Karena keberadaan bangunan tersebut sangat terlihat sekali menjorok ketengah jalan.Hal ini sangat bertolak belakang dengan Undang undang lalu Lintas." tegasnya
(Otong.s)

Indramayu- Kiprah di panggung Politik sudah menjadi bagian dalam kehidupanya,semua orang berpolitik artinya hidup tidak  mungkin berwarna bila aktivitas kita tidak di campuri dengan langkah Politik,Terjun di panggung Politik bagi sosok yang satu ini bisa di katakan biasa.

Contoh saat  pemilihan kuwu tingkat Desa biarpun kalah,tapi mental baja dan kemauan keras melangkah kembali mencalonkan  wakil rakyat DPRD II Indramayu  Daerah pemilihan 3(Kecamatan Sliyeg, Kecamatan Jatibarang, kecamatan Widasari, kecamatan Bangodua,  dan Kecamatan Tukdana) dari Partai Kebangkitan Bangsa  (PKB) No 7  H Darsono Sumantri.Ada Motivasi kuat yang mendorong untuk maju kembali,Untukmenjadi wakil rakyat.

Di antaranya kesenjangan ekonomi antara si kaya dan si miskin sangat  jauh berbeda,mendorong untuk memperjuangkan agar tatanan seperti ini harus dirubah.Masyarakat berpenghasilan Rendah didorong untuk maju bersama serta pemerataan dalam mendapatkan layanan Pemerintah .
[ads-post]
Disela sela kesibukanya sebagai calon wakil rakyat H Darsono Sumantri mengajak  rekan media berfikir cerdas,Dari hasil percakapan menguraikan,"peran pemerintah pusat.haruslah sinkron dengan pemerintah terkecil yaitu Desa,Kita harus perjuangankan.Terkait dengan data kemiskinan,harusnya pemerintah pusat melalui Kantor Badan Statistik mengajak turun langsung ke setiap RT.baru di ketemukan data kemiskinan sebenarnya,Dan  menjadi acuan dalam menentukan bantuan pada masyarakat berpenghasilan rendah.

Masih menurut H Darsono ,"di Era Milenial anak muda itu adalah generasi penerus bangsa,harus berperan aktif,Mulai di asah untuk melangkah maju bersama kami.Sebagai calon wakil Rakyat tak akan pernah berhenti mengasah generasi muda,Agar peran anak muda bersinar.kami ajak anak muda Milenial untuk bersama kami,dan mendukung mendorong  H Darsono Sumantri No 7 partai  Kebangkitan Bangsa ,Dapil 3 jadi wakil Rakyat.Dan kami memiliki harapan.ke depannya Indramayu Remaja akan lebih baik lagi dari sekarang,dan pelayanan kepada masyarakat tidak harus berbeda,"ucapnya
(Otong.S)

Indramayu- Bertempat di Aula Bappeda kabupaten Indramayu berlangsung pertemuan antara masyarakat penyangga pinggiran hutan  yang tergabung didalam tim Advokasi 10 000 masyarakat paguyuban Dharma Ayu (PDA) dan Forum Komunikasi Masyarakat Indramayu Selatan (F Kamis),Atas permasalahan HGU No 2 a.n PT PG Rajawali II seluas kurang lebih 6.250 Ha  dengan jajaran direksi PT PG Rajawali.

Tampak hadir Wakil Bupati Indramayu Supendi,Ketua Bappeda Maman Kostaman,Irjen Pol Widiyanto dari ketua Saber Pungli Mabes Polri,Jajaran direksi BUMN  PG Rajawali,dan sejumlah pejabat lainya,suasana pertemuan mendadak memanas.Karena masyarakat sudah semakin tak sabar menunggu jawaban dari pejabat terkait.

Dalam penyampaian dan usulan dari perwakilan F Kamis,masyarakat penyangga hutan,Dan mantan Kuwu Desa Amis Kecamatan Cikedung Taryadi,dengan lantang menyuarakan bahwa masyarakat penyangga kawasan hutan tidak mau disebut penyerobot lahan kawasan hutan.

Taryadi selaku pendiri F-KAMIS Pada saat mendapatkan kesempatan untuk menyampaikan aspirasinya di aula Bappeda,"sebab sejak jaman kakek buyut saya,sudah ratusan tahun ikut menjaga  kawasan hutan.dan menjaga kelestarian kawasan hutan  itu bukan hanya omong saja,bisa dibuktikan dengan data serta Bukti.jadi kalau masyarakat pinggiran kawasan hutan,jelas kami ulangi.tidak mau tak terima dikatakan penyerobot lahan kawasan hutan."ucapnya di sambut gemuruh tepuk tangan dari masyarakat.
[ads-post]
Masih pada tempat yang sama Taryadi melanjutkan,"kami tidak akan pernah cape untuk memperjuangkan lahan seluas kurang lebih 6,250 Ha ditanami pohon tebu,kalau pemerintah mau mengembalikan. membikin kawasan hutan,dengan senang hati  masyarakat penyangga hutan akan dengan sadar turut membantu menjaga kawasan hutan dan melindungi ekosistem di dalamnya."

Sementara itu Coki TN.Sinambela ,SH MM dan H.Y.Husen Ibrahim, SH Advokat dan Kuasa  hukum Paguyuban Dharma Ayu dan F Kamis menguraikan Kronologis singkat tentang perseteruan antara PG Rajawali dengan masyarakat penyangga,"Perlu di garis bawahi PG Rajawali telah ingkar janji,wanprestasi atas perjanjian yang telah di buat untuk merealisasikan tanah pengganti.Sesuai waktu yang telah ditentukan,Yaitu terakhir pada tanggal 30 Desember 2014.dengan ingkar janji tentu hal ini memicu kemarahan masyarakat penyangga kawasan hutan, kami sebagai pengacara tentu meminta perlindungan hukum dan keadilan.untuk dapat memberikan perlindungan hukum terhadap masyarakat Indramayu yang tinggal di desa desa sekitar perkebunan tebu.untuk dapat bertani dan berkebun seperti semula sebagai masyarakat penyangga perkebunan."Terangnya

Di sisi lain Irjen Pol  Widiyanto Tim saber Pungli dari Mabes POLRI setelah mendengarkan keluhan masyarakat dan jawaban pejabat menguraikan permasalahan,semua yang bermasalah dituntut kesabaran untuk mencari solusinya.agar semua permasalahan bisa di atasi sebaik mungkin,dari respon kedua belah pihak.dari PG Rajawali tidak tinggal diam mencari lahan pengganti,sedang masyarakat penyangga hutan juga mendesak penjelasan kawasan hutan.
(Otong.S)

Indramayu-Seorang oknum kontraktor di Kabupaten indramayu mengancam konsultan yang tengah bekerja di proyek embung temiyang sari, Kecamatan Kroya, beberapa waktu lalu. Ancaman menggunakan senjata api ini diduga dilakukan untuk menakut nakuti aktivitas konsultan tersebut.
Ilustrasi

Ancaman yang dilakukan oleh oknum kontraktor yakni dengan mengeluarkan senjata api dan menembakan ke tanah terhadap konsultan yang tengah bekerja melakukan pendampingan proyek embung di Temiyang Sari.
[ads-post]
“Suara letusan senjata api itu terdengar oleh pekerja yang ada disekitar proyek, ” jelas sejumlah pekerja yg ditemui media.

Menurut para pekerja, tindakan arogan oknum kontraktor ini membuat konsultan dan salah seorang ASN dari Dinas PUPR Kabupaten Indramayu ketakutan. Para pekerja sendiri tidak mengetahui persoalan apa sehingga senjata api tersebut meletus.

“Bener pak saya yang disini aja ketakutan. Soalnya senjata api yang dipake. Tidak tau ada masalah apa antara konsultan dengan kontraktor tersebut, ” ujar para pekerja yang mewanti wanti media agar tidak mencantumkan jatidirinya.

Kabar adanya tindakan arogan dari oknum kontraktor di kabupaten Indramayu santer terdengar hingga ke Dinas PUPR setempat. Kepala Dinas PUPR Kabupaten Indramayu Omarsyah sangat menyayangkan adanya aksi letusan senjata api dalam proyek embung di Temiyang Sari.

“Pegawai saya melaporkan adanya insiden ancaman menggunakan senjata api. Laporannyapun terlambat. Ini yang sangat kami sayangkan, ” kata Omarsyah.

Omarsyah telah menerima laporan secara rinci terkait letusan senjata api di proyek embung Temiyang Sari, baik dari pegawainya maupun konsultan proyek. Pihaknya meminta kepada seluruh pegawai di lapangan untuk tidak takut dengan segala bentuk ancaman.

“Jangan takut dengan ancaman pistol sekalipun. Yang penting kita bekerja sesuai aturan. Pihaknya sangat menyayangkan peristiwa ini. Dan ini kejadian yang pertama kali terjadi di Indramayu dalam proyek insfrastfuktur. Amat sangat memalukan,” tegas Omarsyah yang juga ketua Perbakin Kabupaten Indramayu ini.

Keprihatinan senada juga disampaikan oleh ketua Gapensi kabupaten Indramayu, Muyadi Cahya. Didampingi Sekretaris Gapensi, H. Sugino, Mulyadi menilai aksi arogan dari seorang kontraktor ini dapat mencoreng dunia jasa konstruksi di kabupaten Indramayu.

“Sangat mencoreng dunia konstruksi di Indramayu. Image orang diluaran dengan peristiwa ini sangat tidak kondusif. Dan dapat berpikir ulang untuk menanamkan modal investasinya di Indramayu, ” jelas Mulyadi Cahya.

Sebagai ketua asosiasi jasa konstruksi, Mulyadi meminta pemerintah dalam hal ini Dinas PUPR untuk lebih selektif karena apabila hal tersebut dibiarkan akan sangat berdampak bagi iklim konstruksi di daerah.

Di tempat yang berbeda Agus suherman selaku penggiat Anti Korupsi dan sebagai Ketua Ketua DPC Komunitas Pemantau Korupsi(KPK) Nusantara Kabupaten Indramayu mengecam keras atas aksi coboy oknum kontraktor embung temiyang sari,"Sudah seharusnya aparat penegak hukum harus cepat bertindak,karena sikap perilaku oknum pemborong seperti ini,harus cepat di tindak lanjuti.jangan sampai menular ke kontraktor yang lain dan dapat berdampak ke iklim usaha yang negatif di Kabupaten indramayu.Dan harus di perjelas pokok permasalahannya,jangan sampai masyarakat membuat opini sendiri karena sikap dari pelaku sudah sangat keterlaluan,dan apa motif di balik ini semua.Saya selaku Ketua DPC KPK Nusantara Kabupaten Indramayu sangat mengecam dan menyayangkan aksi oknum pemborong tersebut."Tegasnya
(Redaksi)

November 18, 2018
Indramayu - Musim penghujan mulai membasahi kawasan Pantura Jawa Barat. Masyarakat sekitar diminta untuk berhati-hati dan mengantisipasi bencana akibat hujan.
Ilustrasi
Sejumlah titik di Kabupaten Indramayu Jawa Barat masih teridentifikasi rawan bencana banjir. Terutama di sepanjang aliran sungai Cimanuk Cisanggarung.

Sedikitnya tujuh tanggul di Kabupaten Indramayu rawan banjir. Secara umum, Jawa Barat rentan bencana hidrologis.

Kepala Badan Penanganan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu Edi Kusdiana mengungkapkan, dalam sebuah rapat koordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk Cisanggarung, diketahui setidaknya 52 titik tanggul di sepanjang aliran Sungai Cimanuk yang kritis. Dari 52 titik tersebut, tujuh titik kritis di antaranya berada di wilayah Kabupaten Indramayu.

"Tujuh titik tanggul yang kritis itu berada di sepanjang aliran Sungai Bangkir sampai Waledan," ungkap Edi, Minggu 18/11/2018).

Ketujuh titik tanggul yang kritis itu hingga kini memperoleh atensi ekstra mengingat berpotensi sebabkan banjir. Untuk memastikannya, BPBD Indramayu bersama instansi terkait lain akan menyusuri sungai tersebut.

"Setelahnya, barulah akan dilakukan langkah-langkah antisipasi," kata Edi.

Dalam sebuah kesempatan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan, sebagaimana sejarahnya, sekitar 60% bencana hidrologis di Indonesia terjadi di Jabar. Karena itu, tak mengherankan bila provinsi yang dipimpinnya kerapkali banjir.

"Apalagi dengan manusia (jumlah warga) yang sekarang hampir 50 juta jiwa, tentu menambah (potensi banjir)," paparnya saat di Cirebon.
[ads-post]
Pihaknya mengimbau warga berhati-hati kala melalui jalan lintas provinsi selama musim penghujan seperti sekarang. Dalam sepekan terakhir, tercatat sedikitnya terjadi empat kali longsor di wilayah Jabar.

Namun, dia meyakinkan, pihaknya sendiri telah memiliki SOP sehingga dalam 1 X 24  jam suatu kejadian ditangani. Hanya, terkait banjir, dia berjanji akan merapatkannya dalam waktu dekat.

"Masalah sungai merupakan lintas wilayah, sehingga tk bisa diselesaikan di level wali kota atau bupati. Kami di tingkat pemprov akan segera merapatkannya," tegas dia.

BMKG Stasiun Jatiwangi, Kabupaten Majalengka, sempat mengingatkan potensi hujan lebat dan angin kencang di Wilayah Cirebon berdampak banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin puting beliung, angin kencang, hingga pohon tumbang dan jalan licin. Masyarakat pun diimbau mewaspadai dampak yang dapat ditimbulkan tersebut.

Imbauan Ridwan Kamil.

Sementara itu Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengungkapkan, berdasarkan catatan sejarah, 60 persen bencana hidrologis Indonesia terjadi di Jawa Barat.

Oleh karena itu, ada atau tidak adanya manusia di Jawa Barat, provinsi terpata pendudukanya itu selalu dilanda bencana hidrologis.

"Apalagi dengan manusia yang sekarang jumlahnya hampir 50 juta jiwa, tentu menambah potensi banjir," kata pria Ridwan Kamil saat berkunjung ke Kota Cirebon, Rabu (14/11/2018).

Ridwan Kamil mengimbau warga untuk berhati-hati saat melewati jalan lintas provinsi di musim penghujan seperti sekarang. Dalam sepekan terakhir ini, tercatat sudah terjadi empat kali longsor.

"Tapi kami sudah punya SOP, sehingga 1 X 24 jam itu sudah beres," tegas Emil.

Untuk bencana banjir, dalam waktu dekat akan segera dirapatkan. Menurut dia, sungai di Jawa Barat merupakan lintas wilayah sehingga tidak bisa diselesaikan di level walikota atau bupati saja.

"Harus ada koordinasi di semua tingkatan untuk mengantisipasi banjir," kata dia. (Red)

Indramayu-Bertempat di aula balai Desa Jatibarang Kecamatan Jatibarang Kabupaten Indramayu komunitas Wanita sehat menggelar senam sehat,Dalam rangka turut merayakan Hari kesehatan Nasional yang ke 54.

Dengan acara menggelar senam sehat bersama semua komponen.sangat meriah dan terasa sangat istimewa ,tampak komunitas wanita sehat Jatibarang asyik menggerakkan badannya meliuk sesuaikan dengan hentakan lagu pengiring.

Ketua PKK Desa Jatibarang meimi R Mownik menyambut baik antusias wanita sehat turut berpartisipasi aktif memperingati   Hari Kesehatan nasional ke 54 sangat jelas rakyat sehat Desa kuat Negara Hebat .

Sementara itu Fatma Dasuki selaku ketua komunitas wanita  gerakan senam sehat,Dii sela sela acara mengutarakan kepada rekan media,


"sebenarnya untuk sehat bersama sangatlah murah, mudah dan gampang hanya faktor malas,sibuk kerja,mengurus rumah tangga.kuncinya singkirkan dahulu rutinitas seperti ltu,mari senam sehat hanya butuh waktu 15 menit.lalu tinggalkan,kembali jalankan rutinitas.kalau sudah sakit terasa sekali sehat itu mahal,untuk itu mari bergabung dengan komunitas wanita sehat Jatibarang."Jelasnya.
[ads-post]

Di tempat terpisah ketua PKK kecamatan Jatibarang Bu Indra menyambut baik komunitas wanita sehat desa Jatibarang yang turut serta memeriahkan Hari Kesehatan Nasional,Dengan menggelar senam sehat di aula balai desa Jatibarang"  Tentu dengan senam sehat masyarakat,khususnya wanita bisa berperilaku hidup sehat sesuai dengan konsep kerja Kuwu desa Jatibarang Agus Darmawan.mengajak hidup bersih dan sehat." Tuturnya
 ( otong.s )

Indramayu- Relokasi Pasar Daerah Jatibarang dari pasar lama ketempat yang baru Desa Bulak,masih menyimpan permasalahan.mulai pemasangan listrik untuk pedagang,sampai dengan retribusi parkir dengan menggunakan E parkir.semuanya menjadi bahan omongan di tengah masyarakat,pasalnya kepuasan pedagang dan pembeli merasakan ada beban biaya tambahan untuk parkir kendaraanya sebesar Rp 3.000.

Ketika permasalahan ini Di Konfirmasikan langsung dengan kepala  Disperindag Kabupaten Indramayu Trisna Hendarin diruang kerjanya,dengan penuh kesabaran menjawab semua pertanyaan yang di ajukan awak media " persoalan listrik dan biaya parkir kendaraan semuanya sudah dipikirkan secara matang,baik buruknya sudah dikaji.memang hal parkir menggunakan elektronik masih baru,dan Pasar Daerah Jatibarang menjadi awal perencanaan.tentu kalau berhasil,semua pasar Daerah yang ada di Indramayu menggunakan E parkir,harapan kami jelas kedisiplinan masyarakat dan kebiasaan harus di jalankan.agar semua kemajuan untuk masyarakat itu sendiri dengan Retribusi parkir naik,Akan berdampak penerimaan Pendapatan Asli Daerah secara otomatis,akan menerima kenaikan juga.

Adapun mengenai pemasangan listrik PLN kami tidak menemukan permasalahan yang berarti,artinya dari pemutusan boks listrik sampai mendekati ketitik pemasangan instalasi berjalan apa adanya,tidak terlihat rekayasa pemasangan.maupun segala terkait permasalahan mengenai biaya yang dibebankan pedagang,hal itu wajar karena untuk kepentingan pedagang itu juga.
[ads-post]
Masih menurut Trisna bagaimana sulitnya pedagang malam di jalan mayor sangun Jatibarang sebelum Pasar Daerah Jatibarang jadi,dan sudah diresmikan oleh Bupati Indramayu.untuk mengajak pindah ke lokasi pasar baru," jauh hari kami menggaungkan serta sosialisasi tanpa henti,pada saatnya pedagang itu sendiri membongkar lapaknya.Penertiban pedagang juga tidak menemukan kendala berarti,justru kami terbantu dengan penuh kesadaran lapak pedagang di bongkar sendiri oleh pemiliknya.semuanya bersinergi Muspika kecamatan Jatibarang juga tampak terlihat turun langsung menertibkan ".Jelasnya

Sementara itu Ketua LSM Peduli Aspirasi rakyat Dartim memberi Apresiasi atas penertiban pedagang yang berjalan kondusif,"sebab biasanya penertiban pedagang akan diwarnai dengan adu mulut,disini sangat terlihat secara nyata.semuanya bertanggung jawab dan pedagang juga menyadari atas kesalahan tempat berjualan di bahu jalan,makanya penertiban berjalan damai."Tegasnya
(Otong.S)

Bupati Indramayu Hj. Anna Sophana.
Bupati Indramayu Anna Sophana akan menemui Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo untuk menjelaskan soal pengunduran dirinya.

Kepala Pusat Penerangan Kemendagri Bahtiar mengatakan pertemuan akan berlangsung secara tertutup di kantor Kemendagri, Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (13/11) siang.

"Sowan pada menteri menjelaskan hal ihwal apa sih yang menyebabkan beliau berhenti," kata Bahtiar saat dihubungi.

Pengunduran diri Anna dari jabatannya menjadi sorotan sepekan terakhir. Pasalnya, keputusan Anna mengundurkan diri terkesan mendadak.

Alasan Anna mengundurkan diri disebut-sebut tidak terkait dengan urusan kedinasan. Tetapi ia mempertimbangkan faktor mengurus keluarga.

Kemendagri telah mengirimkan utusan ke Indramayu untuk memastikan alasan Anna mundur dari jabatan Bupati yang sedianya diemban hingga 2021.
[ads-post]
Surat pengunduran diri Anna telah disampaikan kepada Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil, dan diteruskan kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). DPRD juga telah menggelar rapat paripurna terkait pengunduran diri tersebut.

Bahtiar mengatakan sebagai pembina kepala daerah, Mendagri perlu mengetahui alasan Anna mengundurkan diri. Hal ini juga sebagai kajian Kemendagri ke depannya. Karena itu, kata Bahtiar, Tjahjo meminta Anna datang ke kantor Kemendagri di Jakarta hari ini.

"Sebagai menteri patut dan wajar kalau ingin mengetahui alasan pengunduran dirinya, apa sih. Supaya jadi bahan kajian kami juga karena ini kan fenomena baru, kepala daerah mengundurkan diri. Biasanya diberhentikan karena terlibat kasus atau meninggal dunia," kata Bahtiar.

Anna Sophanah merupakan petahana dalam pemilihan Bupati Indramayu pada 2015. Kala pemilihan, ia berpasangan dengan Supendi. Keduanya ditetapkan KPU Indramayu sebagai bupati-wakil bupati periode 2016-2021 pada 23 Januari 2016.

Sebelum menjabat kepala daerah di wilayah Pantura tersebut, Anna merupakan anggota DPRD Kabupaten Indramayu periode 2009-2014 dari fraksi Golkar. Jabatan Anna di posisi kepala daerah itu menggantikan suaminya, Irianto MS Syafiuddin alias Yance, yang menjadi bupati Indramayu sebelumnya.

Indramayu- Pelaksanaan pembangunan rumah tidak layak huni milik Tarmi blok Karanganyar RW 02 /RT 17 Jatibarang,Kabupaten Indramayu mendapat respon baik  dari warga setempat.pasalnya warga menilai pembangunan rumah ini sudah tidak bisa di tunda lagi atau menunggu  pembangunan dari pemerintah.

Di samping tanahnya bermasalah,juga peruntukan pembangunan dana Rutilahu harus memenuhi  syarat dan ketentuan,akhirnya Kuwu  dan RW 02 beserta masyarakat sekitar mengambil jalan tengah.membangun dengan swadaya murni,bentuk kepedulian masyarakat sekitar,disertai ajakan Kuwu untuk membantu warga yang masih memiliki rumah yang sudah tidak layak di tempati atau kondisi rumah sudah rusak parah.

Berbagai elemen masyarakat Jatibarang akhirnya peduli untuk membantu,dengan cara gotong royong.ada yang bantu semen,kayu,pasir,bata,begitu juga  KORAMIL Jatibarang yang di pimpin komandanya.Terjun langsung  turut larut dalam pembuatan dan membangun rumah jompo dan anak yatim, yang  kondisi  rumahnya sudah sangat parah  dan tidak bisa ditempati.

Begitu juga dengan warga sekitar, semuanya sangat peduli tergerak aktif bersama sama membangun.tentu hal ini tidak terlepas peran Kuwu," kalau Kuwunya masa bodoh,sampai kapanpun tidak akan adanya perubahan.saya secara pribadi sebagai RW 02 memberikan Apresiasi atas langkah kerja nyata dengan pembuktian bukan hanya ucap dan janji janji." Ujar Taufik
[ads-post]
Hal yang sama juga disampaikan jimong pemuda tanggung warga sekitar menilai,"sejak dulu sepeninggalnya elang,kondisi Rumah ini sangat tidak terurus.padahal sepengetahuan saya almarhum elang bekerja di Desa,tapi kenapa Kuwu terdahulu tidak ada yang peduli.

Minimal memperbaiki rumah,itu malah dibiarkan begitu saja.tanpa ada Rembugan dengan warga,bagaimana mana caranya bisa diperbaiki rumah milik Almarhum elang Tarmi.Justru Kuwu baru Agus Darmawan sangatlah peduli,dibuktikan dengan kerja nyata dan menggerakkan warga sekitar untuk berpartisipasi aktif membantu ikut membangun rumah tidak layak huni milik Tarmi janda tua (68)."Terangnya

Sementara itu ketua LSM peduli Aspirasi Rakyat Dartim Fikri memberikan semangat kepada Kuwu baru,agar apa yang menjadi target pembangunan Rumah Tidak layak huni tercapai.begitu pula pelaksanaan pembangunan Rumah masyarakat berpenghasilan Rendah yang tidak masuk kriteria Rutilahu agar terbantu secara maksimal,sebab persoalan seperti ini banyak ditemukan pada Desa. selain desa Jatibarang tapi semuanya jatuh pada Kuwu itu sendiri,sedang Kuwu Desa Jatibarang sangat peduli akan hal seperti ini dengan swadaya murni masyarakat.makanya terwujudlah pembangunan rumah sangat tidak layak menjadi layak huni" .Tuturnya
(Otong.S)

Indramayu- Penertiban pedagang lemprakan di jalan Mayor Dasuki Kecamatan Jatibarang Kabupaten Indramayu,tidak menemui kendala yang berarti.sebab jauh hari rencana penertiban dan Relokasi pedagang sudah di siapkan.untuk penempatan,tertibnya pembongkaran lapak pedagang menjadi tolak ukur.

kenapa pedagang tidak mengadakan perlawanan,ini disebabkan sebelum penertiban, sosialisasi dari kepala Pasar sering di lakukan  untuk segera menempati lokasi ke pasar baru Bulak.karena sering  di sosialisasikan pedagang tidak kaget dengan batas waktu pengosongan lampak jualan,apalagi saat penertiban semua unsur Muspika berada di lokasi penertiban.hasilnya kesadaran para pedagang membongkar lapaknya sendiri bahkan turut serta membantu pembongkaran.

Seperti dikatakan pedagang emas cinta damai Sulton (54),"saya sudah merasakan sendiri selama 15 tahun tak ada pembeli maupun menjual emas,usaha saya hidup segan mati tak mau.semuanya jatuh pada titik nol,salah satu penyebab tidak lakunya toko saya,Karena tertutup oleh lapak Pedagang yang menutupi toko tempat saya berjualan.

Tentu kami sangat mendukung sekali  penertiban semua pedagang jalan Mayor Dasuki,bangun harapan saya.kembalikan fungsi jalan utama ini,akses jalan menuju stasiun kereta Api Jatibarang bisa langsung.tidak harus memutar dulu,kemacetan juga saya jamin bisa terurai."ungkapnya

Senada juga disampaikan warga RW 05 Jatibarang Karto (48),"jelas kami sangat berharap dan mendukung sekali adanya penertiban pedagang lemprakan  Jatibarang,memang kota saya  sudah tidak layak adanya pedagang lemprakan.Jatibarang terkesan kumuh,  dengan adanya perubahan,luruskan niat.Jatibarang akan jauh berbeda dengan sebelumnya,kami sangat berharap sekali.kembalikan kejayaan Jatibarang seperti dulu,biarpun pasar Daerah berpindah tapi Jatibarang masih banyak sekali potensi kearah kemajuan."tegasnya

Sementara itu mewakili MUSPIKA kepala Pasar Daerah Jatibarang Caswanto menjelaskan dengan gamblang,"tentunya sebelum diadakan penertiban pedagang lemprakan,jauh hari  kami berikan masukan dan sosialisasi mengenai Relokasi pedagang.serta penempatan.makanya penertiban ini berjalan sangat tertib bahkan kami juga dibantu oleh pedagang itu sendiri untuk membongkar tempatnya."terangnya
(Otong.S)

Indramayu - Nasib nahas dialami oleh Teja Sudrajat (19), warga Desa Jengkok, Kecamatan Kertasmaya, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.
Pelaku yang meneriaki Teja hingga diamuk massa
Lantaran diteriaki maling, Teja tewas akibat diamuk massa, Padahal, Teja tak melakukan pencurian, hanya terlibat cekcok dengan salah seorang pelaku, SND (52), warga Desa Jayalaksana, Kecamatan Kedokanbunder, Kabupaten Indramayu

Kapolres Indramayu AKBP Yoris Maulana mengatakan peristiwa penganiayaan hingga menwaskan Teja itu terjadi sekitar pukul 17.00 WIB pada Selasa (6/11/2018) lalu di Blok Kitana, Desa Jayalaksana, Kecamatan Kedokanbunder.

Awalnya Teja berboncengan dengan temannya Ahmad Yani (25) warga Kecamatan Kaliwedi, Kabupaten Cirebon, melintas di lokasi kejadian.

Teja dan Ahmad berboncengan menggunakan motor jenis matic bernomor polisi E 4175 QP. Kedua korban itu sempat menemui pelaku. Korban dan pelaku pun sempat berbincang-bincang. Namun, lanjut Yoris, di tengah perbincanganAhmad Yani terlibat cekcok dengan SND, yang bekerja sebagai petani.

"Korban dan tersangka ini sempat berbincang-bincang saat bertemu. Kemudian, terjadi kesalahpahaman. Ahmad Yani dan SND sempat saling pukul," ucap Yoris dalam keterangan yang diterima detikcom, Jumat (9/11/2018). 

Saat terjadi cekcok, lanjut Yoris, pelaku sempat berteriak maling. Teriakan pelaku pun mencuri perhatian warga sekitar. Hingga akhirnya warga berbondong-bondong datang dan menganiaya korban. 
[ads-post]
"Warga berdatangan tanpa mengetahui duduk permasalahannya secara jelas, kemudian langsung melakukan kekerasan terhadap dua korban itu," ucap Yoris.

Akibat kejadian itu, Teja meninggal dunia. Sedangkan Ahmad Yani hanya mengalami luka-luka. 

Dari hasil pemeriksaan, dikatakan Yoris, tersangka sempat memukul lengan Ahmad Yani menggunakan kayu yang panjang sekitar 1,5 meter. Tak hanya SND, dikatakan Yoris, ada tersangka lain dalam kasus tersebut. Polisi mengaku telah mengantongi identitas tersangka yang saat ini masih dalam pengejaran.

"SND ditetapkan tersangka. Kemudian satu tersangka lainnya masih dalam pengejaran, tersangka ini memukul bagian belakang korban saat lari menuju temannya," ucap Yoris. 

Yoris menyebutkan tersangka dijerat pasal 170 ayat 1 dan 2 dan atu pasal 351 ayat 2 dan 3 tentang kekerasan dan penganiayaan dengan ancaman kurungan penjara paling lama 12 tahun. 

Pedagang malam di pasar Jatibarang Indramayu  yang masih nempel di bahu jalan sekarang mulai ditertibkan tanpa menemui kesulitan.
Salah satu pedagang buah mangga du pasar jatibarang. Foto by Otong S
Polisi pamong praja mengajak agar para pedagang malam baik yang lesehan maupun yang nempel di bahu jalan segera mengisi pasar baru Bulak,  dengan kesadaran tinggi setelah diumumkan langsung membongkar lapak dagangannya sangat  tertib, nampak terlihat juga pedagang yang masih belum mau tempatnya di bongkar sama sekali bahkan pedagang buah mangga  rujakan dan Pedagang daun pisang hanya bisa menatap sedih terisak tangis. "Lalu saya jualannya kemana lagi, sedang disini kami sudah merasakan kenyamanan bisa membantu memperbaiki Perekonomian keluarga." Keluh salah satu pedagang tersebut. Jum'at 9/10/2019.
[ads-post]
Di tempat yang sama, pedagang buah mangga rujakan Saminah (60) masyarakat desa Jatibarang baru sambil menatap tetangga sebelahnya yang sedang di bongkar lapaknya menceritakan sebagai pedagang buah mangga rujakan sudah terbiasa dengan lesehan seperti ini. "Hasil dari jualan juga kami hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan jajan cucu, supaya jangan menangis tak terpikirkan untuk bisa membeli lainnya" Ucap saminah sambil mengusap air matanya.
Saminah menambahkan jualan seperti ini dan menempati tempat lesehan sudah hampir 7 tahun, tak ada yang menggangu apa lagi mengusik, "Tiba-tiba sekarang disuruh pindah ke pasar baru Bulak jadi pemikiran pedagang seperti kami masih bisakah nempel untuk jualan." Imbuhnya.
Pebampakan pasar jatibarang / Foto by Otong S
Senada juga disampaikan Kartimah asal Desa pawidean kecamatan Jatibarang, pedagang daun pisang mengatakan sebagai pedagang dirinya mengaku mematuhi semua anjuran Ikatan Pedagang Pasar (IPP). "Kami sangat berharap sekali kepindahan ke pasar baru Bulak bisa memberikan kami tempat jualan lagi biarpun tempat jualan kami masih nempel kepada pedagang lain yang punya tempat, sebab kami hanya pedagang kecil untuk melayani pedagang rumahan yang jualan lontong lepet dan lotek." Harapnya.

Sementara itu perwakilan IPP Dul  dengan sangat lugas penuh pertimbangan menjelaskan Semua pedagang akan ditampung tapi dengan ketentuan pedagang lama menjadi Prioritas apa itu pedagang kecil lesehan seperti pedagang daun pisang, pedagang, buah mangga rujakan sampai pedagang grabadan akan ditampung, "Kalau semua pedagang sudah bisa jualan dan yang belum tercatat lagi kami pikirkan untuk bisa berjualan, mari kita tengok jangan sekali lagi apakah pantas jalan mayor sangun Jatibarang penuh sesak pedagang, untuk masuk Stasiun kereta saja kendaraan harus memutar tapi kalau keberadaan jalan mayor sangun bersih dari pedagang rasanya nyaman, tamu dari luar daerah juga akan menilai Jatibarang sekarang sudah tertib". Katanya.

Pena  : Otong.S
Editor: AP

Indramayu-Rabu(07/11/2018) hari bersejarah Kabupaten Indramayu,Pada  hari ini para awak media dan masyarakat menunggu  hasil rapat paripurna perihal surat penguduran diri Hj.Anna Shopana Bupati Indramayu yang mengajukan surat pengunduran diri.

Suasandi gedung Dewan tidak seperti biasanya,lahan parkirpun penuh sesak kendaraan tamu undangan dan awak media yang antusias untuk mengetahui hasil keputusan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah(DPRD)Kabupaten Indramayu.

Saat ini di gedung DPRD Kabupaten Indramayu,Sedang berjalan rapat paripurna DPRD Kabupaten Indramayu dalam rangka,"Penyampaian Pengumuman Pengunduran Diri Bupati Indramayu Masa Jabatan Tahun 2016-2021,Dan Persetujuan DPRD Kabupaten Indtamayu."
(Redaksi)

November 06, 2018
Bandung - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan telah menerima surat pengunduran diri Bupati Indramayu Anna Sophanah.
Hj. Anna Sophanah, saat pemilihan Bupati Indramayu.
"Sudah terima, namanya orang mengundurkan diri, artinya sudah merasa tidak memungkinan berada di posisi itu. Saya kira nanti di-follow up," kata Gubernur Emil usai membuka Pameran Buku Jabar Juara, di Gedung Landmark Kota Bandung, Selasa (6/11/2018) seperti dikutip Antara.

Gubernur Emil mengatakan jika Anna Sophanah resmi mengundurkan diri sebagai bupati, maka wakilnya yang akan menggantikan posisi orang nomor satu di Kabupaten Indramayu.
"Wakilnya yang menggantikan dan meminta koalisi sebelumnya untuk memilihkan pendamping yang akan menjadi bupati definitif," kata dia.
[ads-post]
Ridwan Kamil menuturkan alasan Anna Sophanah mundur sebagai Bupati Indramayu karena yang bersangkutan ingin fokus mengurus keluarganya.

"Alasannya lebih banyak alasan keluarga. Jadi, bukan urusan kedinasan, ingin lebih mengurusi keluarga di sisa waktunya yang mungkin selama ini agak terkendala karena kedinasan luar biasa," ujar dia.

Gubernur Emil menambahkan, surat pengunduran diri Anna Sophana tersebut akan diteruskan kepada Kementerian Dalam Negeri.

"Nanti akan di-forward ke Kemendagri. Harap diingat gubernur itu bukan pengambil keputusan. Yang ambil keputusan Kemendagri," ujar Ridwan Kamil menambahkan.

Indramayu(06/11/2018)- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indramayu memproses pengunduran diri Bupati Indramayu Anna Sophanah.

Kabag persidangan Sekretariat DPRD Kabupaten Indramayu Tedy Lantri mengatakan,"rencananya pada Rabu 7 November 2018, DPRD Kabupaten Indramayu akan mengagendakan penyampaian pengumuman pengunduran diri bupati Indramayu dan persetujuan DPRD.

“Rapat paripurna istimewa ini merupakan tindak lanjut dari rapat badan musyawarah yang digelar pada 5 November 2018,”ujar Tedy saat ditemui di gedung DPRD Indamayu pada Selasa (6/11).

Seperti diketahui sebelumnya Anna Sophanah mengajukan pengunduran diri sebagai Bupati Indramayu.

Anna sendiri dilantik Februari 2016 dan akan habis masa jabatannya.
(Redaksi)

Indramayu(05/11/2018)- "Tangis pagi di kala kehidupan baru muncul,aku masih  berkutat dalam kesedihan.dua orang anak hasil perkawinan dengan  almarhum,dan seorang ibu sudah renta menjadi bagian dalam kehidupanku sehari hari.sepeninggal  bapak elang memberikan harta yang tak ternilai dua anak dan satu ibu sudah  renta.   
     
      Rumahku istanaku,aku sematkan karena harta inilah aku bertahan.senyum anak anaku dan ibu menjadi pemicu semangat dalam mengarungi kehidupan, yang semakin keras.tak ada bahasa istirahat selama masih bisa dikerjakan,aku lakukan demi kebutuhan hidup untuk makan,yang penting jangan ada tangis anak anaku.

         rumahku butuh perbaikan,menahan derasnya hujan.rumah ini di jamin ambruk,karena kayu penyangga atap sudah keropos di makan usia dan tak kuat menahan berat air.mungkin tangis lagi yang akan bercucuran,aku sangat berharap ada tangan tangan  mulia menyentuh rumahku.upaya sering aku  lakukan baik permintaan ke Pemerintah Desa,semuanya sia sia.bahkan tak pernah di gubris permohonan permintaan bantuanku.hadirnya Pemerintah untuk memberikan semangat hidup saja, tak pernah aku dengar.jangankan menengok,menginjakan kakinya saja dan melihat kenyataan sebenarnya sama sekali tak pernah."Keluh Tursinih

      Masih menurutnya,"ada kebahagiaan ada harapan,semakin bergairah jalan hidupku,tak disangka Kuwu Desa Jatibarang Agus Darmawan menginjakan kakinya,bahkan masuk kerumahku menatap tajam.Perubahan Pemerintah Desa memang nyata,dengan hadirnya Kuwu kita.yang ikut merasakan Penderitaan masyarakatnya,memberi Harapan kehidupan yang penat menjadi terasa segar kembali,begitu melihat Kuwu meninjau rumahku.warga  bangga kepada Kuwu baru rela melihat rumah rumah kumuh seperti rumahku.(Otong.S)

Di tempat yang berbeda Agus Darmawan Kuwu Jatibarang,"kami sudah merencanakan untuk merehab rumah ibu Tursini,Dengan dana murni swadaya masyarakat kita.karena rumah yang ia tempati sekarang,memang perlu bantuan untuk di perbaiki.jika kita melihat penghasilannya.tampa bantuan Dermawan mungkin ia akan sulit untuk memperbaikinya sendiri."Jelasnya

Sementara itu Taufik ketua RW 02 Blok Karang anyar Jatibarang membenarkan jika Agus Darmawan Kuwu Jatibarang,Melihat langsung keadaan rumah ibu Tursinih yang kondisinya sangat memprihatinkan,Dan akan memperbaikinya dengan dana dari swadaya masyarakat murni.

INDRAMAYU – Banyak tugas yang akan dilakukan oleh AKBP Moch Yoris Yusuf Marzuki sebagai Kapolres baru di Kabupaten Indramayu.
Kapolres Indramayu yang baru, AKBP Yoris Yusuf Marzuki didampingi Kapolres lama AKBP Arif Fajarudin
Namun yang pertama dilakukan yakni menjaga profesonalitas aparat dan terjaminya keamanan wilayah.“Sehingga masyarakat Indramayu dapat hidup dengan aman, nayaman, tentram, dan damai,” terang AKBP Moch.Yoris Yusuf Marzuki saat memberikan sambutan pertamanya di Polres Indramayu.
Pada kesempatan itu, dirinya memastikan jabatan yang diembanya harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.Pihaknyapun tidak lupa mengajak semua personel untuk menjalankan tugas secara bersama-sama.
[ads-post]
Sementara itu AKBP Arif Fajarudin menegaskan, kegiatan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kantibmas) yang dilakukan dibawah kepemimpinanya resmi diserahkan kepada AKBP Moch. Yoris Yusuf Marzuki.“Semua kegiatan bisa dilalui berkat kerjasama dan soliditas sesama personel,” paparnya.Diakhir sambutan, AKBP Arif Fajarudin memohon maaf kepada semua pihak apabila terdapat salah saat memimpin Polres Indramayu dalam kurun waktu 1 Tahun 5 Bulan.

Indramayu,Jumat(02/11/2018)-Macet parah menghinggapi jalan utama Jatibarang Indramayu,setiap ada pasaran,di hari Rabu dan Minggu.karena adanya aktifitas jualan kain,di perparah lagi dengan tumpukan material bangunan Pasir di bahu jalan.terkesan di sengaja oleh pemiliknya,lantaran material pasir sudah lama menumpuk di bahu jalan,samping Bank BNI 46 Jatibarang Indramayu.Berdampak macet menjadi langganan setiap hari ketika ada pasaran.Disisi lain,pedagang juga menggunakan bahu jalan,untuk membuka lapak jualan mereka.

Masyarakat sudah banyak yang mengeluh,Dengan adanya tumpukan pasir di bahu jalan.Dan para pedagang berjualan di bahu jalan,Di tambah penegakan UU Lalu Lintas masih belum bisa di terapkan secara maksimal karena masyarakat kurang memahaminya,maka tidak heran setiap hari pasaran rabu dan minggu,Jalan utama Jatibarang menjadi macet,karena adanya penyempitan jalan .

Seperti dikatakan oleh salah satu warga Blok buyut Semar RW 03 Mujiono,"undang undang lalu lintas dan larangan penggunaan  jalan,untuk aktifitas jualan.saya rasa sudah sangat jelas,sebab jalan utama Jatibarang bukan untuk tempat berjualan,tapi nyatanya para pedagang pasar kain sudah merangsek berjualan sampai ke bahu jalan."Jelasnya

Dari hasil penelusuran media Online menara Post,Di temukan banyak permasalahan muncul.akibat bahu jalan di sesaki para pedagang yang menggelar dagangannya di bahu jalan.belum lagi penarik becak,dengan tenangnya memarkirkan kendaraan di tengah jalan.Penyempitan jalan sudah tak bisa di hindari,Di tambah tumpukan material Pasir di badan jalan.juga ikut mempersempit jalan.

Padahal Relokasi pasar Jatibarang sudah terlaksana dengan baik,masyarakat pengguna jalan sangat menantikan pasar tumpah atau pasar sandang Jatibarang terbebas dari macet.satu langkah Pemerintah Daerah  harus bisa mengambill sikap benahi pasar tumpah,kalau perlu Relokasi pasar sandang.

Sementara itu ketua Lembaga investigasi Negara Supa,angkat bicara terkait permasalahan macet di pasar tumpah sandang Jatibarang Indramayu,"Ini akibat dari pembiaran  pemerintah kecamatan,kalau sudah Demikian.tentu banyak pihak yang harus bergerak,untuk menertibkan Suasana pasar tumpah yang sudah tidak bisa dikendalikan.kami mendesak Pemerintah Daerah segera laksanakan penertiban,agar suasana nyaman Desa Jatibarang terwujud.karena Jatibarang nyaman semua desa pendukung tentu akan nyaman pula."
(Otong.S)  

 Indramayu-Tim Penegakan Perda pada Satpol PP Kabupaten Indramayu yang dipimpin langsung oleh Kamsari Sabarudin, SH, MH, selaku Kabid Gakda dan Kapsin, SH selaku Kasi Lidik pada Bidang Gakda, telah melaksanakan razia/operasi rutin penertiban penyakit masyarakat dalam rangka penegakan Perda Mihol (7/2005 jo 15/2006) dan Prostitusi (7/1999 jo 4/2001) di Desa Bunder Kec Widasari kabupaten indramayu, Kamis (1/11/2018)

Di desa bunder widasari,tim berhasil mendapati penjual Mihol inisial Dar.dengan barang bukti berupa mihol berbagai jenis dan merk,sejumlah 73 botol dan berjalan aman dan lancar. Selanjutnya berdasarkan hasil pengembangan informasi dari warga sekitar, masih di desa yang sama. tim bergegas menuju rumah/toko yang diduga kuat menjual mihol,dengan inisial Run. Sesampainya dilokasi, dengan didampingi Tersangka inisial Run, Penyidik/PPNS bersama sama dengan anggota Satpol PP menemukan Barang Bukti mihol sejumlah 46 botol yang dikemas dalam 4 dus/karton dengan perincian : 19 botol Anggur Kolesom Besar, 20 Anggur Kolesom Kecil dan 7 botol Anker Bir besar.
Namun tersangka tidak mau menandatangani BAP dan surat lainnya yang disodorkan PPNS,dan meminta kepada Penyidik agar menunggu suaminya yang berinisial Sam.karena sedang ada keperluan di polres Indramayu ,menurut info masyarakat bahwa Sam pernah menjadi anggota TNI tapi sudah berhenti. Akan tetapi setelah Sam datang ke TKP, malah turun dari motor sambil emosi,langsung mengambil Barang Bukti mihol yang sudah dikemas 4 dus dan satu persatu dus isi mihol tersebut langsung dibanting didepan/dihadapan PPNS, anggota Satpol PP, sekdes Bunder.

Mertua perempuan Sam dan masyarakat sekitar yang ikut menyaksikan jalanya operasi dari pinggir jalan. Akan tetapi hal tersebut tidak menyurutkan semangat PolPP untuk tetap melanjutkan perkaranya ke sidang pengadilan negeri indramayu,yang sedianya akan disidangkan pada tanggal 22 Nopember 2018. Melihat kejadian tersebut, kemudian SatpolPP melalui Kabid Gakda langsung mengkoordinasikan dengan unsur dari Subdenpom Indramayu dan polres. yang tidak lain adalah anggota tim teknis penegakan perda di Satpol PP. Setelah tim mengkoordinasikan dengan tim teknis, tidak berselang lama kemudian datang anggota polsek yang dipimpin Kanit Reskrim ke lokasi.dan masih mendapati bukti-bukti berupa pecahan botol mihol yang dibanting oleh inisial Sam, selaku suami dari Run.

Selanjutnya Tim melaporkan kronologi kejadian perusakan barang bukti mihol oleh Sam,kepada penyidik dari polsek widasari dan mencatatnya. Setelah kejadian tersebut dilaporkan ke pihak polsek widasari, kemudian tim bergegas meninggalkan lokasi,dan balik kearah kantor SatpolPP. dengan terlebih dahulu menitipkan BAP kepada ibunya Run atau mertuanya Sam. Sampai berita ini diturunkan, tim belum sempat melaporkan ke polres Indramayu atas kejadian perusakan barang bukti mihol sejumlah 36 botol tersebut. karena pada saat dilokasi, pihak Polsek menyarankan agar laporannya ke polres saja.
(REDAKSI)

Indramayu(1/11/2018),Pelaksanaan pekerjaan pembangunan gedung dan fasilitas perpustakaan, pada  Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Widasari Kabupaten Indramayu.dengan menelan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK ) sebesar Rp 290 000 000.mendapat respon baik dari Orang tua/wali murid,pasalnya gedung Sekolah dipinggir jalan utama kondisinya sudah kelewat dan terkesan kumuh.dengan perombakan gedung menjadi dua lantai,seakan tumbuh kembali rasa memiliki,serta fungsi sekolah sebagai menuntut Ilmu.disisi lain  kebanggaan bersekolah di SMP Negeri 1 Widasari seakan muncul kembali pada siswa siswi sekolah itu.

Seperti di katakan salah satu orang tua wali murid Bakar(48)  blok cilengkong,Desa Bangkaloa Ilir.mengatakan,"setidaknya  siswa didik pada sekolah tersebut,sudah berlomba mengikuti mata pelajaran yang diajarkan.terlihat sekali gairah belajar dan minatnya dalam mengikuti jadwal Mata pelajaran di sekolah,dan mau belajar dengan baik.kalau saya lihat di pagi hari,siswa siswi pada SMP negeri 1 Widasari semuanya tampak bergairah untuk cepat sampai ke sekolah."

Hal senada juga disampaikan oleh Sukarya,warga Blok Kuburan Desa Bangkaloa Ilir,"Pembangunan gedung perpustakaan pada sekolah itu,menunjukan akan kemauan kepala Sekolah untuk memajukan sekolah tersebut cukup maksimal.karena secara tidak langsung sekolah itu seringkali dilewati para pejabat,Posisi Sekolah itu sangat strategis di pinggir jalan utama menuju bandara Kertajati.kami akui baru kali ini  siswa siswi didik pada sekolah itu mempunyai rasa bangga bersekolah."jelasnya

Sementara itu kepala sekolah SMP negeri 1Widasri Drs H Darkim,"pelaksanaan pembangunan gedung perpustakaan dan fasilitasnnya memang belum selesai.tinggal menunggu bagian atapnya.kami juga sedang berfikir banyak tentang kemajuan sekolah,pekerjaan halaman sekolah,yang masih di bawah saluran.pengen kami dan rekan guru,halaman depan pintu masuk sekolah di bikin betonisasi (Rigid Pavement ).agar tidak cepat rusak,kesannya malah indah,di samping gedung sekolah ada pohon Rindang yang bisa mengayomi siswa-siswi yang sedang istirahat."tuturnya.
(Otong .s)

MKRdezign

{facebook#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {twitter#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {google-plus#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {instagram#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL}

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget