Oktober 2018

Oktober 30, 2018
Indramayu,(30/10/2018)- Bertempat Di Pendopo Raden Bagus Aria Wiralodra,tampak  Suasana hening mengiringi Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama,Pejabat Administrator,Pejabat pengawas dan Pejabat Fungsional di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu.

Tampak Bupati Indramayu Hj Anna Shopanah menyatakan Sebagai Upaya Penyegaran,pembinaan dan Karier dalam Jabatan Pegawai Negeri Sipil Daerah sesuai kebutuhan Organisasi.bagian Integral dari upaya Reformasi Birokrasi,guna mewujudkan tata Pemerintahan yang baik (good governmant)

Pejabat struktural yang dilantik 258 Pejabat yang dituangkan dengan keputusan Bupati Nomor : 324,4/KEP,323-BKPSDM/2018 tanggal 30 Oktober 2018 tentang Pelantikan dan Pengambilan sumpah/ janji Pejabat pimpinan tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu ( 4 orang ).

keputusan Bupati Indramayu Nomor : 821.2/KEP. 324-BKPSDM tanggal 30 Oktober 2018 rentang Pelantikan dan pengambilan Sumpah pejabat administrator (46 orang ).

Keputusan Bupati Indramayu Nomor: 824.4/ KEP .325- BKPSDM tentang janji dan pengambilan sumpah / Janji Pejabat Pengawas di lingkungan pemerintah Kabupaten Indramayu (188 orang).

keputusan Bupati Indramayu nomor : 821. 26 / KEP 326- BKPSDM / 2018 tanggal 30 Oktober 2018 tentang janji kepala unit pelaksana teknis PUSKESMAS di lingkungan pemerintah kabupaten Indramayu (8 orang ).

Keputusan Bupati Indramayu Nomor: 821.28/KEP 301- BKPSDM /2018 tanggal 1 November 2018 tentang Pelantikan Pejabat Fungsional Auditor melalui impassing di lingkungan pemerintah Kabupaten Indramayu  (5 orang).

Keputusan Bupati Indramayu Nomor ; 823 / KEP .286- BKPSDM / 2018 tanggal 10 Oktober 2018 tentang pelantikan pejabat pengawas penyelenggara urusan pemerintahan pemerintah daerah di lingkungan pemerintah kabupaten Indramayu (7 orang )

Dengan telah dilaksanakanya pelantikan dan pengambilan sumpah pejabat pimpinan tinggi Pratama Pejabat Administrator,pejabat pengawas dan pejabat Fungsional di lingkungan pemerintah kabupaten Indramayu.diharapkan agar dapat memegang komitmen dan amanah sesuai sumpah jabatan yang harus dipertanggung jawabkan dihadapan Allah SWT,Masyarakat dan pemerintah Kabupaten Indramayu.

sebagai mana tertuang dalam pakta integritas dalam rangka mewujudkan visi dan misi kabupaten Indramayu,terwujudnya masyarakat Indramayu yang Religius maju mandiri  (REMAJA ),dan misi Sapta karya mulih harja sesuai dengan target kinerja,wewenang,tanggung jawab,tugas dan Fungsi yang diemban. 
(Otong.s)

Indramayu,(28/10/2018)-Sehari setelah Pelantikan Ketua KNPI Jatibarang,Bambang Purwanto menggelar gebrakan perangi Sampah.dengan mengajak seluruh komponen Muspika,PKK,masyarakat dan Kuwu desa Jatibarang kabupaten Indramayu,untuk  bersih bersih Salura dan sungai Sindupraja yang telah  penuh sesak sampah plastik dan sampah rumah tangga.

Ketika di temui di lokasi pembersihan ketua KNPI Bambang Purwanto Mengatakan,"kesadaran masyarakat tentang arti bersih lingkungan masih sangat rendah,ini adalah bentuk nyata KNPI Jatibarang menggugah kembali,bahwa pembiaran dan kebiasaan kurang baik,tanpa ada perhatian dari Kuwu akan  menjadi kebiasaan buruk.ini adalah  bentuk pola Lama,mari kita kikis karena langkah kerja Kuwu baru sangat peduli Lingkungan.bersih itu indah,nyaman,nikmat dipandangnya.kenapa kita membiasakan  membuang sampah sembarangan,mari kita telaah kerja nyata Kuwu kita yang jadi Panutan,lingkungan kecil seperti Kantor Desa Jatibarang sudah terbukti mendapatkan Piala Kantor terbersih.kita sebagai masyarakat,sadarlah kebiasaan kurang bagus dan pembiaran.mari kita buang jauh,ganti dengan perubahan,Luruskan Niat Kita.Semuanya akan tercipta Jatibarang nyaman bersih dan Unggul".

Senada juga Disampaikan Ketua PKK Desa Jatibarang Meimi R Monik,"pembinaan dalam keluarga,kami tekankan tentang bersih Rumah kita,bersih lingkungan.Sekali lagi,Luruskan Niat kita semua.yang jadi penghalang tentu akan malu dengan sendirinya,memang setiap hari pasaran Rabu dan Minggu kita banyak kedatangan tamu berdagang.semuanya kembali pada diri kita sebagai Tuan rumah,harus tanamkan nilai bersih.nanti juga pedagang akan mengikuti tidak buang plastik di sungai serta menjaga kebersihan".terangnya

Sementara itu kepala bidang sampah pada Dinas Lingkungan Hidup Karto,membenarkan Desa Jatibarang menjadi acuan keberhasilan kebersihan.karena Desa Jatibarang sudah pengap,penuh sesak manusia,kendaraan macet,bau sampah menyengat,sekarang sudah banyak perubahan Penataan tentang bersih sering di gaungkan oleh Kuwu Desa Jatibarang Agus Darmawan.perlahan tapi pasti terlihat nyata,ada arah menuju lingkungan Jatibarang bersih,nyaman,indah menjadi Desa Unggul".tagasnya
(Otong.s)

Indramayu(26/10/2018)-Kebersihan,kenyamanan,dan menyadarkan masyarakat agar berprilaku  Hidup Sehat,mandiri,Sejahtera diawali dengan perilaku Sehat.khususnya Rumah kita,saluran dekat rumah kita.baru lingkungan kita bersih dan sehat,Buanglah sampah pada tempatnya,bukan malah membuang sampah di saluran atau sungai.Sedangkan Pemerintah Desa sedang giat membersihkan semua Saluran,agar kenyamanan di saat musim penghujan Jatibarang bebas genangan air.kenapa Kita membuang Sampah sembarangan Malu Aah.

Tokoh Pemuda Blok rengas Jatibarang,Kabupaten Indramayu.Mohamad Roy (iping) memberikan penjelasan kepada Media Online.terkait masih banyak warga yang membuang sampah pada saluran dan Sungai."memang hal seperti ini adalah warisan dulu,seenaknya aja warga membuang sampah.tanpa ada teguran dari Pemerintah Desa,pembiaran seperti ini,harus kita kikis.ini adalah bentuk masa bodoh dan tak bertanggung jawab.pemerintah dahulu kepada warganya,mari kita robah hal buruk menjadi kegembiraan lingkungan bersih,anak anak  kita bermain di tanah lapang  juga bersih.karena bersih nyaman indah itu bagian dari Iman".pungkasnya

Masih menurut Roy,"Kuwu kita Desa Jatibarang Agus Darmawan,sangatlah peduli tentang kebersihan.kalau Kuwunya sudah sedemikian getol menyuarakan kebersihan dan dibuktikan dengan langkah  kerja nyata.Pembersihan saluran sampai pembongkaran bangunan liar  yang berdiri di atas saluran semuanya di bongkar.untuk memperlancar arus air sampai ke kali pembuang,tentu hal ini melalui kajian dan konsep  kerja tidak langsung serampangan.kerja apakah kita sebagai rakyat hanya diam saja berpangku tangan.maka dari itulah  lakukan hal terbaik jaga lingkungan tetap bersih,ujungnya kita anak cucu kita yang menikmati".terangnya

Sementara itu Ketua LSM Peduli Aspirasi Rakyat Dartim Fikri,memberikan penilaian lebih atas langkah kerja Kuwu Desa Jatibarang dalam melakukan perubahan.baik konsep kerja,maupun perubahan sikap masyarakatnya yang masa bodoh pada lingkungan.terutama kebersihan, terlihat nyata sedikit demi sedikit sudah terlihat menuju keberhasilan dan kebersihan Lingkungan sekitarnya.
(Otong.s)

Indramayu | - Refaldo Gilbert alias Aldo,  remaja asal Indramayu berusia 14 tahun tewas ditangan dua orang temannya sendiri. Aldo meregang nyawa setelah dianiaya oleh RAM (18) dan HEK (18).
Di ketahui RAM, HEX dan Aldo merupakan teman bermain sejak kecil, Ke tiganya tak jarang saling Mebully dengan menyebut nama orang tua, Na'as bagi aldo kali ini yang membully RAM dan HEX, tak di sangka mereka (RAM dan HEX) menaruh dendam sehingga tega menyakiti fisik aldo yang pada akhirnya berujung kematian.

Kasus tersebut kini sudah masuk tahap ke dua pelimpahan berkas perkara dari Polres ke Kejaksaan Negeri Indramayu pada rabu 24 Oktober 2018.

Eko Purwanto, SH selaku Jaksa Penuntut Umum (JPU) menjelaskan kronologi kejadian sesuai berkas perkara penganiayaan yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang.

"Setelah di Interview ulang, peristiwa ini terjadi pada hari Minggu 07 Oktober 2018 sekitar pukul 04.00 WIB di desa Cipaat kecamatan Bongas kabupaten Indramayu."

"Awalnya, korban bersama dua orang terdakwa menggunakan sepeda motor dengan posisi terdakwa HEK yang mengendarai, lalu terdakwa anak RAM dan korban bonceng pergi dari arah desa Plawangan kecamatan Bongas menuju Anjatan." Jelasnya.
[ads-post]
"Namun, ketika sampai di desa Cipaat Blok Tutupan Kecamatan Bongas, HEK dengan sengaja menjatuhkan motor yang kendarainya dengan cara mengerem mendadak ban belakang dalam posisi miring, sehingga motor jatuh kesamping." Terangnya Eko.

"Di tempat itulah terdakwa mulai melakukan kekerasan pada korban menggunakan tangan kosong dan batu yang ada di sekitaran hingga korban tidak sadarkan diri, meski ia sempat melakukan beberapa perlawanan."

"Melihat kondisi korban yang sudah tidak sadarkan diri, kedua terdakwa membawa korban dengan sepeda motornya. Akan tetapi mereka bingung mencari alasan jika harus membawa korban pulang kerumahnya, hingga kedua terdakwa berinisiatif menjatuhkan tubuh korban ke sungai." Lanjutnya.

Terpisah Sudihardjo Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Indramayu mengatakan, sesuai hasil  visum dokter ahli forensik rumah sakit Bhayangkara Indramayu, akibat perbuatan kedua terdakwa, korban mendapat luka memar pada kepala, lecet bagian kelopak mata kanan, bibir atas dan bawah bagian dalam, dahi kiri, mata kaki kiri, punggung kaki kanan, lalu resapan darah pada otak besar, patah tulang dasar tengkorak yang dapat menyebabkan kematian.

"Akibat dari perbuatan itu terdakwa diancam pidana dalam pasal 80 ayat (3) UU RI no 17 tahun 2016 tentang perlindungan anak, dengan ancaman pidana 10 tahun serta subsider sebanyak 100 juta rupiah," Tambahnya. ABG Ini tega Aniaya Temannya Hingga Tewas Lantaran Sering Di Bully,'Pungkasnya, (Redaksi)

Indramayu,(25/10/2018)-Relokasi Pasar Daerah Jatibarang ke Lokasi baru Desa  Bulak kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu.masih menyimpan Permasalahan pelik,tentu permasalahan ini harus bisa terurai dengan baik.persoalan muncul kepermukaan diantaranya,pedagang malam dan pedagang kecil,jangankan untuk membeli kios atau  lemprakan.untuk jualan juga hanya bisa nempel kepada pemilik Kios atau lemprakan,sedangkan keberadaan pedagang ini sangat dibutuhkan ibu rumah tangga atau masyarakat setiap harinya.
Seperti di katakan Ketua Ikatan Pedagang Pasar Jatibarang Darji (47) menjelaskan,"semua pedagang baik pedagang besar lemprakan atau pedagang kecil harian,semuanya menjadi titik pemikiran kami agar masih berjualan.dengan masih banyaknya pedagang kecil dan pedagang lemprakan kami membangun lokasi baru,dengan seizin kepala Dinas dan kepala pasar.

Membuat kios kios lemprakan di dalam lokasi pasar,agar semua pedagang bisa menempati tempat yang sudah kami sediakan.

Melihat kondisi lokasi penempatan terbatas.hanya untuk pedagang kecil agar bisa melakukan aktivitas jual beli atau berdagang.pelaksanaan pekerjaan kami lakukan semata-mata untuk kepentingan pedagang,untuk bisa berjualan di dalam pasar".ungkapnya

Menurut pedagang kecil lemprakan  Tursinih (54),"kalau saja pengurus pasar atau Kepala Pasar Daerah mengerti semua permasalahan pedagang,tentunya mempunyai sedikit saja pengertian kepada pedagang kecil seperti kami.sebab kami jualan di pasar Jatibarang sudah hampir 10 tahun.baru kali ini tahun 2018 terjadi Relokasi jualan di pasar Baru.Kami sangatlah yakin ketua IPP mengerti betul keberadaan pedagang seperti kami,bahkan dibantu untuk penempatannya dengan membangun tempat untuk berjualan.khususnya pedagang yang tidak mempunyai surat Izin menempati,secara Pribadi kami sangat mendukung sekali pembangunan untuk pedagang kecil seperti kami".ujarnya

Sementara itu Kepala Disperindag (Dinas Perindustrian dan perdagangan ) Drs E Trisna Hendarin. M.Si menyambut baik pelaksanaan penambahan lokasi jualan,"dengan membangun tempat jualan di Area Parkir.untuk menutupi kekurangan tempat bagi penjual malam hari dan yang tidak punya SIM,kami juga menyediakan lahan parkir luas,bahkan pembayaran parkir di lakukan secara Elektronik.pengen saya suasana Pasar Daerah tidak lagi kumuh tapi terlihat Modern dan maju".Katanya
(Otong.s)

Bupati Indramayu Hj. Anna Sophanah kembali mendapatkan penghargaan. Kali ini, orang nomor satu Indramayu mendapat apresiasi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI atas kepeduliannya terhadap pembinaan Proklim terhadap masyarakat, kelompok, dan swasta di Kabupaten Indramayu. Penyerahan penghargaan dilaksanakan di Auditorium Manggala Wanabakti Kementerian Lingkungan Hidup RI, Jalan Gatot Subroto Jakarta, Rabu (24/10/2018).

 Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Siti Nurbaya Bakar menjelaskan, program Kampung Iklim (Proklim) adalah program berlingkup nasional yang dkembangkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk mendorong partisipasi aktif masyarakat dan seluruh pihak dalam melaksanakan aksi lokal untuk meningkatkan ketahanan terhadap dampak perubahan iklim dan pengurangan emisi gas rumah kaca.


 Beberapa provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia sangat komitmen untuk membentuk kampung iklim ini dengan menggerakan berbagai kelompok-kelompok masyarakat dan pihak swasta untuk bisa adaptasi terhadap perubahan iklim.
[ads-post]
 “Terhadap komitmen itu, kami dari KLHK memberikan apresiasi terhadap bupati/walikota yang sangat peduli tersebut. Untuk tahun ini kami berikan kepada 9 gubernur dan 41 bupati/walikota di seluruh Indonesia,” tegas Siti Nurbaya.

 Sementara itu, ditemui seusai menerima Komitmen Terhadap Perubahan Iklim Bupati Indramayu Raih Penghargaan KLHK Bupati Indramayu Hj. Anna Sophanah mengatakan, Kabupaten Indramayu terus mengembangkan beberapa kampung iklim. Hal ini karena perubahan cuaca terus terjadi dan perubahan lingkungan terus mengintai kondisi masarakat Indramayu.

 “Kita upayakan untuk terus memperbanyak dan memperluas kelompok-kelompok peduli iklim dan lingkungan agar dampaknya semakin dirasakan oleh masyarakat Indramayu. Saat ini kami baru memiliki Bank Sampah Eretan Kulon yang bermitra dengan PHE ONWJ, CBO Ibu Tien Berseri Desa Tinumpuk yang bermitra dengan PT. Polytama, dan Kelompok Tani Buana Mukti Sliyeg,” kata Anna.

 Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Indramayu, Aep Surahman mengatakan, Kabupaten Indramayu meraih apresiasi dari KLHK terkait dengan program kampung iklim karena banyak melakukan pegelolaan sampah, penghijauan, teknologi tepat guna dan ramah lingkungan, penghematan air, penggunaan pupuk organik, ketahanan pangan, dan pemberdayaan perempuan.

Redaksi

Indramayu,(23/10/2018) Acara sedekah bumi petani penggarap hutan  di wilayah desa Amis kecamatan cikedung  kabupaten Indramayu, Dalam acara ini  mengirim do'a untuk keberkahan bersama para petani.
Sedangkan acara tersebut Hari rabu ( 24-10-2018)  pukul 10 siang sampai selesai. Estimasi peserta yang hadir kurang lebih 10.000 (sepuluh ribu) Anggota F-KAMIS  Dan petani penggarap hutan.

Dalam acara ini di hadiri pendiri forum komunikasi masyarakat indramayu selatan F- KAMIS  TARYADI' Selaku  Dewan pendiri F-kamis dan dihadiri H. yosep ibrahim selaku pembina DPP paguyuban darma'ayu walhi jabar, Front pembela rakyat bandung, Pokja perhutanan sosial jawa barat, gerakan masyarakat bawah indonesia, ( GMBI)  indramayu, (LMP) Laskar merah putih indramayu, Tokoh ulama jawabarat,kiai H .usfuri Dari Compreng kabupaten subang, di bantu lembaga-lembaga lokal indramayu,  dan ketua F- KAMIS, Suherman dan haryadi selaku dewan pendiri F-kamis.

Taryadi selaku Dewan pendiri F - KAMIS mengatakan dan menginginkan agar tanah garapan bisa di garap lagi dan dimiliki rakyat,karena untuk penguatan ekonomi rakyat. "kita menyatukan seluruh kekuatan massa dan selalu berharap ridho Allah SWT, yakinlah perjuangkan kita pasti menang,RAWE-RAWE RANTAS,MALANG-MALANG PUTUNG.
[ads-post]
Kepada perjuangan masyarakat petani penggarap lahan untuk mempertahankan lahan garapan  yang sudah di garap,Sekali menggarap  tetap menang,tuntutannya adalah hak garapan kepada masyarakat sepenuhnya perjuangan kita medapatkan kemenangan bagi petani hutan garap". taryadi.

H.Yosep ibrahim selaku DPP Penguyuban Darma ayu mengatakan, "khususnya kami meminta dari pihak PG pabrik gula PT  rajawali dua cobalah membukakan diri dan membentuk dialog atau bentuk apa saja, (PG)  pabrik gula adalah milik BUMN tapi belum diketahui sejarah ini adalah milik kita semua,bahwa tanah ini milik rakyat bukan milik (PG), sebelum digarap (PG) pabrik gula  PT.Rajawali dua  tanah ini sudah digarap rakyat dulu, kehadirannya PG pabrik gula bukanya mengurangi pengangguran tapi justru menambah pengangguran,karena tidak dibangun dengan sinergi sama rakyat penyangga hutan,sehingga masayarakat akan  mengambil kembali  tanah garap Hutan dari PG pabrik gula dari PT rajawali Dua". Pungkasnya yosep ibrahim.
(Redaksi)

Oktober 23, 2018 ,
Di laksanakan musabaqoh tilawatil quran(MTQ) KE-4 tingkat kecamatan Arahan Kabupaten Indramayu jawa barat.Balai desa Arahan Lor berketempatan sebagai tuan rumah.

Acara tersebut dihadiri oleh H.Supendi Wakil Bupati,Asda ll H.Maman Kostaman,Aminah Kesra Kabupaten Indramayu,Iing Koswara,S.STP,M.SI Camat Arahan beserta kuwu sekecamatan Arahan,perwakilan aparat penegak hukum(APH) kabupaten Indramayu,organisasi pemuda pancasila  dan masyarakat sekitar.

Pada musabaqoh tilawati quran(MTQ) di kecamatan Arahan ada 5 jenis yang lombakan,diantaranya ;
1.hifdzil quran
2.khotil quran
3.fahmil quran
4.Murotal quran
5.tilawah anak

Peserta yang diikuti oleh berbagai kalangan,Pada Pelaksanaan musabaqoh tilawatil quran(MTQ) tingkat kecamatan arahan berlangsung dengan tertib,aman,dan lancar.hal ini tidak luput dari peran serta semua pihak yang turut membantu dan perpartisipasi pada kegiatan tersebut.

Iing Koswara,S.STP,M.SI Camat arahan ketika di mintai tanggapannya tentang kegiatan MTQ yang sedang berjalan," Saya mengharapkan Mudah"an generasi  islami (qur'ani) dari wilayah Kecamatan Arahan semakin tumbuh dan berkemban,sehingga yg daftar MTQ Tingkat Kecamatan tahun depan lebih banyak lagi.dan utk Peserta MTQ Tingkat Kabupaten tahun ini juga memanfaatkan potensi yg ada dari wilayah kecamatan arahan terlebih dahulu".tuturnya

Pena : Redaksi
Editor: Redaktur

 Indramayu,(22/10/2018)-Ada yang berbeda dengan para Aparatur Sipil Negara (ASN) saat melakukan apel pagi di Alun - Alun Indramayu.Para Aparatur ASN di lingkungan Pemkab Indramayu melakukan Apel pagi dengan kostum ala santri pondok pesantren,Mereka hadir dengan berbusana baju muslim dan menggunakan sarung berbagai motif. Hal ini merupakan komitmen dari ASN yang ada di Pemkab Indramayu dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) yang jatuh pada 22 Oktober 2018.

Bupati Indramayu, Hj. Anna Sophanah yang bertindak sebagai inspektur upacara,tampak mengenakan kebaya putih putih saat menyambut ribuan santri dan ASN lingkungan Pemkab Indramayu. Keikut sertaan para ASN menyemarakkan Hari Santri Nasional (HSN) didasari pada Himbauan Gubernur Jawa Barat H. Mochammad Ridwan Kamil agar seluruh ASN menggunakan busana ala santri pondok pesantren.

Sementara Wakil Bupati Indramayu H. Supendi yang melaksanakan tugas di Kecamatan Patrol dan Kandanghaur untuk membukan pelaksanaan MTQ di dua kecamatan tersebut juga berbusana baju muslim dan bersarung.
[ads-post]
Peserta upacara Hari Santri Nasional yang berlangsung di Alun-Alun Indramayu, selain dihadiri oleh ASN di lingkup Pemkab Indramayu juga dihadiri oleh pelajar dan santri di Kabupaten Indramayu yang berlangsung sangat khidmat.

Pantauan di lapangan, adanya himbauan Gubernur Jawa Barat dan Bupati Indramayu bagi seluruh ASN untuk menggunakan busana ala santri bukan hanya sebatas himbauan belaka,tetapi sudah diikuti oleh seluruh ASN di wilayah kota mangga ini. Seperti yang terlihat di pusat pelayanan masyarakat Kecamatan Cikedung, tampak Camat Cikedung Endhy Yohendi dengan menggunakan baju Koko dan Sarung,tengah  melayani kebutuhan masyarakat sebagai bentuk penghormatan pada pelaksanaan Hari Santri Nasional.

Begitupun yang dilakukan ASN dibeberapa dinas instansi, tampak menggunakan kostum busana ala santri sebagai refleksi perayaan hari santri nasional tahun 2018.

Sementara itu, Ketua Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Indramayu H. Juhadi Muhamad mengatakan, pihaknya menyambut baik 22 Oktober sebagai hari santri nasional dan ASN berpakaian ala santri dengan bersarung dan baju muslimah.
(REDAKSI)

Demi memperjuangkan status Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang menjadi harapan semua kaum honorer, seorang guru tidak tetap (GTT) honorer Sukma Umbara, nekat berjalan kaki dari Indramayu ke Istana Presiden di Jakarta.
Pejalanan Sukma Umbara, seorang guru honorer Indramayu yang nekat berjalan kaki hingga Jakarta sudah tiba di Cianjur.

Sukma yang merupakan pendidik di SDN Cadasngampar di Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat (Jabar) itu mengawali perjalanannya pada Senin lalu (15/10) dan pada Sabtu (20/10) malam sudah berada di Cianjur.

Sukma beristirahat di Cianjur sebelum meneruskan perjalanannya hari ini (21/10). Menurut Ketua Tim Investigasi DPP Forum Honorer K2-Persatuan Guru Republik Indonesia (FHK2-PGRI) Riyanto Agung Subekti, ikhtiar Sukma berjalan kaki dari Indramayu menuju Jakarta menjadi vitamin bagi seluruh honorer K2.

Tanpa memedulikan terik matahari matahari, angi dan kadang hujan, Sukma terus bersemangat demi menyampaikan aspirasi para guru honorer kepada Presiden Joko Widodo.

Lebih lanjut, Riyanto menuturkan, Sukma pada 19 Oktober 2018 tepat jam 16.00 WIB tiba di gedung PGRI Kota Bandung. Di sana ada pengurus PGRI Kecamatan Lembang dan Kabupaten Bandung Barat yang mengawal Sukma.
[ads-post]
Selanjutnya, guru yang akrab disapa dengan panggilan Kang Sukma itu diterima Ketua PGRI Kota Bandung Maman Sulaeman serta para honorer yang tergabung dalam Forum Asosiasi Guru Tenaga Honorer (AGTH) - PGRI Kota Bandung.
"Kehadiran Kang Sukma disambut dengan keharuan dan tidak terasa banyak honorer yang meneteskan air matanya," kata Itong -panggilan akrab Riyanto, Minggu (21/10).

Itong menambahkan, Pengurus Pusat FHK2-PGRI terus mendukung ikhtiar Kang Sukma. "Kami mengimbau kepada kawan-kawan honorer yang lain terus mendoakan Kang Sukma agar kesehatan, keselamatannya selama di perjalanan panjang ini terus tetap terjaga dalam keadaan prima tanpa suatu halangan," tuturnya.

Itong juga meminta pengurus PGRI di kabupaten/kota yang dilalui dan disinggahi Sukma bisa menerima kehadiran pejuang bagi honorer itu. Sebab, kalangan honorer sejak awal berjuang selalu bersinergi dengan PGRI

"Semoga perjuangan Kang Sukma tidak sia-sia dan bisa langsung bertemu Presiden Jokowi di Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2018, hanya untuk meminta keadilan kapan diselesaikannya masalah honorer di Indonesia yang sudah mengabdi lama mengharapkan untuk diangkat jadi PNS lewat kebijakan seorang presiden. Entah itu perpres atau kepres,” pungkas Itong.

Sukma nekat berjalan kaki sejauh ratusan kilometer dari Indramayu hingga Jakarta dmi mendapat perhatian Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Biarlah saya yang maju. Siapa tahu dengan jalan kaki, presiden mau mendengarkan aspirasi seluruh honorer K2 terutama Kabupaten Indramayu," kata guru di SDN Cadasngampar Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu ini, Kamis (18/10).

Sejak Senin, 15 Oktober, pria yang akrab disapa Kang Sukma itu memulai aksi jalan kakinya. Misinya tidak lain menyampaikan aspirasi honorer K2 langsung ke Presiden Jokowi, bila bertemu nanti.
Dia tahu, aksi jalan kakinya ini penuh risiko. Itu sebabnya, sebelum melakukan perjalanan dia sudah membuat surat pernyataan. Isinya dia bertanggung jawa penuh bila sesuatu terjadi dengannya.
"Aksi ini murni inisiatif saya. Tidak ada paksaan dari pihak manapun. Ini semata-mata demi perjuangan mendapatkan hak kami sebagai PNS setelah bertahun-tahun mengabdi menjadi honorer," ujar Kang Sukma.
Dia menyebutkan, nantinya sebelum bertemu Jokowi, akan lebih dulu mendatangi Gedung DPR RI di Senayan. Dia percaya masih ada banyak legislator yang tetap konsisten mendukung perjuangan honorer K2 menjadi PNS.

 Baginya, tidak ada status yang layak untuk honorer K2 selain PNS. Karean wacana status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sangat tidak diinginkan K2.
"Menjadi PPPK sama saja menjerumuskan nasib kami ke jurang yang sama. Kami ingin menghabiskan sisa umur kami dengan menikmati status PNS," ucap yang belum tahu sampai tanggal berapa tiba di Jakarta.

 Indaramayu(18/10/2018)-Dalam rangka mewujudkan Pemilu Tahun 2019 yang Aman,Damai,dan Sejuk di wilayah Zona V Indramayu yaitu,Kec.Kroya,Gabuswetan,Kandanghaur dan Bongas Kab. Indramayu.
Pada hari kamis tanggal(18/10/2018)pukul  09.10 Wib,Yang bertempat di Gedung KPRI Kroya.Telah dilaksanakan  Silaturahmi Kamtibmas polres Indramayu dan Deklarasi Damai Pileg-Pilpres.acara tersebut dipimpin langsung Kapolres Indramayu,AKBP. ARIF FAJARUDIN S.Ik SH M.Ap.

Dalam Kegiatan tersebut dihadiri oleh berbagai kalangan,yaitu;1.Muspika Kec. Kroya, Gabuswetan, Kandanghaur dan Bongas  Kab. Indramayu.2. Para Babinsa dan Babinkamtibmas.3. Para ketua DPC Parpol sewilayah Dapil V Indramayu.4. Para Kuwu beserta pamong se wilayah V Indramayu.5. Para tokoh agama, tokoh pemuda dan tokoh masyarakat se wilayah V Indramayu.

Sebagai Pembuka Acara Kapolsek Kroya IPDA. AGUSTIAN YUDA PERMANA,SH menyampaikan,"Selamat Datang kepada semua yang hadir,Saya mengucapkan Terimakasih kepada semua Pihak,sehingga acara ini dapat terselenggara.serta permohonan maaf,apabila ada kekurangan.semoga Deklarasi Damai ini.dapat dijadikan sebagai wahana silaturahmi,sehingga Sebelum dan Saat serta Pasca pelaksanaan Pileg dan Pilpres nanti, Dapil V Indramayu tetap kondusif, Aman, Damai dan Sejuk".Ucapnya

Sambutan selanjutnya oleh Camat Kroya HARYONO,SH memaparkan,"Jumlah kursi Legislatip untuk Zona V Indramayu itu 7 kursi,dan jumlah Caleg ada 78.artinya akan ada 71 yang tereleminasi, untuk itu adanya Deklarasi Damai ini.diharapkan sebagai momentum bersama untuk dapat menjaga kondusifitas.serta tidak mudah terprofokasi berita hoak,yaitu dengan kita tanamkan SIAP KALAH SIAP MENANG".Terangnya

Pada kesempatan itu Kapolres Indramayu AKBP.ARIF FAJARUDIN S.IK.SH.M.Ap menyampaikan beberapa poin,Yaitu;
A.Keamanan dalam Pileg dan Pilpres,bukan saja tanggung jawab aparat penegak Hukum.tapi butuh dukungan dari masyarakat,terutama para simpatisan kontestan pemilu,agar tidak  Profokatif dalam penyampaian  Visi dan Misinya.Baik secara langsung maupun lewat Medsos.

B.Dalam pelaksanaan Pilpres dan Pileg nanti akan tercapai dengan baik,apabila dalam pelaksanaannya didukung dari semua pihak dan dilaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab.

C.Acara di isi dgn pembacaan ikrar dan penandatanganan  Deklarasi Damai  bersama dari para ketua Parpol se wilayah Dapil V Indramayu.
D.Ucapan terima kasih kepada semua pihak terkait yang sudah dapat membantu dan menyiapkan tempat jalannya Deklarasi ini.

Acara deklarasi tersebut di akhiri dengan harapan,semua pihak bisa bersama sama menghormati proses Demokrasi yang sudah dibangun,bersama Undang Undang dan Keputusan Rakyat.Dengan motto"Beda Warna - Beda Pilihan Tetap Satu Tujuan".
(Redaksi)

Oktober 18, 2018
Indramayu-Pemerintah Kabupaten Indramayu pada tahun 2018 ini kembali menerima hibah barang milik negara (BMN) dari Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI senilai 15 miliar rupiah. Penandatanganan dilakukan Bupati Indramayu Hj. Anna Sophanah dan Dirjen Cipta Karya Danis Hidayat Sumadilaga di Ruang Auditorium Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Jakarta , Kamis (18/10/2018).

 Bupati Indramayu Hj. Anna Sophanah menjelaskan, aset milik negara yang dihibahkan kepada Pemkab Indramayu yaitu SPAM di Kawasan PPI Kalimenir dan Eretan tahun anggaran 2013 dengan nilai Rp 3,4 miliar, SPAM di Kawasan PPI Singgaraja tahun anggaran 2013 dengan nilai Rp 1,5 miliar, SPAM di Kawasan PPI Karangsong tahun 2013 dengan nilai Rp 489 juta, SPAM IKK Jabar 3 tahun anggaran 2013 dengan nilai Rp 8,1 miliar, dan 1 buah excavator di TPA Pecuk senilai Rp 1,6 miliar.
[ads-post]
Anna menambahkan, aset tersebut sudah dibangun dan digunakan di Kabupaten Indramayu sejak beberapa tahun silam. Dengan adanya penyerahan aset barang milik negara ke Pemkab Indramayu hal ini akan semakin mengoptimalkan pengelolaan serta memanfaatkan aset tersebut.

"Diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan dan merawat aset ini dengan sebaik-baiknya, sehingga dapat terus dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat," kata Anna.

 Dirjen Cipta Karya Danis Hidayat Sumadilaga mengatakan, serah terima aset BMN ini bertujuan sebagai pembelajaran bersama antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mengelola aset yang lebih baik. Hal ini sekaligus sebagai upaya Direktorat Jenderal Cipta Karya untuk memperbaiki kualitas catatan dan laporan keuangan BMN di lingkungan Kementerian PUPR.

"Penyerahan aset BMN bukan berarti putusnya kegiatan bersama antara Cipta Karya dengan pemerintah daerah tetapi juga dilakukan peningkatan nilai manfaat dari aset yang diserahkan,” katanya.

Aset tersebut merupakan aset pemerintah yang harus dimanfaatkan secara baik untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sebagai salah satu tujuan pembangunan nasional. Danis berharap para penerima hibah aset sebagai barang milik daerah (BMD) pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten dan kota memelihara, mengoperasikan, melakukan perawatan melalui APBD dan dapat memanfaatkan serta mempergunakan barang tersebut sesuai dengan peruntukannya,Pungkasnya.
(Redaksi)

Pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur'an tingkat kecamatan Tukdana,kabupaten Indramayu berlangsung sangat meriah,yang bertempat di desa rancajawat. Kamis, 18/10/2018.
Berbagai elemen dari unsur muspika dan masyarakat memadati acara itu,Di hadiri juga caleg partai golkar nomor urut 9, Jana dapil 3.

H. Sutedi, S.Pd. M. Pd sebagai ketua panitia pembukaan acara MTQ tersebut,saat dikonfirmasi wartawan,mengatakan,"Cabang yang akan dilombakan ada 5 macam,Pertama cabang Tilawah quran golongan anak, Yang kedua cabang Tilawah quran golongan remaja,Yang ketiga Tahfidz quran 1 juz,Yang keempat Syahril quran beregu,Ke lima Murotal quran.Di ikuti 148 peserta"jelasnya

Masih pada tempat yang sama, disinggung masalah anggaran pelaksanaan tersebut,dia menjawab,"sumber dana dari APBD kecamatan Tukdana.
[ads-post]
Dalam sambutannya Camat Tukdana H. Ak Basuni, S. Ip. M. Si. Mengatakan,"pembukaan MTQ tahun 2018 ini, sangat meriah diawali dengan pawai ta'aruf,dan kami berpesan kepada peserta MTQ agar giat mengikuti lomba yang diselenggarakan panitia.karena kita punya qori terbaik tingkat propinsi jawa barat yaitu Ta'limudin asal kecamatan Tukdana.

Dalam sambutan Bupati Indramayu Hj. Anna Shopanah, SH yang diwakili Drs. H. Wahidin,"kami memberikan apresiasi,karena kecamatan Tukdana ini dalam bentuk kegiatan pembukaan MTQ tingkat kecamatan Tukdana,sangat meriah sekali.semoga lahir bibit bibit generasi qori qoriah terbaik,sampai tingkat kabupaten dan propinsi. Sesuai motto kabupaten Indramayu REMAJA religius,maju,mandiri,dan sejahtera.Acara tersebut diakhiri dengan pemukulan bedug.sebagai tanda dibukanya MTQ tingkat kecamatan Tukdana.
(Redaksi)

Oktober 17, 2018
Langkah kerja dengan perencanaan tentu hasilnya akan menjadi sangat terukur,apalagi perencanaan kota.Seperti Desa Jatibarang,Kecamatan Jatibarang,kabupaten Indramayu,Memiliki konsep pembangunanya harus terencana dengan baik,menghadapi musim penghujan kuwu Agus Darmawan beserta jajarannya,Sampai dengan POLDES,RT dan  RW semuanya  dilibatkan.untuk mengantisipasi datangnya musim penghujan,dengan  memperbaiki seluruh saluran .

Kuwu Desa Jatibarang Agus Darmawan saat di temui di lokasi Pekerjaan perbaikan saluran irigasi mengatakan,"Perbaikan saluran yang sudah lama dibiarkan,menjadi titik awal kami memberikan kenyamanan masyarakat.di saat musim penghujan pemerintahan desa  terdahulu melakukan pembiaran,maka yang terjadi  pendangkalan saluran.berdirinya bangunan di atas saluran mampet,maka di Jatibarang akan terjadi banjir.kami sangat yakin,kalau semua drainase berjalan baik.air lancar sampai ke sungai pembuangan di Jatibarang tidak lagi terendam air".jelasnya
[ads-post]
Warga RW 02 dan RW 01 Kurnadi,merasakan Perbedaan yang sangat mencolok terhadap Kuwunya,"Kami Akui dan sangat merasakan perbedaanya dengan Kuwu terdahulu,dari semua lini baik dari Administrasi pelayanan desa maupun konsep Perencanaan pembangunan.semuanya nyata di kerjakan.terus rasa memiliki Desa dan kebanggaan semua tumbuh dengan Sendirinya,sebab Jatibarang bukan Desa terbelakang.sejak dulu kejayaan desa Jatibarang akan semakin terpacu dengan Kuwu baru yang memiliki konsep Perubahan demi kemajuan masyarakat".ungkapnya

Senada juga yang disampaikan masyarakat RW 03 Tomi,mengatakan pupus sudah ucapan Nyinyir mengenai Kiprah Kuwu Baru.semua memberi semangat agar terpacu lagi untuk membenahi desa Jatibarang,Perbedaan nyata di setiap pembangunan dan Administrasi sangat mencolok.Kantor desa juga meraih juara tingkat kebersihan,hal ini karena motto Luruskan Niat Perbanyak Doa,menjadi pedoman langkah untuk menuju perubahan Jatibarang lebih baik lagi.

Sementara itu Ketua LSM Peduli Aspirasi Rakyat Dartim Fikri,Sambut baik Kinerja Kuwu Jatibarang.keberadaan pemerintah desa  yang sekarang,menunjukkan kualitasnya sebagai Desa maju.
(Otong.s)

Indramayu - Satuan Polsek Sindang  mendatangi sekolah disekitaran kewenangan  hukum dan wilayahnya,   setiap anggota diintruksikan agar mendatangi setiap sekolah, namun kedatangan mereka bukanlah untuk menangkap orang yang bersalah dimata hukum, kedatangannya justru untuk membantu sekolah-sekolah yang saat itu sedang ditinggalkan para guru honorer yang sedang mogok mengajar.
Aiptu Dedi Susanto, Babinkamtibmas Desa. Penganjang anggota Polsek Sindang

Salah satu anggota Polsek Sindang yang telah menjadi Babinkamtibmas Desa. Penganjang Aiptu Dedi Susanto yang telah dikenal baik oleh masyarakat Desa setempat mendatangi SD negeri yang berada di Desa tersebut,  kedatangannya adalah hanya untuk mengajar menggantikan  guru honorer yang  beberapa hari terakhir mogok mengajar.
Aiptu Dedi Susanto, Babinkamtibmas Desa. Penganjang anggota Polsek Sindang

"Kebetulan kami semua dari Jajaran Polsek diintruksikan oleh Kapolsek untuk menggantikan para guru honorer yang beberapa hari ini sedang mogok mengajar. Walaupun dengan keterbatasan pengetahuan yang kami  miliki soal belajar mengajar, itu semua tidak membuat kami surut dalam ikut serta mencerdaskan anak bangsa,  dan untungnya mereka (siswa-siswi) yang kami ajar merasa senang dengan kedatangan kami, bahkan banyak peserta didik yang bertanya tentang satuan kerja ke-polisian, sehingga hal itu dapat memacu  mereka untuk memiliki cita-cita sebagai seorang Polisi", Jelasnya.
[ads-post]
Kapolsek Sindang AKP. Iin Sukaeti dihadapan wartawan menjelaskan, dengan adanya Polri masuk sekolah, berarti menjadi sebuah nilai tambah bahwa Polri selalu bergerak bersama rakyat.

"Polisi adalah abdi negara yang selalu berusaha untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat,  apalagi terhadap generasi bangsa, kami pasti akan menyuguhkan sesuatu yang paling terbaik.
Aiptu Dedi Susanto, Babinkamtibmas Desa. Penganjang anggota Polsek Sindang

Kita juga memahami bahwa sekolah adalah cikal bakal lahirnya generasi yang berperilaku cerdas, bermartabat serta manfaat, untuk itu ketika pihak sekolah kekurangan guru, maka kami intruksikan agar sekolah-sekolah tersebut tetap memiliki guru, dan alhamdulillah kehadiran Polisi dihadapan siswa dan siswi telah membuat mereka senang, karena telah menghadirkan pemandangan dan pengajaran yang nampak baru bagi mereka," terangnya.

Guru honorer yang sekarang sedang mengadakan aksi mogok mengajar di Kabupaten Indramayu jumlahnya mencapai enam ribu orang guru,  akibatnya hampir disetiap sekolah kekurangan guru mengajar didalam kelas, serta polemik kurangnya guru saat ini sedang dan telah dalam kajian Kementerian Pendidikan Republik Indonesia.

Pena   : Azis
Editor: AP

Oktober 15, 2018
 MENARA POST - Depok - Tim sepak takrow Kabupaten Indramayu saat ini tengah berbangga diri atas kemenangannya menjadi juara umum dengan perolehan Tiga emas, satu perak dan satu perunggu  dalam menyisihkan tim pesaing cabor sepak takraw lainnya, yang dihelat sejak 07,  hingga 15, Oktober  pada Porda Jabar tahun 2018.

Pelatih Sepak Takrow Putri, Ade Badruzzaman didampingi Asisten pelatih Evika Dewi Anom pada awak media saat dihubungi  mengatakan bahwa keunggulan tim sepak takrow Indramayu disebabkan beberapa alasan.

"Kita alhamdulillah mengungguli banyak daerah dengan perolehan Tiga emas, satu perak dan satu perunggu.  Itu terjadi bukan hanya karena kualitas tim, namun juga karena kerjasama tim yang terakomodir  sangat baik, dan intruksi dari pelatih serta asisten selalu didengarkan oleh para atlet," Terangnya.

Asisten pelatih, Evika Dewi Anom yang sudah lama menggawangi kinerja dari tim sepak takrow Indramayu turut menyampaikan kebahagiaannya pada perolehan prestasi saat ini.
[ads-post]
"Bahagia dan pujian selalu tercurah, karena semakin hari kekuatan, kelebihan serta kekompakan yang dimiliki tim sepak takrow Indramayu semakin menjanjikan dan diperhitungkan, bukan hanya didaerah ataupun propinsi  saja, namun juga tim kami ini  diperhitungakan hingga ditingkat nasional.
Kami anggap keberhasilan serta kesuksesan  ini adalah sebuah hadiah dari kami untuk pemerintah dan masyarakat Kabupaten Indramayu,  dan kami berkomitmen akan terus berjuang untuk mengharumkan nama baik Kabupaten Indramayu" , Ungkapnya dengan penuh semangat.

Event Porda  Jabar 2018 yang dihelat di Cilodong - Depok  telah menampilkan lomba sepak takrow dengan sistem penyisihan group di delapan besar di nomor regu dan
doule event  serta berhasil membuat tim sepak takrow Indramayu masuk sebagai perolehan emas terbanyak dan juara umum.

 Indramayu - Pemilu yang sesaat lagi akan dihelat oleh seluruh rakyat Indonesia, biasanya  menghadirkan berbagai fenomena sosial ditengah masyarakat. Untuk itu agar menggiring masa pada proses Pemilu yang aman, damai dan  berkeadilan, Panwaslu Kecamatan Sindang menggelar  sosialisasi pengawasan pemilu partisipatif bersama masyarakat ditingkat Kecamatan Sindang tahun 2018 Senin, (15/10) yang bertempat di aula Kecamatan Sindang.
Ketua Panwascam Sindang Asep Setiawan yang membuka acara tersebut menyampaikan tentang mukodimah alur kewenangan dan kewajiban Panwascam sebagai liding sektor informasi dan lembaga pengawasan pemilu.

"Panwascam sebagai kepanjangan tangan dari Bawaslu tidak segan-segan menindak tegas siapapun yang telah melakukan tindak kesalahan dalam  kampanye, dan pihaknya juga akan selalu melakukan informasi kepada masyarakat untuk selalu faham terhadap arus hulu dan hilir proses pemilu dan Panwascam juga akan menerima pengaduan masyarakat sebagai hak konstitusi yang harus dilindungi" Tegasnya.

Koordinator divisi sengketa Pemilu Bawaslu Kabupaten Indramayu Tarjono dalam kesempatan yang sama sebagai narasumber sosialisasi menjelaskan  tentang undang-undang pengawasan pemilu yang seutuhnya dilakukan oleh Bawaslu dan hirarki disetiap tahapan.
[ads-post]
"Dalam melakukan pemilu, kita diatur oleh undang - undang, sehingga kita juga dalam peraturan pemasangan alat peraga kampanye (APK) sampai pada  pelaksanaan kegiatan tidak boleh sembarang melaksanakan  agar fungsi Bawaslu dirasakan oleh masyarakat banyak.
Dalam  hal ini Bawaslu memiliki semboyan bersama rakyat kita awasi pemilu dan bersama Bawaslu kita tegakkan pemilu", ucapnya.

Karena kedaulatan ada ditangan rakyat dan dilaksanakan sesuai dengan undang-undang, jadi pemilu sesungguhnya bertujuan untuk mewakili kepentingan rakyat agar rasa aman, nyaman serta kepentingan berbasis kerakyatan dapat terakomodir dengan baik.

Silang pendapat mewarnai pertemuan Rapat Evaluasi pelaksanaan  Penyaluran Bantuan pangan Non Tunai (BPNT) tahun 2018 di Kabupaten Indramayu,Tampak terlihat dari unsur Inspektorat , BUMN,BNI 46 ,Dinas Sosial , TKSK, dan Agen Penyalur.Tidak Sinkronnya Data penerima BPNT dengan Data Masyarakat berpenghasilan Rendah(MBR) tingkat desa menjadi awal perbedaan yang sangat mencolok .
Seperti dikatakan Ketua Aksi Indramayu H Tarkani dengan lantang di depan Forum,menyuarakan adanya perbedaan mencolok Penerima BPNT dengan Data masyarakat miskin tingkat desa,hal ini menjadikannya pemerintahan Desa terabaikan.sehingga Ketua kelompok penerima bertindak semaunya tanpa ada Kordinasi.tentu hal ini hampir mendekati kenyataan Dengan desa lain di Indramayu."kami mewakili desa lain  sebaiknya data penerima BPNT dari  pusat,sampai ketingkat  kecamatan dan Desa.harus sama,agar semuanya ikut bertanggung jawab tentang keberhasilan  penyaluranya.masih menurutnya.ini bagian dari koreksi kami yang mewakili seluruh desa.sebab setiap ada pembagian BPNT,masyarakat yang tidak menerimakan,langsung Protes kepada Kuwunya untuk itu masukan dari kami agar menjadi Koreksi".terangnya

Lain lagi dengan Marto,Agen Penyalur Dari kecamatan menilai dengan akan ditambahnya agen penyalur BPNT,jelas akan mengurangi pendapatan.tentu berimbas biaya pengeluaran.
[ads-post]
bukankah dari Pihak BUMN BNI bisa memberikan penjelasan tentang penambahan Agen, kalau memang benar ada penambahan agen,sebaiknya dilakukan pendataan terlebih dahulu dan dihitung kesesuaian ongkos dan jarak tempuh.agar semuanya berjalan dengan baik".Katanya

 itu Sumarno,Perwakilan BUMN BNI 46 membenarkan semua silang pendapat."ini ya inilah tujuan dari Evaluasi Penyaluran BPNT,mari kita kaji bersama.memang  data Miskin tingkat desa tidak sama dengan penerima BPNT hampir merata di setiap Desa.tentunya akan menjadi persoalan.cuman kami akan bayar sesuai dengan data dari Kemensos.Selebihnya kami tidak bisa membayar usulan dari Desa.mari kita Carikan pemecahanya,sedangkan tingkat penyaluran agar cepat sampai kepada penerima.kami akan menambah agen baru sebanyak 157 agen,hal ini masih dibahas berapa kebutuhan agen baru. kebutuhan sebenarnya agar distribusi beras dan telor cepat sampai kepada penerima".tegasnya
( Otong.S)

Indramayu -  Untuk kesekian kalinya, Banser Tanggap Bencana  (Bagana) se-dapil satu yang terdiri dari Kecamatan Sindang, Indramayu,  Pasekan, Cantigi, Balongan dan Arahan melakukan Baksos untuk Donggala dan sekitarnya. kali ini sasaran Baksosnya adalah venue event pameran yang berada dilokasi HUT - Indramayu,  Minggu (14/10).
Menurut Koordinator Baksos se-dapil satu Muhroz Al-Farizi dan Adi Rosyid Maulana dari Satkoryon Sindang dalam keterangnya menyampaikan bahwa Giat Baksos yang di inisisi oleh seluruh Satkoryon Se-dapil satu adalah semata-mata sebagai sarana hablumminannas untuk mencapai habluminallah.

"Sasaran Baksos kami kali ini adalah venue event HUT Indramayu yang didalamnya ada pameran dan pasar malam, sehingga keadaannya ramai dan sangat strategis untuk Baksos.
Kami juga tidak peduli orang diluar sana berkata apa tentang Banser, buktinya kami sudah tidak terhitung hadir untuk saudara - saudara kami di NUsantara.
Kami adalah (Bagana) Banser yang khusus membantu dan terdidik untuk tanggap bencana. Kami tidak akan tanya yang kami bantu itu  beragama apa, darimana,  ras dan suku apa, kami hanya tahu bahwa hablumminannas adalah ajaran agama yang senantiasa kami yakini kebenarannya dan akan membawa kami pada habluminallah,"  lugasnya.
[ads-post]
Adi Rosid Maulana yang juga sebagai Koordinator Banser Dapil satu menambahkan, Guna merespon kedaruratan dan penyelamatan korban. Sejak beberapa hari lalu pihaknya beserta semua tim Bagana  telah berhasil mengumpulkan sejumlah uang jutaan rupiah, pakean layak pakai dan barang-barang kebutuhan lainnya.

"Bagana Se-dapil satu rencananya akan mengirimkan semua yang dihasilkan dari Baksos melalui Lembaga Zakat Infaq dan Shodaqoh Nahdlatul Ulama (Lazisnu) PCNU Kabupaten Indramayu serta  akan dikirimkan menuju Donggala Palu pada minggu - minggu yang akan datang. Semoga yang kami kirimkan dalam periode yang kesekian kalinya ini dapat berguna serta manfaat bagi warga yang sedang membutuhkan,"  ucapnya.

Saat ini Bagana Kabupaten Indramayu tengah mendapatkan mandat dari Satkorcab Banser untuk melakukan Baksos sebanyak mungkin dan membantu dan  meringankan beban yang sedang dilanda oleh saudara satu Nusa satu bangsa diseluruh tanah air Indonesia.

Gebrakan Fans of Rhoma and soneta ( FORSA ) kabupaten Indramayu,menggelar panggung Terbuka dan Bakti Sosial Peduli Bencana  Palu, Donggala,Sulawesi.di Depan Aula desa Jatibarang,kecamatan jatibarang,kabupaten Indramayu.

dalam membantu meringankan  saudara kita yang tertimpa musibah bencana alam dipalu dan donggala Sulawesi,dengan pertunjukan seni dan lagu karya Rhoma Irama.hasil Donasi akan di serahkan semua,sebagai wujud Forsa Indramayu ikut merasakan Penderitaannya.Dengan menggelar panggung terbuka Forsa Peduli Bencana bersama Masyarakat dilakukan oleh Forsa,mendapatkan Apresiasi dari masyarakat Jatibarang.

Tampak terlihat para pedagang pasar sandang dan masyarakat,ikut hanyut merasakan getaran nyanyian lagu yang dilantunkan penyanyi dari Forsa.sedang musik pengiring juga sangat padu,terlihat menikmati semuanya kompak bersatu menghasilkan Simponi Indah dalam setiap lantunan Lagu.

Seperti dikatakan ketua Forsa  Kab Indramayu,yang mewakili Tosin."Kami Mohon maaf,ketua Forsa Kab Indramayu Nahdudin tak bisa hadir bersama kita.menghibur sekaligus ikut Peduli  bersama masyarakat Jatibarang.Dengan pengumpulan donasi,berupa baju layak pakai dan pengumpulan uang.Dengan penuh antusias masyarakat desa jatibarang dari berbagai elemen  ikut menyumbangkan seperti baju bekas layak pakai, Juga dari pedagang pasar jatibarang,turut menyumbangkan baju dan kaos,kami ucapkan terima kasih".terangnya
[ads-post]
Sementara itu pedagang pasar sandang,H Marta memberikan sedikit komentar,terkait kiprah Forsa dalam Peduli Bencana."secara Pribadi aku sangat mendukung sekali gebrakan ini,disamping ada suguhan musik dangdut lama,karya Cipta Rhoma irama.di sisi lain keprihatinan yang di rasakan korban bencana sedikit diringankan oleh bantuan kami." katanya

(Otong.S)

Keberadaan tiang Pancang Iklan di blok Prapatan Desa Lobener,Kecamatan Jatibarang,kabupaten Indramayu.Ruas jalan pekandangan-Jatibarang,keberadaan tiang pancang itu sangat membahayakan pengguna jalan,sebab posisinya sangat menjorok ke jalan.belum lagi ada putaran jalan terlalu dekat dengan arah masuk ke jalan poros Desa.Maka keberadaan tiang pancang iklan itu semakin membahayakan pengguna jalan tersebut.

Seperti dikatakan masyarakat desa Malang semirang Jaenudin,"kalau membahayakan pengguna jalan sebaiknya di cabut saja,karena tidak ada manfaatnya buat masyarakat.Malah berdampak seringnya terjadi kecelakaan,seperti hari Kamis kemarin.anak muda menabrak gerobak Baso,untungnya tidak ada korban hanya terkilir kakinya.begitu Juga dengan penjual Bakso,gerobaknya penyok di  bagian depan . kalau kita lihat  manfaatnya tidak ada sama sekali.kalau  untuk Iklan memang tepat,bisa di baca pengguna jalan.namun resiko bahaya kecelakaan sangat tinggi.kami menghimbau perencanaan pelaksanaan pekerjaan jalan harus juga di hitung, tentang resiko tak terlihat.seperti tiang pancang Iklan yang menjorok ke jalan.sebab ada pelebaran jalan,ya tiang pancang Iklan tadinya jauh dari jalan.setelah pelebaran semakin menjorok ke jalan.untuk itu kami  sangat berharap sekali UPTD Bina Marga PR Wilayah VI Propinsi Jawa Barat,segera mencabut tiang Pancang yang sangat membahayakan".Terangnya
[ads-post]
Senada juga disampaikan oleh masyarakat Desa Lobener,Karpan."Sebaiknya Pemerintah Propinsi mendengar dan membuktikan kebenarannya,meninjau langsung kalau di rasa benar.segera lakukan pelaksanaan untuk mencabut tiang pancang Iklan di Blok Prapatan Desa Lobener,Kecamatan Jatibarang yang sangat menggangu pengguna jalan dan membahayakan pengguna jalan".

Sementara itu Ketua Lembaga investigasi Negara,Supa mengatakan."ini akibat dari perencanaan yang terkesan terburu-buru,untuk mengejar target,begitu juga dengan pemborong pekerjaan Ruas jalan Pekandangan-Jatibarang.tidak memikirkan dampak dari pelaksanaan pelebaran jalan.tentu ada sesuatu yang mendekat ke arah jalan.seperti Tiang Pancang Iklan yang keberadaannya menjorok ke jalan.untuk itu kami minta kepada UPTD Bina Marga PR Wilayah VI Cirebon,Propinsi Jawa barat.segera perbaiki atau mencabut tiang Pancang itu".Tegasnya

(Otong.S)

Indamayu,(13/10/2018) Mutiara Bangsa Indramayu melaksanakan HUT yang pertama, acara tersebut bertempat di Gedung mutiara bangsa,kelurahan bojongsari, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

Acara yang bertema 1st Anniversary Mutiara Bangsa Indramayu, di ikuti siswa siswi 42 sekolah setingkat TK/PAUD, Pihak panitia mutiara bangsa sendiri merangkul dinas pendidikan,bidang Paud untuk memeriahkan kegiatan tersebut.

Pada HUT mutiara bangsa itu sendiri di isi dengan berbagai macam perlombaan,seperti fashion show,menggunting dan menempel gambar,sampai dengan perlombaan Baby shark.

Acara berlangsung sangat meriah,Apalagi melihat penampilan anak anak paud yang mengikuti perlombaan fashion show dan menari baby shark yang lagi viral.

Reni salah satu wali murid siswa mengikuti acara tersebut mengataka, "baru pertama kali melihat anak saya tampil, apalagi melihat dia menari baby shark bersama temannya, rasanya senang sekali bang.menjadi juara atau tidak itu bukan tujuan saya, yang pertamana di acara ini anak saya belajar berani tampil di depan umum,harapannya jika dia dewasa bisa jadi artis atau pejabat sudah tidak janggung lagi". ungkapnya sambil tersipu malu
[ads-post]
Masih pada tempat yang sama Adit(5) siswa Paud Tunas Bangsa Bangodua pada saat di wawancara MP,Mengatakan senang ikut lomba menggunting dan menempel gambar,ucapnya sambil makan kacang layaknya anak kecil.

Untuk juara perlombaannya di bidang baby shark juara satu dimenangkan oleh TK.Cendikia Bumi Patra,adapun Lomba Fashion show juara satu atas nama Briell TK.Aisyah Bustanul athfal Indramayu.

Suksesnya acara tindak lepas dari kerja keras panitia dan Ibu Rita Natalia,SE sebagai manager umum Mutiara Bangsa yang merangkul dinas pendidikan,sehingga acara yang bertujuan ajang edukasi,berlangsung kondusif,aman,dan terkendali.

Acara itupun ditutup dengan pembagian tropi oleh Rita Natalia,SE dan Margono Kabid Paud dinas pendidikan Indramayu.

Pena : M Guntur

FENOMENA Hari Tanpa Bayangan telah terjadi di wilayah Indramayu, Jawa Barat. Peristiwa langka Hari Tanpa Bayangan  itu terjadi hari ini, Kamis, 11 Oktober 2018 sekitar pukul 11:40 WIB.
Kulminasi, Ilustrasi

Forecaster Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Jatiwangi Majalengka Ahmad Faa Izyn menuturkan, puncak titik kulminasi terjadi pada pukul 11.30. Dia menambahkan, titik kulminasi adalah titik di mana posisi matahari tepat berada di posisi langit paling tinggi. "Posisi pergerakan matahari saat ini berada tepat di atas (pulau) Jawa," kata Ahmad,  dikutip dari laman Pikiran Rakyat.Kamis 11 Oktober 2018.

Secara umum, kulminasi utama di Indonesia terjadi antara 22 Februari di Kupang hingga 8 April di Banda Aceh dan 10 September di Banda Aceh sampai 20 Oktober di Kupang.

Hari Tanpa Bayangan disebut juga sebagai kulminasi utama.
Kulminasi atau transit atau istiwa adalah fenomena ketika Matahari tepat berada di posisi paling tinggi di langit.

Saat deklinasi Matahari sama dengan lintang pengamat, fenomenanya disebut sebagai kulminasi utama.


Pada peristiwa ini, posisi Matahari dari Bumi akan terlihat terus berubah sepanjang tahun antara 23,5 derajat Lintang Utara sampai 23,5 derajat Lintang Selatan.

Hal ini disebut sebagai gerak semu harian Matahari.
Pada tahun ini, Matahari tepat berada di khatulistiwa pada 20 Maret 2018 pukul 23:15 WIB dan 23 September 2018 pukul 08:54 WIB.
[ads-post]
Adapun pada 21 Juni 2018 pukul 17:07 WIB, Matahari berada di titik balik utara dan pada 22 Desember 2018 pukul 05:23 WIB Matahari berada di titik balik selatan.

Menurut informasi BMKG, mengingat posisi Indonesia yang berada di sekitar ekuator, Hari Tanpa Bayangan atau kulminasi di wilayah Indonesia akan terjadi dua kali dalam setahun.
Waktu terjadinya kulminasi tidak jauh dari saat Matahari berada di khawatulistiwa.
Khusus untuk kota Pontianak, Kalimantan Barat, yang terletak di khatulistiwa, fenomena ini terjadi bersamaan dengan saat Matahari tepat di khatulistiwa.
Berdasrakan informasi BMGK, peristiwa di Pontianak itu terjadi pada 20 Maret 2018, yang kulminasi utamanya terjadi pada pukul 11:50 WIB dan pada 23 September 2018 yang kulminasi utama pukul 11:35 WIB.

Di kota-kota lain di Indonesia, Hari Tanpa Bayangan atau kulminasi utama terjadi pada saat deklinasi Matahari sama dengan lintang kota tersebut.

Proyek pengaspalan (Hotmix) dikawasan Sport Centre (SC) Jl. Olahraga Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu Jawa Barat,Telah selesai dikerjakan. Pasalnya selain kawasan tempat berolahraga juga sebagai tempat hiburan bermain dan sirkuit, ajang lomba balap sepeda motor, terkadang dipergunakan sebagai tempat perlombaan lainya.

Pekerjaan Pengaspalan (Hotmix), yang dilaksanakan oleh PT. Kusuma Group Direktur Pra Persada, SE, kini sudah finishing atau selesai dikerjakan sesuai waktu yang telah ditentukan dan ditetapkan oleh pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Indramayu,

Akhong selaku pelaksana lapangan menuturkan, untuk penataan pekerjaan Sport Senter (SC) ini menelan anggaran kurang lebih 6 M, dengan panjang jalan yang dikerjakan mencapai keseluruhannya 17.000 meter.

Sedangkan untuk bahan hotmix saya pesan dari Kabupaten Karawang, yang mutunya standar kwalitas terbaik sehingga pekerjaan hotmix yang digelar terlihat cantik dan tidak mudah rusak, apa lagi ketebalanya sesuai harapan saya dan warga mudah-mudahan disaat turunnya hujan tidak mudah retak dan rusak. ungkapnya Senin (08/10/2018).

Akhong menambahkan, proyek yang sudah selesai tersebut seharusnya rampung pada 8 Oktober 2018. “Namun kini sudah selesai sebelum waktu yang disediakan artinya mencapai target, sekaligus sudah bisa untuk dijadikan acara panggung gembira seperti yang digelar dalam Rangkaian Hari Jadi, Kabupaten Indramayu kemaren,” ungkapnya, Senin (08/10/2018)
[ads-post]
Kepala Bidang Tata Ruang Yudi Suswanto, ST mengatakan, proyek yang telah dikerjakan oleh PT. Kusuma Grup tersebut sudah sesuai yang ada di Rancangan Anggaran Belanja (RAB). “Dengan pelaksanaannya sudah cukup baik dan sebelum batas waktunya pekerjaan sudah selesai dikerjakan sehingga sudah bisa dinikmati masyarakat Indramayu,” paparnya.

Ditempat terpisah Andi Dray salah satu pembalap motor Indramayu merespon positif adanya proyek pengaspalan (Hotmix) di Sport Senter (SC). Karena menurutnya dengan digelarnya proyek pengaspalan di Sepot Senter ini tujuannya untuk kemajuan masyarakat Indramayu dan masa depan regenerasi. “Sarana olahraga lengkap diharapkan dapat menunjang prestasi atlet berbagai cabang di Kabupaten Indramayu,” tuturnya
(Redaksi)

Pelaksanaan Pembangunan Underpass jembatan Kereta Api Jatibarang pada Ruas jalan Pekandangan Jatibarang dipertanyakan Sejumlah kalangan, pasalnya pelaksanaan kegiatan pekerjaan sampai dengan bulan Oktober 2018 pembangunan tersebut belum terlihat ada kegiatannya sama sekali.terpampang dalam papan Proyek  yang telah terpasang sangat jelas dengan No Kontrak 622/383.01, Tanggal SPMK 25 Mei 2018,dengan Anggaran Rp.4.138.177.656, Pelaksana Pembangunan PT Aditya karya Utama .

Seperti Dikatakan oleh ketua Lembaga investigasi Negara DPD Indramayu supa, "kalau Sekiranya pelaksanaan pekerjaan masih ditunda,sebaiknya jangan dipasang dulu Papan Proyek Pelaksanaan, masyarakat menjadi bingung.tentu Kami mempertanyakan perencanaan yang sudah dilakukan kok  masih menyimpang dari ketentuan yang sudah di umumkan.  masyarakat jadi Bingung mau berbuat membangun takut kena pelebaran, Apalagi Pelaksana Pekerjaan dari Pemenang dalam hal ini pelaksanaan kegiatan adalah PT Aditya Karya Utama".

Hal yang sama Juga disampaikan oleh Budi Tokoh Masyarakat mempertanyakan pelaksana pekerjaan Pembangunan Jembatan Under pass,"Kereta api pekerjaanya masih ditunda,seharusnya Pihak Pemerintah tentu UPTD Wilayah VI Bina marga PR Cirebon memasang kembali,Papan Proyek Penundaan jadwal pekerjaan.bukan didiamkan begitu saja,sebab banyak yang tahu persis tata cara kegiatan pelaksanaan kegiatan. sekali lagi Kami mendesak kepada UPTD PR Wilayah VI Cirebon pola lama sudah tinggalkan".
[ads-post]
Sementara itu UPTD Bina Marga Wilayah VI Cirebon saat dihubungi terkait penundaan pelaksanaan pembangunan  Jembatan Kereta api Underpass sangat di sayangkan HP nya Mati tidak Aktif.   (Otong S)

 MENARA EKSPRES - Bupati Indramayu Hj. Anna Sophanah melepas secara resmi kontingen Kabupaten Indramayu untuk bertanding pada pelaksanaan Pekan Olahraga Daerah (Porda) Jawa Barat XIII tahun 2018. Pelepasan atlet kontingen Kabupaten Indramayu dilaksanakan, Jum’at (05/09/2018) di halaman Pendopo Kabupaten Indramayu.
Bupati Indramayu Hj. Annah Sophanah

 Bupati Indramayu Hj. Anna Sophanah menjelaskan, kontingen Kabupaten Indramayu yang terdiri dari atlet, pelatih, dan official harus memperhatikan dan  menjaga kewibawaan serta nama baik daerah Kabupaten Indramayu.

“Buktikan bahwa kita mampu berpretsasi dan menjadi kontingen yang baik, dan menjunjung tinggi sportifitas serta tetap menjaga persatuan dan kesatuan, dan harus menjaga kesehatan dan membanggakan nama Indramayu,” tegas

Sementara itu Ketua Satgas Porda Jawa Barat XIII tahun 2018 Kabupaten Indramayu, Tufik Hidayat mengatakan, jumlah kontingen Kabupaten Indramayu seluruhnya mencapai 350 orang yang terdiri dari 196 atlet,  81 oficial, 39 satgas, 34 tim pendukung lainnya dan akan mengikuti 23 cabang olaraga yang akan digelar pada tanggal 5 – 16 Oktober 2018 mendatang.

Taufik menambahkan, sebanyak 11cabang olahraga telah diberangkatkan lebih dahulu karena memulai cabang pertandingan sebelum pembukaan Porda,Dan saat ini cabang wushu dan tinju telah memasuki tahapan final.

“Semoga kita bisa meraih emas sebanyak mungkin meskipun kita hanya menargetkan 15 medali emas. Dan ini bisa memperbaiki posisi Kabupaten Indramayu,” kata Taufik.
(Redaksi)

 MENARA POST - INDRAMAYU – Masyarakat Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat dan sekitarnya sudah lebih dari sebulan ini mengeluhkan padamnya belasan titik Penerangan Jalan Umum (PJU) yang terpasang di wilayah perbatasan dengan Kabupaten Cirebon, tepatnya di Desa Singakerta.
Urip, Kepala Desa (Kades) Singakerta
“PJU itu semula menyala dan dipasang guna menerangi gelap gulita kondisi Jalan Provinsi di Desa Singakerta yang merupakan wilayah perbatasan Kabupaten Indramayu – Kabupaten Cirebon,” ujar warga sekitar, Maman, 48.

Dengan kondisi Jalan Raya Desa Singakerta yang sekarang gelap gulita, katanya maka dampaknya mengganggu kenyamanan dan bahkan keselamatan masyarakat, khususnya pengendara sepeda motor. Sebab Jalan raya di wilayah itu dikenal rawan kriminalitas atau rawan aksi begal.

Dikatakan, Pemkab Indramayu memasang puluhan titik PJU di jalan itu tujuannya untuk membantu masyarakat dalam menekan angka kejahatan khususnya begal. Sebab dengan sorot lampu PJU yang terang benderang di Jalan Raya Desa Singakerta pada malam hari, orang-orang yang melintas di jalan itu, termasuk begal, wajahnya dapat dikenali pengguna jalan lainnya. “Kondisi terang benderangnya Jalan Raya Desa Singakerta inilah yang membuat begal sering mengurungkan aksi kejahatannya,” katanya.

Ia menambahkan, sejak belasan titik PJU di Jalan Provinsi Desa Singakerta itu padam, dampaknya masyarakat jika malam ahri enggan bepergian ke luar rumah. Pertimbangannya kondisi Jalan Raya Desa Singakerta yang serpi rawan aksi kejahatan dan kecelakaan-lalu-lintas. “Ya sudah tahu sendiri kondisi Jalan Raya Desa Singakerta malam hari gelap gulita lantaran pada sisi kanan – kiri merupakan areal pesawahan,” ujarnya.
[ads-post]
Kepala Desa (Kades) Singakerta, Urip dihubungi mengemukakan, berdasarkan hasil pendataan di lokasi, sedikitnya 13 titik PJU di Jalan Raya Desa Singakerta itu padam alias tidak menyala. “Padamnya PJU itu ada yang karena konsleting dan ada juga karena kabel PJU putus,” ujar Urip.

Banyakanya PJU yang padam diakui Kades Singakerta, Urip berimbas terhadap keselamatan dan kenyamanan para penguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor. “Sudah beberapa kali terjadi, pengendara sepeda motor menabrak orang gila yang berkeliaran di jalan,” katanya.

Untuk itu, Kades minta Dinas Perhubungan Kabupaten Indramayu mengganti titik PJU yang padam. “Pemdes Singakerta sudah mengusulkan agar semua titik PJU yang padam diganti. Namun sayangnya usulan yang sudah disampaikan belum ditanggapi serius. Pemdes Singakerta tetap berharap, Dinas Perhubungan Kabupaten Indramayu segera memperbaiki belasan titik PJU yang padam,” ujar Kades Urip, di ruang kerjanya.

Oktober 05, 2018
 MENARA EKSPRES  - TNI Kodim 0616/Indramayu peringati Hari Ulang Tahun Tentara Nasional Indonesia (HUT TNI) ke 73, Jum'at (05/10/2018), Peringatan ini diawali  dengan melakukan upacara bendera dihalaman depan makodim, lalu dilanjutkan syukuran dan potong tumpeng.

Tamu undangan yang hadir pada peringatan tersebut yakni Kapolres Indramayu, Kejari Indramayu, Ketua Pengadilan negeri Indramayu beserta jajarannya serta SKPD kabupaten Indramayu.

Pada kesempatan itu, Kapolres Indramayu, AKBP Arif Fajarudin mengucapkan selamat hari jadi TNI, selain itu ia juga memberikan potongan tumpeng kepada Dandim 0616 Letkol Kav Agung Nur Cahyono.

Sementara Letkol Kav Agung Nur Cahyono dalam sambutannya mengungkapkan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang hadir dan selalu mendukung tugas TNI.

"Terima kasih kepada seluruh pihak yang hadir, lembaga negara, organisasi masyarakat, veteran, para sesepuh serta seluruh masyarakat yang sudah berperan serta membantu tugas TNI, sehingga TNI dapat melaksanakan tugasnya dengan baik." Ungkapnya.

ia juga meminta maaf dan memohon doa restu kepada seluruh lapisan masyarakat agar TNI dapat ikut serta dalam mewujudkan cita-cita negara.

"Mohon maaf jika selama dalam pergaulan ada tindakan prajurit kami yang tidak berkenan. Selanjutnya mohon doa restu agar kedepan TNI dapat terus berperan mewujudkan cita-cita negara." Ucapnya.

Pada momen yang sama, Sekretaris daerah kabupaten Indramayu yang hadir mewakili bupati berpendapat, kondusifitas daerah tercipta berkat adanya TNI dan POLRI.

"Tanpa ada TNI dan POLRI, suatu daerah tidak akan kondusif. Oleh karena itu atas nama pemerintah daerah kabupaten Indramayu mengucapkan terima kasih kepada TNI dan POLRI serta selamat hari ulang tahun TNI ke 73." Tuturnya. (Redaksi)

Bulan Oktober merupakan bulan yang sangat istimewa bagi Indramayu  di hari jadi yang ke 491,masyarakat Indramayu di manjakan dengan berbagai macam kegiatan dan hiburan yang menarik mulai dari pagelaran kesenian berakar Tradisi ,pameran Pendidikan mengakat kreasi Pelajar, karnaval Budaya ,pameran pembangunan sampai bakti sosial.

   Banyaknya pertunjukan budaya yang bersifat Informatif ,edukatif ,dan menghibur masyarakat.di bulan oktober ini memang sengaja untuk menyemarakan dan memeriahkan peringatan hari jadi indramayu yang jatuh setiap tanggal 7 bulan Oktober ini, dengan demikian di tahun 2018 ini perjalanan penuh misteri ini menginjak ke491
   
   Kalau kita tengok kebelakang berupa Hutan Belantara 491 tahun yang lalu kini Indramayu menjadi wilayah yang padat penduduk dan ramai dikunjungi para wisatawan domestic maupun pelancong asing karena Destinasi wisata Kabupaten Indramayu sangat menjanjikan untuk dinikmati seperti hamparan pasir lembut Tirtamaya belum lagi pulau Biawak yang sunyi sangat  menarik untuk di kunjungi sedangkan Potensi laut kita indramayu berlimpah ruah dibuktikan dengan setiap tahun bertambah tangkapan ikan nelayan adapun  produksi padi juga mengalami kenaikan dan dijadikan lumbung padi Nasional produksi padi mencapai 1.8 juta ton per tahun
 
   Jumlah Penduduk pada tahun 2017 sebanyak 1,7 juta jiwa ,dengan pertumbuhan penduduk 0,56% Luas Wilayah Indramayu mencapai 209.942 Ha dengan panjang garis pantai 147 Km .Indramayu yang di kenal sebagai kota Mangga memiliki areal persawahan mencapai 117.406,62 Ha ,tambak 26.980,26 ha Perkebunan 8.949,88Ha serta Hutan seluas 30 854,33 Ha
[ads-post]
   Indramayu mempunyai industri berat berskala Nasional yakni PERTAMINA RU VI  Balongan dan LPG  Mundu ,Disamping itu telah berdiri pula pembangkit listrik tenaga Uap (PLTU) yang dapat memasok listrik  se- jawa dan Bali .belum lagi Fasilitas terminal liquid Petrolum Gas kini di Sumur Adem menambah kapasitasnya dengan pembangunan tahap kedua.
 
   Dari Rentang waktu sampai sekarang 1527 M sampai sekarang tercatat Indramayu sudah dipimpin 33 Bupati ,Saat ini Indramayu dipimpin oleh Bupati Hj Anna Sophanah yang merupakan Bupati perempuan Pertama di Indramayu.sejak Raden Arya Wilalodra membangun pedukuhan cimanuk di Indramayu 491 tahun yang lalu.
 
   Di bawah kepemimpinan Hj Anna Sophanah Indramayu terus mengalami peningkatan Infrasrtuktur serta maju secara signifikan .derap Pembangunan terjadi secara merata di segala bidang .jalan dan Jembatan di bangun itu adalah bentuk perhatian khusus kepada masyarakatnya untuk menikmati pembangunan dan memudahkan mobilitas dalam beraktivitas.

   Di tahun ini saja Pemerintah Kabupaten Indramayu telah membangun dua Jembatan,4 bangunan Pemerintahan ,1 pasar kecamatan Jatibarang. tampak hadir artis Nasional Pepi disamping Bupati ikut merasakan kebahagian  warga indramayu ,adapun berdirinya Masjid daerah Mega,"H Mursyid Ibnu Syaffiudin",hal ini sangat menarik dan ramai dikunjungi masyarakat baik dari desa indramayu maupun dari luar Indramayu berdiri dengan sangat megahnya masjid raudlatul jannah setiap harinya tidak pernah sepi dari kunjungan masyarakat .(OTONG,S)

Rombongan sepeda santai Bupati kabupaten indramayu beserta jajarannya sambangi kantor kecamatan arahan setelah bersepada dari alun alun indramayu,Rombongan yang di pimpin langsung oleh Hj.Anna Sopana beserta suami di sambut langsung oleh camat arahan Iing Koswara berlangsung hangat dan penuh rasa kekeluargaan. Kamis 28 September 2018
Camat Aahan dengan rombongan bipati Indramayu

Pada kesempatan itu juga rombongan bupati tersebut menyempatkan waktu untuk senam pagi di halaman kecamatan arahan,setelah senam pagi beristirahat sejenak sambil maka makan ringandan melakukan sesi foto bersama.
[ads-post]
Di waktu yang berbeda camat Arahan Iing Koswara beserta para Kuwu pada saat di mintai keterangan oleh awak media mengatakan,"kami merasa senang dan terhormat rombongan bupati Hj Anna sopana beserta jajarannya Sudi mampir sejenak di kantor kami".

Sementara itu kehadiran rombongan bupati yang mampir di kantor kecamatan sampai di telinga masyarakat,dan menjadi buah bibir,"ibu ana kelihatan lebih cantik klo melihat langsung,selama ini saya cuma lihat ibu bupati di media cetak atau televisi,ibu juga sempat menyapa masyarakat sambil melambaikan tangan".ucap Tika salah satu warga yang menyaksikan.
(Redaksi)

MKRdezign

{facebook#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {twitter#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {google-plus#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {instagram#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL}

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget