September 2018

Kemacetan parah setiap hari pasaran Rabu dan Minggu di jalan Mayor Dasuki Desa  Jatibarang dikeluhkan masyarakat dan pengguna jalan ini disebabkan pedagang Sandang sudah menggunakan ruas jalan untuk memasarkan dagangannya maka terjadilah penyempitan jalan dan sudah melewati garis sepadan jalan Untuk itu kami masyarakat dan pengguna jalan menghimbau kepada Pemerintah daerah segera tertibkan  para pedagang pasar sandang kain di  ruas jalan Mayor Dasuki sampai jalan arah ke kota kabupaten Indramayu.
   
Pedagang kain di pasar jatibarang menggunakan ruas jalan
Seperti di katakan oleh salah satu Karyawati Bank yang bekerja di Indramayu Sri Indah mengeluhkan Atas kemacetan parah setiap hari pasaran Rabu dan Minggu tetap kesiangan sampai tempat kerja penyebab kemacetan ini jelas ulah pedagang yang  terus merangsek ke badan jalan untuk menggelar dagangannya maka terjadilah penyempitan belum lagi parkir liar menambah Kontras suasana pagi jalan sudah macet

Hal yang sama juga di sampaikan oleh salah satu warga RW 02 Desa Jatibarang  Jaenudin jelas ada dampak yang ditimbulkannya atas kemacetan hari pasaran pengalihan arus kendaraan roda dua motor akan memutar kejalan masuk kampung sedang anak anak kecil masih sering berlarian kejalan kampung untuk menghindari kejadian tabrakan kami mengantisipasi dengan membuat rambu jalan agar berhati-hati banyak anak kecil untuk itu kami berharap kepada pemerintah Normal kan kembali jalan mayor Dasuki bebas dari Pedagang.

       Sementara itu UPTD Dinas Bina Marga Wilayah VI Propinsi Jawa barat Aseng Supriatna saat di hubungi lewat Ponselnya mengatakan dari hasil Monitoring kami di lapangan memang betul jalan Mayor Dasuki Jatibarang sudah macet parah saat hari pasaran rabu dan Minggu tentu  kami tidak tinggal diam upaya kami  sudah melayangkan surat teguran dengan No 620/782/Pjwp VI untuk segera merelokasi/membongkar dagangannya dan bila ada bangunanya segera lakukan pengosongan.tegasnya..   


(Otong.S)

Deklarasi damai tersebut dihadiri oleh sejumlah supporter bola nasional yakni, persib, persija, arema dan persibaya di lapangan polres indramayu rabu 26/9/2018.
Supporter club bola berkumpul di halaman mapolres Indramayu

Pada deklarasi tersebut juga di saksikan langsung oleh Keluarga korban Haringga Sirrila, ketua koni, kadispora, knpi, Suporter viking indramayu, the jak indramayu, aremania indramayu, bonek indramayu ikut apel.

Ada 8 poin pada deklarasi damai yang telah disepakati bersama yaitu, saling menghormati antar supporter, menjunjung tinggi suportifitas, tidak saling menghujat, tidak melakukan perbuatan melanggar hukum, menjadi supporter yang tertib dan patuh hukum dan bersama - sama dengan aparat keamanan untuk menjaga kondusifitas.
[ads-post]
Hellon Suparingga tokoh pemuda Indramayu yang mewakili Viking Distrik Indramayu yang juga turut hadir merasa bangga karena dalam deklarasi tersebut berjalan lancar.

"Saya merasa terharu dengan adanya deklarasi damai ini, hal ini agar dunia persepak bolaan indonesia damai tanpa adanya kekerasan yang mengakibatkan jatuh korban seperti sebelumnya."Ungkap Hellon.

(MG)

Para guru honorer Kabupaten Indramayu kembali melakukan aksi damai di halaman Pendopo Kabupaten Indramayu Jawa Barat. Mereka masih tetap menuntut nasib guru honorer yang tak jelas nasibnya
kali ini mereka lebih banyak dari pada demo yang dilakukan di depan UPTD pendidikan kecamatan Widasari Kabupaten Indramayu beberapa waktu yang lalu.

Kegigihan mereka dalam menuntut haknya itu terlihat dari seluruh guru honorer beristighotsah di halam pendopo kabupaten Indramayu di bawah sengatan matahari yang sangat panas mereka tetap semangat.
Aksi damai guru honorer di pendopo Indramayu

"Menurut Siti Nurbaeti guru honorer dari SDN Tenajar II salah satu peserta demo bahwa "pada prinsipnya kami hanya menuntut Pemerintah untuk lebih jelas menentukan arah nasib kami, yang lebih pentingnya jangan ada persyaratan usia diatas 35 tahun itu tidak bisa menjadi cpns atau pns karena mereka lebih lama dalam pengabdianya rata-rata sudah belasan tahun dengan honor yang sangat kecil gajihnya antara 150 s-d 300 ribu/bulan,"Ucap nurbaeti,senin (24/09/2018.

Lanjut Nurbaeti seharusnya seluruh guru honorer diprioritaskan untuk menjadi cpns/pns atau kalau pun ada tes cpns maka para guru honorer yang usianya diatas 35 tahun itu masuk dalam jalur khusus,"Tegas dengan nada kesal

Sementara dalam pantauan MP suana di alun-alun pendopo dan sekitarnya sangat kondusif, arus lalulintas pun berjalan lancar dan tidak mengganggu kegiatan pelayanan publik di Pendopo Kabupaten Indramayu dan seluruh kegiatan Intansi yang ada di lingkungan kabupaten pun berjalan seperti biasanya.

"Kami berdoa bersama dan beristighotsah dihalaman pendopo kabupaten Indramayu ini murni ingin mengetuk hati para pemangku kebijakan di negeri ini agar memperhatikan kejelasan nasib para guru honorer." Pungkas Fitrayandi Korlap (REDAKSI)

Dalam rangka Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Agraria dan Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) ke 58 tahun, ATR/BPN Indramayu adakan upacara bendera dan penyerahan simbolis sertifikat Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dihalaman kantor ATR/ BPN Indramayu pada senin (24/9/2018).
Penyerahan secara simbolis

Untuk meningkatkan kualitas perencanaan tata ruang di Indonesia, kementerian agraria dan tata ruang kepala badan pertanahan nasional sudah meluncurkan sistem informasi geografis tata ruang yang memungkinkan setiap orang dapat mengakses rencana tata ruang yang berlaku secara nasional maupun berlaku di setiap daerah.

Dengan terbukanya akses terhadap dokumen rencana tata ruang diharapkan kesadaran masyarakat meningkat dan selanjutnya masyarakat dapat berperan aktif dalam proses penyusunan rencana tata ruang dan pengawasan implementasi nya, ucap Hj Anna Sophana Bupati Indramayu saat sambutan menjadi Inspektur Upacara.

Bupati berharap ATR/BPN indramayu dapat lebih memacu kinerja para pegawainya dalam program PTSL, sebab sertifikat PTSL sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Saya berharap BPN makin bersemangat untuk membantu masyarakat, terutama masalah PTSL karena PTSL sangat berguna, bermanfaat untuk membantu masyarakat terutama masyarakat kalau sudah jadi sertifikat bisa untuk modal usaha, bisa untuk lain2 dan yang paling penting tidak ada lagi sengketa tanah diharapkan kedepan di Indramayu tidak ada lagi sengketa tanah” ucapnya usai menjadi inspekrur upacara.

Terpisah, Usai kegiatan Abdillah SH. MH Kajari indramayu yang juga turut hadir pada perayaan tersebut berpesan agar pensertifikatan di ATR/BPN lebih tertib.

“Hari ini BPN sudah berumur ke 58 dimana umur 58 ini bukan lagi umur yang muda bagi BPN, saya sebagai Aparatur Penegak Hukum (APH) berharap BPN kedepannya dapat mengemban tugas untuk mensertifikatkan tanah agar lebih tertib lagi” tegur Kajari.

Sementara itu, Herrizal Sjafri SH. SP.1 kepala Kantor (Kakan) ATR/BPN Indramayu berterimakasih atas kehadiran para muspida kabupaten yang turut memeriahkan perayaan HUT ATR/BPN Ke 58, ia juga menyebutkan akan terus mengembangkan kinerja para pegawainya.

“Terimakasih atas kehadiran bupati, camat dan kuwu, jajaran kepala dinas dan undangan lainnya hari ini memperingati HUT agraria dan tataruang nasional tahun 2018 yang ke 58 semoga BPN dalam hal ini kantor pertanahan dapat meningkatkan kinerjanya dalam rangka pelaksanaan pembangunan nasional” terang Kakan (REDAKSI)

Universitas Negeri Politeknik Indramayu (POLINDRA) gelar seminar ozzon nasional 2 dihalaman universitas polindra pada sabtu 22/9/2019.
Polindra Gelar Seminar Ozon Nasional

Seminar tersebut dibuka oleh perwakilan Bupati Indramayu Suhartati, S.Si., M.Si Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan pada Dinas Lingkungan Hidup Kab. Indramayu.

Untuk narasumber pada seminar menghadirkan Ir. Zulhasni, M.Sc. Kepala Subdirektorat Pengendalian Bahan Perusak Ozon, Direktorat Mitigasi Perubahan Iklim, KLHK, Nuriyanto Adi Pradigdo A. Md selaku engineer PT Panasonic dan Deddy El Rashid independent building service engineer consultant.

Zulhasni berharap kepada para peserta setelah diadakan seminar ozzon dapat menerapkannya kembali pada sistem pendidikan.

"Harapan untuk peserta, jika  dilihat dari pertanyaan tersebut, saya lihat mereka bisa memahami apa yang disampaikan, dan mudah-mudahan kedepan mereka bisa  terapkan karena mereka memang bergerak di bidang refrigasi tata udara dan pendingin" katanya.

Jadi, Zulhasni melanjutkan, "kalau misalkan biasanya yang diajarkan hanya bagaimana memperbaiki dan bagaimana sistem pendingin itu sendiri tapi tidak memperhatikan lingkungannya, semoga  kedepan  sudah mulai memperhatikan lingkungan" harapnya.
[ads-post]
Menurutnya, seminar tersebut bisa dilakukan kembali di tahun berikutnya mengingat di tahun sebelumnya telah dilakukan seminar serupa.

"Bisa jadi akan lakukan kegiatan lanjutan. Ini tahun kedua bekerja sama dengan polindra, dulu kami hanya sebagai pembicara tapi saat ini kita benar-benar di agendakan dalam cara dan semua informasi yang masuk kita perhatikan agar benar dan tepat" ujarnya.

Sementara itu, Suhartati sangat apresiasi terhadap seminar yang di gelar oleh polindra sehingga ia sangat bersemangat menjelaskan kepada peserta tentang lapisan ozzon dunia.

"Seminar ozon itu sangat bermanfaat untuk menambah pengetahuan bagi peserta, selain itu juga menambah kesadaran masyarakat tentang apa arti pentingnya ozon" terangnya

Ia menginginkan setelah diadakannya seminar ozon, para peserta dapat turut serta mengurangi penggunaan peralatan yang berdampak buruk pada lapisan ozon dunia.

"Bagi yang sudah memahami, mari kita melindungi bumi ini dari penipisan ozon, Fungsinya sangat besar dan upaya itu ada didalam pelaksanaan kehidupan kita sehari-hari, seperti mengurangi pemakaian bahan perusak ozon yaitu klorin, klorofom, cfc dan sebagainya beralih kebahan ramah ozon" terangnya.

Bahan-bahan tersebut, Suhartati mencontohkan, "ada di barang elektronik seperti AC, pakailah freon yang ada logo ramah lingkungan, Jika mengisi freon di ac atau kulkas pakailah freon yang non cfc, itu freon yang ramah lingkungan, harganya memang lebih tinggi, tetapi kita berkontribusi terhadap  pengurangan penipisan ozon, Artinya kita melindungi bumi dari berbagai segi yakni salah satunya mengurangi penipisan lapisan ozon" ungkapnya.

Terpisah, Kusnandar Wakil Direktur Bidang Teknik Universitas Polindra mengungkapkan Acara seminar hari ozon nasional kedua ini berkaitan dengan lingkungan hidup.

"Kita sebagai institusi pendidikan yang salah satunya fokus dibidang tekhnik pendingin atau udara, Kita memang menggunakan bahan-bahan yang notabene berpotensi untuk merusak ozon, jadi ada kesinergian antara politekhnik dengan kementerian lingkungan hidup dan kehutanan serta institusi terkait yang memang konsen di bidang itu" ungkapnya.

Lapisan ozon adalah lapisan di atmosfer pada ketinggian 20−35 km di atas permukaan Bumi yang mengandung molekul-molekul ozon. Konsentrasi ozon di lapisan ini mencapai 10 ppm dan terbentuk akibat pengaruh sinar ultraviolet Matahari terhadap molekul-molekul oksigen. Peristiwa ini telah terjadi sejak berjuta-juta tahun yang lalu, tetapi campuran molekul-molekul nitrogen yang muncul di atmosfer menjaga konsentrasi ozon relatif stabil."Ungkapnya.
(REDAKSI)

Rasjuk, warga yang menerima bantuan rutilahu
Masyarakat desa Arahan Lor, Kecamatan Arahan, Kabupaten Indramayu, Propinsi Jawa Barat, Memberikan apresiasi yang kepada pemerintahan desanya, khususnya pada masa kepemimpinan Kuwu Wahyudi (67).

Hal tersebut dikarenakan selama kepemimpinannya sebagai Kuwu atau kepala desa setempat, Roda pemerintahannya dijalankan dengan transparan dan melalui mekanisme yang ada.

Selain itu kepeduliannya terhadap masyarakat yang tidak mampu sangat tinggi.

Salah satu program desa Arahan Lor untuk masyarakat yang berpenghasilan rendah adalah memperbaiki rumah tidak layak huni (RUTILAHU) sebanyak 5 unit per tahun.

"Dengan sumber dana dari dana desa(DD), Per unit mendapat bantuan sebesar Rp.12 juta.dengan program tersebut masyarakat dapat menerima manfaat secara langsung" Kata Wahyudi kuwu Arahan Lor saat ditemui di kediamannya, Kamis 20/09/2018.

Rasjuk salah satu dari warga tidak mampu menerima bantuan pembangunan rumah tidak layak huni (RUTILAHU) dari pemerintah Desa, mengungkapkan perasaan senangnya karena sudah terbantu untuk membangun rumahnya.
[ads-post]
"Baru sekarang saya merasakan ada seorang Kuwu yang sangat peduli terhadap masyarakatnya, saya berkata begini bukan berarti karena saya dapat bantuan dari pak Kuwu" Katanya.

Menurut dia, selama pelaksanaan memperbaiki rumahnya tersebut. Kuwu selalu hadir dan melihat apabila ada kekurangan sesuatu dalam pelaksanaan, "Dia tidak segan-segan mengeluarkan uang dari saku pribadinya untuk membantu. boro boro untuk memotong anggaran program."ucapnya.

Menanggapi tentang kabar bahwa pelaksanaan rutilahu yang tidak sesuai dengan anggaran, juru tulis Desa Arahan Lor, Bambang (36), mengatakan Kemungkinan kabar yang mereka dapat itu tidak penuh alias setengah, "Dari anggaran Rp.12 juta per unit di potong untuk pajak.yaitu PPH 10% dan PPN 1,5%, sisanya di belanjakan bahan matrial dan upah tukang. uang bantuan tersebut tidak semuanya untuk belanja bahan matrial."ungkapnya. (MG)

Indramayu - Guna mendukung visi misi pemerintah daerah Indramayu yakni religius, maju, mandiri dan program ZERO miras di wilayahnya. Polres Indramayu merilis hasil operasi penyakit masyarakat,bukti bahwa Polres Indramayu tidak tinggal diam atas peredaran miras di wilayahnya.

"Religius artinya Miras (minuman keras) harus dibasmi. Sebulan ini saja kita menyita miras sebanyak 4172 botol miras. dengan berbagai macam merk, dan 4532 liter tuak."ungkap Kapolres, AKBP, Arif Fajarudin. Senin (17/9/2018).
[ads-post]
Semua data yang kami rilis sekarang merupakan hasil operasi KKYD selama satu bulan di 28 wilayah polsek yang ada di Indramayu,Dengan tujuan jangan ada korban dari peredaran minuman keras ini."tegasnya

Marif Yoga Yanda Perdana,SE selaku dewan pembina DPD JOIN Kabupaten Indramayu,sangat mengapresiasi kinerja kepolisian,dan berharap hubungan yang terjalin dengan baik seperti sekarang ini antara jurnalis dan pihak kepolisian dalam merilis setiap kegiatannya,agar bisa terjaga atau berkesinambungan secara terus menerus."ungkapnya.

MKRdezign

{facebook#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {twitter#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {google-plus#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {instagram#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL}

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget